Post Top Ad

Post Top Ad

30 November 2022

November 30, 2022

MEMBEDAH TANTANGAN TRANSISI ENERGI DI INDONESIA

Baru-baru ini pemerintah lagi gencar-gencarnya menggalakkan kebijakan konversi energi dari bahan bakar fosil ke bahan bakar non fosil. Karena kebijakan ini ga mungkin langsung diaplikasikan serentak, maka ada namanya "transisi energi". Transisi energi singkatnya adalah upaya untuk mengubah penggunaan bahan bakar tak terbarukan menjadi ke bahan bakar terbarukan.

MEMBEDAH TANTANGAN TRANSISI ENERGI DI INDONESIA


Di gelaran G-20 Bali beberapa waktu lalu, pemerintah Indonesia unjuk gigi dengan memamerkan kendaraan listrik yang digunakan sebagai alat transportasi para delegasi selama berada di sana. Ini salah satu bukti keseriusan pemerintah untuk bisa segera mengkonversi energi di bidang transportasi.

Di sisi masyarakat, pemerintah coba mengatur dengan melemparkan wacana penggantian kompor gas ke kompor listrik. Namun karena menemukan banyak penolakan, terutama masyarakat yang masih kesulitan mendapatkan akses memiliki gas bersubsidi, akhirnya wacana inipun dibatalkan. 

Kemudian beberapa waktu lalu juga sempat ada wacana lebih "gila" lagi. Ada gosip yang beredar kalo pemerintah akan menghapuskan listrik rumah tangga 450 W, jadi semuanya minimal 900 W. Wacana ini mendapatkan lebih banyak tentangan dari masyarakat karena sangat memberatkan kelas menengah bawah.

Pemerintah beralasan kalo produksi listrik saat ini mengalami over supply, biar ga terjadi lagi, maka penggunaan listriknya dinaikkan di masyarakat. Masalahnya, yang over supply di pabriknya, yang disuruh ngabisin konsumennya. Kenapa ga pabriknya aja yang disuruh nyari konsumen lain biar tu supply bisa diserap? Aneh juga mikirnya mereka ini. Untungnya wacana ini dibantah oleh Presiden Jokowi langsung melalui konfirmasi video di instagram beliau.

Itu tadi cuman beberapa contoh aja tantangan transisi energi di Indonesia. Mari kita bedah pelan-pelan tantangan apa saja yang akan dihadapi Indonesia ketika akan melakukan transisi energi ini.

1. Infrastruktur

Hal yang paling kentara ketika melakukan transisi energi di Indonesia sudah pasti infrastrukturnya. Menurut saya, infrastruktur Indonesia masih keteteran ngikutin cepatnya perubahan kebijakan yang dilakukan pemerintah. Contoh paling sederhana adalah ketersediaan infratsuktru jalan. Masih banyak daerah-daerah Indonesia yang bahkan jalannya masih berupa susunan kayu galam. Sangat tidak ramah lingkungan karena cepat sekali membuat ban kendaraan rusak.

Ketika meliat pemerintah mengajak semua masyarakat untuk beralih dari kendaraan fosil ke kendaraan listrik, saya langsung melihatnya dari 2 sisi. Di 1 sisi, ini kebijakan yang baik untuk mengurangi dampak kerusakan lingkungan.  

Di sisi lain, kebijakan ini ga akan banyak berpengaruh ke kehidupan jalanan. Apa bedanya mengganti mobil listrik dari mobil BBM saat berada di jalan raya? Ga ada. Jalanan tetap aja akan macet, jalanan tetap aja akan semrawut. Paling bedanya di suara mesinnya doang yang cendrung lebih sepi.

Wacana paling terbaru, dari Menteri Luhut Binsar Pandjaitan dalam sebuah berita bilang, kalo misalnya ada yang mau ganti motor BBM ke motor listrik akan dikasih subsidi 6,5 juta. Saya akui keseriusan pemerintah untuk segera mengkonversi energi ini. Tapi sekali lagi, masih ada hal yang lebih urgent daripada sekadar mengganti kendaraan BBM ke kendaraan listrik.

