Chelsea FC

Kalian yang sering baca tulisan di blog favoritmu ini pasti tau kalo gue penyuka olahraga sepak bola. Tapi gue justru jarang nyeritain klub bola favorit. Bukan karna malu, tapi karan lupa dan emang ga sempet nulis aja. Baru sekarang kepikiran buat nulis ini setelah sekian lama.

jose mourinho
via firstpost.com

Entah darimana mulainya, sampai akhirnya Chelsea jadi pilihan gue untuk jadi klub favorit sampe sekarang. Mungkin waktu itu Chelsea terlalu perkasa di Premier League di bawah asuhan Jose Mourinho.

Waktu itu, Chelsea sedang dipuncak kejayaan mereka saat dilatih sama Mou. Dimana jajaran pemainnya dari belakang sampe belakang itu bisa dibilang salah satu line up terkuat pada masanya. 

Gimana ga? Dulu di bawah mistar ada Petr Cech yang berhasil bikin gawang Chelsea bisa bikin rekor clean sheet (gak kebobolan) 10 pertandingan lebih. Di depan Cech ada John Terry, kapten, produk asli dari akademi Chelsea tapi sekaligus tukang selingkuh yang jadi benteng utamanya. Kiri Kanan Terry ada Ricardo Cavalho, Paolo Ferreira sama Wayne Bridge (yang bininya diselingkuhin sama John Terry. Brengsek emang).

chelsea fc blog favoritmu
via provenquality.com

Di tengahnya ada Claude Makelele, gelandang bertahan yang menurut gue sampe sekarang masih belum ada tandingannya kalo dia di level bermain terbaiknya. Kante pun menurut gue masih kurang greget jadi gelandang bertahan. Frank Lampard, gelandang favorit gue sepanjang masa. Ga banyak gocek, passing akurat, long shot specialist, suka bikin gol justru disaat-saat yang emang penting banget. Salah satunya waktu ngelawan Barca di semifinal liga champions beberapa musim yang lewat.

Gelandang serangnya waktu itu dihuni sama Arjen Robben sama Florent Malouda atau Joe Cole yang sering gonta-ganti dimainin. Arjen dulu masih egois banget, gocek sendiri nge-shoot sendiri, jarang banget oper-operan sama temen. Musim berikutnya langsung dijual ke Madrid sama Mou. Wahahah mamam!

Lini depan Chelsea di tahun 2004 itu paling gue suka diantara musim-musim yang lain. Ada Drogba sama Eidur Gudjohnsen yang kadang suka diselingi sama Salomon Kalou. Drogba kuat banget waktu itu. Bodyball kokoh banget, larinya juga kenceng dan skill-nya di atas rata-rata. Meskipun jarang ngegocek macam striker Amerika Latin, tapi insting di depan gawangnya ga diragukan lagi.

blog favoritmu chelsea fc
via readchelsea.com

Dengan line up semacam itulah Chelsea FC berhasil mengambil hati gue untuk jadi fans mereka sampe sekarang. Meskipun Chelsea sempet terpuruk dibeberapa musim terakhir, tapi semua itu ga akan ngubah kecintaan gue sama klub ini.

Sejauh yang gue tau, pelatih terbaik yang pernah menangani Chelsea yang Jose Mourinho. Walaupun metode bermainnya sering di-bully  sama pelatih lain, dia cuek aja. Karna dia yang paling tau apa yang dibutuhin sama timnya. Gue suka tipe pelatih yang kaya gini, ga peduli sama apa kata orang yang cuman pengen ngejatohin mental doang.

Mou pelatih yang lebih mentingin hasil akhir daripada keindahan bermain. Filosofi yang kaya gini bisa bikin Chelsea juara liga Inggris beberapa musim yang lewat. Gapapa nyetak 1 gol doang yang penting dapet 3 poin. "Tim juara adalah tim yang kebobolan paling sedikit". Begitu katanya setelah diwawancarain sama tv beberapa tahun silam.

Dari Chelsea inilah gue jadi ketemu sama pemain idola gue sepanjang masa, Frank Lampard. Gue ngerasa gaya bermainnya dia itu elegan banget, tapi mematikan. Entah kenapa setiap kali ngeliat Lampard main itu kaya ngeliat gue yang main bola tapi versi ultra-nya gitu. Wahahaha.

chelsea fc
via instagram.com/plesbol

Passing akurat, playmaker kelas wahid, dan yang paling kece adalah shooting jarak jauhnya. Lampard menurut gue lebih bagus jadi gelandang serang. Meskipun jadi gelandang bertahan juga ga jelek-jelek amat. Tapi sayang aja potensinya terhalang kalo dia harus jadi gelandang bertahan.

Sayangnya sampai kontrak Lampard abis, Chelsea enggan memperpanjang masa bermainnya. Sedih gue karna cuman segitu aja Chelsea bisa ngehargain pemain yang udah bikin klub ini jaya. Bahkan seorang John Terry pun ga diperpanjang kerjanya sampe pensiun. Didepak dia sama Chelsea. Njir padahal Terry itu produk akademinya sendiri.

Meskipun begitu gue tetap menghormati keputusan manajemen klub untuk mempertahankan atau melepas pemainnya. Terlepas dari jasa yang udah mereka kasih ke klub. Karna mereka pasti perhitungan ekonomi klub juga, kan? Ga mungkin ngegaji tinggi pemain yang udah menurun kualitasnya dengan kontrak yang panjang.

Chelsea FC yang bikin gue pengen liat kota London secara langsung. Pengen liat kotanya dan juga pengen liat Chelsea tanding langsung di Stamford Bridge.

Chelsea FC adalah alasan utama yang memotivasi gue untuk bisa pergi keluar negeri.
blog favoritmu stamford bridge

Artikel Terkait

Chelsea FC
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email

Silahkan berkomentar yang sesuai dengan isi dari tulisan ini. Hargai dengan tidak berkomentar sekadar hanya untuk menaruh link blog anda. Terimakasih. Buat yang terindikasi spammer, akan langsung saya hapus dan report spam.