Satu lagi soal infrastruktur, jangan cuma menambah jalan tol aja, karena itu hanya akan menambah jumlah mobil di jalan raya. Pemerintah juga semestinya memperhitungkan faktor lingkungan yang lebih bersih, misalnya menyediakan alat transportasi yang layak dan berkualitas untuk masyarakat.

2. Daya Beli Masyarakat

Selain itu juga, pemerintah juga perlu memikirkan daya beli masyarakat Indonesia. Mayoritas masyarakat Indo masih berada di kelas rentan dan kelas menengah. Menurut DataBooks, sebanyak 115 juta masyarakat Indonesia bergerak menuju menengah. Kita semua tau, kita juga berada di kelas ini kan? Ngaku aja deh!? 

Mayoritas dari kelas ini, Pertalite naik aja udah misuh-misuh setengah mati. Apalagi disuruh konversi ke listrik. Kendaraan listrik. apalagi mobil yang speknya standar, harganya udah sama kayak mobil mewah BBM.

Pemerintah juga harus memikirkan hal ini sebelum menerapkan kebijakan konversi energi. Harga kendaraan yang mahal menunjukkan kalo spare parts nya juga masih jarang ditemukan/digunakan. Perakitannya juga belum tentu ada di Indonesia, ini juga yang menyebabkan harganya jauh lebih mahal daripada kendaraan BBM.

3. Transportasi Publik

Isu tranpostasi publik ini menurut saya harusnya diprioritaskan. Karena akan lebih berdampak positif ke lingkungan sekitar kita. Semakin berkualitas dan luas aksesnya, semakin tertarik masyarakat menggunakannya. Kalo semakin banyak masyarakat yang menggunakan transportasi publik, dampaknya bisa sangat bagus. 

Dampak positif yang paling terasa tentu saja kemacetan di jalan akan berkurang drastis nantinya. Selain mengurangi kemacetan, tentu konsumsi bahan bakar akan lebih jauh berkurang. Masalahnya, transportasi publik yang berkualitas belum banyak tersedia di Indonesia.

Ambil contoh di Banjarmasin saja, sekarang udah ada bus Banjarbakula, yang terintegrasi dengan 3 kabupaten di sekitar Banjarmasin. Tapi saya ngeliat busnya masih kosong, padahal untuk tarifnya awal-awal masih gratis. Padahal fasilitasnya udah cukup bagus menurut saya. Ada fasilitas Full ac, kursinya empuk, ada cctv juga. Mungkin rutenya yang harus ditambah, bisa masuk ke area yang agak dalam di perumahan gitu misalnya.

Saya sangat mengapresiasi usaha pemerintah untuk bisa menyediakan transportasi publik yang layak. Selanjutnya tugas bersama untuk bisa meyakinkan masyarakat bahwa naik transportasi publik itu jauh lebih mudah, murah dan nyaman.

4. Sumber Daya Manusia

Kita sama-sama tau kalo Indonesia  saat sangat kekurangan orang-orang yang mengerti tentang energi  dan teknologi terbarukan. Waktu ikutan online gathering bareng Eco Blogger Squad 2022, Mas Faris dari Traction Energy  Asia bilang kalo saat ini sudah banyak institusi pendidikan yang membuka program studi energi terbarukan. 

Kekurangan sumber daya manusia ini yang bikin pertumbuhan inovasi di bidang energi di Indonesia jadi stagnan. Padahal, negara lain udah mulai menggunakan sumber energi yang lebih ramah lingkungan dan juga terbarukan dengan biaya yang lebih murah. Di Jerman bahkan sudah meninggalkan PLTN mereka di akhir 2022 ini. 

Setidaknya ada 2 universitas yang spesifik memiliki jurusan Teknik Energi Terbarukan. Selain jurusan Teknik, ada juga jurusan yang lain. Kalian bisa cek sendiri ya kalo mau info detailnya, ya. 

Sebetulnya masih banyak lagi tantangan transisi energi di Indonesia, cuman kalo ditulisin di sini semua nanti dibilang orang yang pesimis. Saya menuliskan beberapa tantangan ini, agar kita semua menyadari bahwa masalah konversi energi ini ga hanya tanggung jawab pemerintah. 

Ini semua perlu perhatian kita karena ga mungkin pemerintah jalan sendiri tanpa bantuan masyarakat. Kita sebagai masyarakat juga wajib mengawal kebijakan pemerintah. Jangan cuman iya iya aja tanpa pengawasan. Ntar mereka seenaknya sendiri ngatur kebijakan yang ga pro rakyat.

Intinya, transisi energi ini penting untuk masa depan kehidupan Bumi, khususnya di Indonesia. Saya setuju untuk mulai mengkonversi energi ini mulai dari sekarang. Tapi kebijakan ini juga harus dibarengi dengan penyempurnaan aspek-aspek lain contohnya yang saya sebutin di atas.

Mari kita dukung program positif dari pemerintah ini, dan kita juga kawal kebijakannya agar tetap terarah.

26 October 2022

October 26, 2022

INI YANG LEBIH BERBAHAYA DARI SELIMUT TETANGGA

Kamu udah tau dong sama istilah "selimut tetangga"? Istilah ini setau gue dipopulerkan sama salah 1 band Indonesia bernama Repvblik. Mereka punya hit single dengan judul "Selimut Tetangga". Dari sinilah istilah itu terkenal dan masih gue inget sampe sekarang.

Selama ini, gue kira selimut tetangga udah cukup berbahaya jika terjadi di dunia nyata. Ternyata masih ada selimut yang lebih berbahaya daripada itu. Kamu tau ga apa? Gue kasih petunjuknya deh: selimut ini ada hubungannya sama lingkungan.

selimut polusi



Selimut yang lebih berbahaya dari selimut tetangga adalah selimut polusi. Gue yakin masih ada yang belum familiar sama istilah ini. Wajar aja, karena cukup jarang didengar tapi udah sering kita rasakan dampaknya di kehidupan kita sehari-hari.

Gue juga baru tau istilah ini ketika ikut online gathering bersama Eco Blogger Squad hari Jumat yang lalu. Waktu itu pematerinya dari tim Pantau Gambut ID yang menjelaskan pentingnya menjaga lahan gambut untuk lingkungan hidup.

Kenapa jadi bahas lahan gambut? Apa hubungannya dengan selimut polusi?

Lahan gambut berdasarkan Permentan No. 14 Tahun 2019 merupakan tanah hasil akumulasi timbunan bahan organik dengan komposisi lebih dari 65% yang terbentuk secara alami dalam jangka waktu ratusan tahun. Intinya lahan gambut adalah lahan basah (wetland) yang materi penyusunnya berupa bahan organik yang miskin hara dengan kondisi tergenang. 

Meskipun dikatakan miskin hara, namun kita ga boleh menyepelekan "bakat terpendam" si gambut ini. Kalo kamu hobinya memendam perasaan sama crush-mu, gambut memiliki "hobi" yang maha penting untuk keberlangsungan hidup di Bumi. Gambut dapat mengikat karbon yang ada di udara dalam jumlah yang sangat banyak!

Lahan gambut bisa memiliki 100-1300% dari berat keringnya. Artinya gambut bisa menyerap air sampai 13 kali bobotnya.  Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki luasan lahan gambut kering terbesar di dunia. Menurut BBSDLP pada tahun 2019, Indonesia memiliki 13,43 juta ha lahan gambut. Dengan luasan lahan ini, diperkirakan lahan gambut di Indonesia dapat menyimpan sampai 57,4 gigaton karbon.

Apa pentingnya menjaga lahan gambut yang bisa menyimpan karbon?

apa itu lahan gambut

1 hal yang paling sering dibagikan oleh pencinta lingkungan, bahwa senyawa karbon merupakan salah 1 senyawa yang menyebabkan efek rumah kaca. Efek inilah yang menyebabkan global warming di Bumi kita. Salah satu dampak global warming yang paling berasa saat ini adalah suhu makin panas dan cuaca jadi ga menentu.

Bahkan, bencana banjir dan tanah longsor juga jadi salah satu akibat dari pemanasan global ini. Maka dari itu, menyimpan carbon itu sangat penting tujuannya agar Bumi kita ini tidak menjadi semakin panas dan meminimalisir dampak dari krisis iklim yang sudah terjadi.

Gambut itu kayak lagu ST12 yang judulnya "1 jam saja". Lagu super galau zaman perkuliahan gue dulu. Salah 1 liriknya bilang begini "1 jam saja ku telah bisa cintai kamu kamu di hatiku, namun bagiku melupakanmu butuh waktuku seumur hidup". Gambut cuman butuh waktu sebentar untuk "dihancurkan" dan butuh waktu hampir selamanya untuk bisa terbentuk kembali.

Efek kehancuran lahan gambut ini sangat membahayakan dan bisa menyebabkan terlepasnya karbon ke udara bebas dan membentuk selimut polusi. "selimut" di sini ga bisa kita liat secara kasat mata. Namun bisa kita rasakan dampaknya. Selimut yang gue maksud adalah berkumpulnya polusi di udara dan menyebabkan cuaca ekstrem dimana-mana. Salah satu akibat dari selimut polusi yang bisa kita lihat/rasakan adalah langit udah ga berwarna biru lagi. 

Gue cukup yakin beberapa dari lu udah jarang ngeliat langit yang "bersih" berwarna biru seperti dulu. Biasanya kalo ga mendung karna mau ujan atau berwarna coklat/kekuningan karena banyaknya polusi yang dihasilkan. Cuaca yang kayak orang habis putus, labil banget, ntar ujan ntar panas,  juga salah 2 dari efek selimut polusi yang terjadi saat ini.

Kalo selimut ini dibiarkan berlama-lama, akan sangat berbahaya bagi kehidupan kita di masa depan. Gue khawatir 10-20 taun lagi kita bakalan sulit ketemu hutan yang alami terbentuknya, karena udah dialihfungsikan menjadi kawasan industri/kawasan tempat tinggal untuk kalangan tertentu. 

Gue khawatir efek berbahaya dari selimut polusi ini bikin kita kesulitan untuk mendapatkan akses air bersih dan layak konsumsi. Di beberapa negara udah mulai keliatan tuh akses air mulai sulit, meskipun ada, pasti kualitasnya jelek banget. 

Gue jadi takut bencana alam makin menjadi-jadi. Jangan cuman bilang bencana alam ada karena kehendak alam. Itu cuman pembenaran sesaat dan menyesatkan ujung-ujungnya. Menganggap bencana alam terjadi secara alami di zaman dulu, mungkin gue masih bisa terima. Kalo sekarang, gue hampir yakin "penyebab" bencana alam yang terjadi ada campur tangan dari manusia juga.

Meskipun mungkin ga secara langsung terjadi karena ulah manusia, namun krisis iklim yang memantik terjadinya cuaca ekstrim dan bencana alam juga harus diakui penyebab utamanya adalah manusia. Kalo saja manusia memikirkan masa depan lingkungan di sekitarnya, mungkin efek global warming ga akan separah sekarang.

selimut polusi, lahan gambut

Pemerintah Indonesia sendiri sudah memiliki BRGM (Badan Restorasi Gambut dan Mangrove) yang bertindak melakukan memfasilitasi percepatan pelaksanaan restorasi gambut dan peningkatan kesejahteraan masyarakat pada areal restorasi gambut serta melaksanakan percepatan rehabilitasi mangrove di provinsi target.

Di Indonesia sendiri juga sudah cukup sadar mengenai tentang pentingnya peran lahan gambut untuk dilindungi, dijaga dan direstorasi sejak saat ini. Setidaknya ada 5 Undang-Undang yang mengatur tentang pengelolaan lahan gambut, antara lain:
  • Undang-undang No.5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya
  • Undang-undang No.41 tahun 1999 tentang Kehutanan
  • Undang-undang No.39 tahun 2014 tentang Perkebunan
  • Undang-undang No. 26 tahun 2007 tentang Penataan Ruang
  • Undang-undang No. 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup
Di level Peraturan Pemerintah, ada 8 peraturan yang gue temukan, antaranya:
  • Peraturan Pemerintah No. 68 tahun 1998 tentang Kawasan Suaka Alam dan Kawasan Pelestarian Alam
  • Peraturan Pemerintah No. 44 tahun 2004 tentang Perencanaan Kehutanan
  • Peraturan Pemerintah No. 45 tahun 2004 tentang Perlindungan Hutan
  • Peraturan Pemerintah No. 26 tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
  • Peraturan Pemerintah No. 27 tahun 2012 tentang Izin Lingkungan
  • Peraturan Pemerintah No. 37 tahun 2012 tentang Pengelolaan Daerah Aliran Sungai
  • Peraturan Pemerintah No. 73 tahun 2013 tentang Rawa
  • Peraturan Pemerintah No. 71 tahun 2014 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Gambut
Selain itu juga ada Inpres/PerMen yang gue temukan tentang pengelolaan lahan gambut di Indonesia, antaranya adalah:
  • Keputusan Presiden No. 32 tahun 1990 tentang Pengelolaan Kawasan Lindung
  • Keputusan Presiden No. 82 tahun 1995 tentang Pengembangan Lahan Gambut untuk Pertanian Tanaman Pangan di Kalimantan Tengah
  • Keputusan Presiden No. 80 tahun 1990 tentang Pedoman Umum Perencanaan dan Pengelolaan Kawasan Pengembangan Lahan Gambut di Kalimantan Tengah
  • Instruksi Presiden No. 2 tahun 2007 tentang Percepatan Rehabilitasi dan Revitalisasi Kawasan Pengembangan Lahan Gambut di Kalimantan Tengah
  • Peraturan Menteri Pertanian No. 14 tahun 2009 tentang Pedoman Pemanfaatan Lahan Gambut untuk Budidaya Kelapa Sawit
  • Instruksi Presiden No. 10 tahun 2011 dan No. 6 tahun 2013 tentang Penundaan Pemberian Izin Baru dan Penyempurnaan Tata Kelola Hutan Alam Primer dan Lahan Gambut
  • Peraturan Menteri Kehutanan No. 41 tahun 2012 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Kehutanan No. 32 tahun 2010 tentang Tukar Menukar Kawasan
  • Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup No. 10 tahun 2012 tentang Mekanisme Pencegahan dan/atau Kerusakan Lingkungan Hidup yang berkaitan dengan Kebakaran Hutan dan/atau Lahan.
peraturan melindungi lahan gambut

Meskipun lahan gambut sudah dilindungi dengan UU dan Peraturan sebanyak ini, menurut gue ini pun masih kurang. Gue masih yakin di luar sana ada aja yang ngerusak lahan gambut untuk kepentingan pribadi atau perusahaannya tanpa tau akibatnya. Oleh karena itu gue akan coba berikan rekomendasi untuk bisa memberikan perlindungan yang lebih baik kepada lahan gambut di Indonesia.

1. Menganjurkan kepada semua industri yang mengharuskan mereka membuka lahan untuk memperbanyak kapasitas produknya untuk membangun/membuat ulang lahan yang baru yang kondisinya serupa dengan lahan yang sudah dibuka.

2. Meminta kepada pemerintah untuk bisa memperbanyak dan memperketat pengawasan terhadap penegakan peraturan mengenai penggunaan lahan gambut ini.

3. Mengajak masyarakat untuk menjaga lahan gambut di sekitar lingkungannya agar tidak disalahgunakan/dimanfaatkan secara sepihak oleh orang-orang yang tidak memiliki kepentingan di daerah itu.

4. Laporkan kegiatan-kegiatan mencurigakan di daerah lahan gambut potensial, seperti membakar/membabat/memotong pohon yang dilakukan oleh orang tidak dikenal/tanpa memiliki izin melakukan kegiatan di daerah tersebut.

5. Melakukan boikot kepada perusahaan/individu yang melakukan tindakan semena-mena terhadap masyarakat yang melindungi/menjaga sekitar lahan gambut.

6. Memaksa pemerintah Indonesia untuk bisa lebih tegas, disiplin, dan tanpa pandang bulu menegakkan aturan demi menjaga kelestarian lahan gambut di Indonesia.

7. Memperbarui aturan-aturan yang sudah kadaluarsa/tidak relevan lagi dengan keadaan sekarang. Agar tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab untuk bisa menjalankan kegiatan ilegalnya terhadap lahan gambut.

Tentu gue berharap rekomendasi ini bisa dijalankan oleh semua pihak yang disebutkan. Jangan cuman "iya iya" doang tapi ga ada aksi konkritnya di lapangan. Janganlah mengorbankan kelestarian lingkungan hanya demi kepentingan segelintir orang saja. Coba pikirkan dampaknya di masa depan seperti apa.

24 October 2022

October 24, 2022

QUIET QUITTING

Beberapa minggu yang lalu, gue sempat membaca sebuah konten di instagramnya TirtoID. Di konten itu ngebahas tentang masalah pekerjaan/karyawan yang sedang bekerja. Dijelaskan bahwa kalo sekarang tu lagi ngetrend yang namanya"quite quitting"

quite quitting itu sering dibilang ga produktif


Singkatnya, quite quitting itu adalah bekerja seadanya. Itu menurut penjelasan dari artikel yang ada di TirtoID mengenai quite quitting ini, ya. Menurut gue, quite quitting itu bukan bekerja seadanya. Kalo seadanya tuh kayak, males ga pengen maju/berkembang di kantor gitu loh jatohnya. Jadi kayak ga produktif aja di kantor, padahal ga kayak gitu.

Menurut gue, quite quitting itu justru sebuah pilihan hidup yang tepat. Terlebih untuk orang-orang kayak gue, yang memang tidak suka neko-neko dan juga menjilat atasan di kantor. Kerja ya kerja aja gitu, ga haus jabatan lah intinya. Tapi kalo ada kesempatan untuk bisa level up, gue akan mengubah mode jadi kompetitif.

Quite quitting bagi gue bukan bekerja seadanya, Lebih ke, bekerja yang efektif dan efisien aja gitu. Gue ga mau buang-buang waktu berharga untuk mengerjakan sesuatu yang bukan tanggung jawab utama/kewajiban gue di kantor. Terlebih ketika atasan kita ga mengerti kalo kita udah punya tanggung jawab duluan sebelum dapetin tugas sampingan yang baru.




Mau pake alasan apapun, gue ga akan bisa terima. Kecuali 1, kerjaan utama gue, dia yang backup in. Baru gue mau. Kalo kerjaan utama tetep harus gue-gue juga yang ngerjain, ntar dulu deh! Mending gue fokus ngerjain yang utama dulu.

Ibarat main game nih, ada yang namanya main mission dan juga side mission. Kalo kita ngerjain main mission digame, kita akan dapat hadiah biasanya. Kalo ga duit di dalam gamenya, skill point, atau apalah itu lah ya. Intinya kalo ngerjain main mission tu bayarannya gede lah!

Sementara kalo kita ngerjain side mission, tetap ada hadiahnya juga, tapi ga seberapa dibandingkan main mission. Nah, ini yang seru, meskipun kita ngerjain side mission sebanyak apapun, main mission kita ga akan ilang/digantiin sama player lain. Kita harus tetap ngerjain juga.

Kalo kita masukin ke dalam konteks bekerja sebagai/karyawan/bawahan, main mission adalah kerjaan utama kita di kantor. Sedangkan side mission adalah tugas tambahan yang bukan kerjaan utama kita. Paham kan maksudnya kalo udah begini?

Meskipun dijanjikan hal yang manis-manis di awal ketika ditawarin side mission, gue rasa sih ga akan terlalu banyak pengaruhnya di kerjaan kita. Terlebih ketika main mission kita tetap "ada" di sana. Karna ga ada yang bisa gantiin kita ngerjain hal itu.

Kecuali kalo misalnya lu emang jiwanya caper/menjilat ke atasan, yaudah gapapa kerjain aja tuh side mission sampe berbusa. Asalkan lu bisa handle semua dengan baik sih, bos lu juga lama-lama akan notice lu, sebagai karyawan yang bisa dimanfaatkan terus-terusan. hahahaha!!

Okey bad example, sorry about that.

Tapi, dalam kultur kantor yang toxic, yang mana gue rasa sih mayoritas dunia kerja di Indonesia seperti ini, kita ga bisa secara "sukarela" melakukan sesuatu yang ada di luar tanggung jawab kita. Karena, bukannya berharap dapat apresiasi dari atasan, bisa jadi lu justru dimanfaatin sama mereka.

Kalo lu yakin sama kultur kantor lu yang suportif dan positif, silakan dikerjain ya. Karna gue yakin rekan kerja lu akan bantuin kok. Tapi jarang banget ada atmosifr kantor yang sesempurna itu. Biasanya sih akan selalu ada aja manusia-manusia yang haus jabatan, cari muka sama atasan dan orang-orang yang iri dengan pencapaian kita.

Banyak yang memandang negatif dengan orang yang menerapkan quite quitting ini. Karena dianggap menjadi tidak produktif di tempat kerja. Mereka dianggap bekerja seadanya di kantor dan tidak ingin memberikan sesuatu yang lebih. 

Gue pribadi memandang quite quitting sebagai sebuah prinsip work life balance yang baik. Karena sebelum gue tau istilah ini, gue udah menjalankan hal ini duluan. Waktu gue pertama kali dapat kerjaan, gue udah bertekad untuk ga lembur di kantor dan ga bawa kerjaan kantor ke rumah. 

Gue menerapkan prinsip ini, agar gue bisa manage waktu kerja dengan efektif dan efisien di kantor. Selama kurang lebih 8 jam di kantor, akan gue manfaatkan semaksimal mungkin untuk menyelesaikan pekerjaan kantor. Kalo bisa langsung selesai ya bagus, kalo ga yaudah yang penting harus bisa selesai sebelum deadline yang sudah ditentuin.

Lembur pun gue jarang banget, bahkan bisa dihitung dengan jari tangan. Meskipun kerjaan hari itu ga selesai, gue tetep ga mau lembur kalo memang belum terlalu urgent. Bahkan bawa pulang kerjaanpun bisa dibilang ga pernah.

Kalo Kerja Ya Di Kantor, Di Rumah Ya Beda Lagi

Analogi sederhananya gini, anggaplah sebuah tugas itu seperti baju yang lu pake. Ketika lu bertugas jadi seorang karyawan/pegawai kantor, lu pake baju karyawan. Ketika udah jam pulang, artinya tugas lu udah selesai jadi seorang karyawan di hari itu. Karena tugas lu udah selesai, lu ganti baju lagi dong. Jadi seorang anak/seseorang yang punya hobi tertentu.

Kayak gue deh ambil contoh, ketika udah pulang kantor, gue pake "baju" content creator. Ga lagi tuh gue ngerjain hal-hal berbau kantor lagi kalo udah keluar dari kantor, kalo ga ada urgensinya. Bukan urusan kantor ga penting, tapi ya karena emang udah beda jadwalnya aja gitu.

Itu sebabnya ketika ada yang bilang quite quitting itu menurunkan produktivitas, gue langsung ga setuju. Mungkin orang-orang yang bilang menurunkan produktivitas ini menganggap kalo menjadi produktif itu hanya bisa dilakukan di dalam urusan kantor aja. Padahal, dunia ini ga melulu tentang pekerjaan kantor semata.

Kita juga punya kehidupan lain, keluarga, temen, sahabat, pasangan, dll dkk. 

Justru dengan menerapkan quite quitting ini, hidup gue jadi lebih seimbang antara urusan kantor dan di luar kantor. Gue tetap bisa ngerjain kerjaan kantor sebagaimana mestinya, ketika pulang kantor, gue juga bisa jadi content creator. Ini keseimbangan hidup yang gue cari.

Ketika ada yang bilang produktif hanya bisa di kantor doang, mungkin dirinya lupa kalo ngelakuin hobi yang kita suka itu juga produktif. Ga jarang, orang-orang di kantor itu hanya buka game zuma/solitaire karena gabut. Masa itu bisa dibilang produktif sih?

Mungkin juga dia bingung mendefinisikan produktif dengan sibuk. Kalo produktif menurut gue, mengerjakan sesuatu yang memang seharusnya lu kerjakan semaksimal mungkin. Sibuk menurut gue, keliatannya banyak yang dikerjain tapi semuanya ga ada yang selesai.

Kalo lu nerapin quite quitting versi gue atau lu punya sikap sendiri untuk kerjaan kantor dan di luar kantor? Ceritain dong!

26 September 2022

September 26, 2022

REVIEW SERIES BIG MOUTH BAHASA INDONESIA

Awalnya gue mengira kalo Big Mouth ini ga lebih dari drakor standar yang sering ditonton sama para penggemar drakor selama ini. Percintaan menye-menye romantis, scene kiss berhamburan. Ternyata gue salah! Setelah melihat twit-twit dari netizen di twitter gue akhirnya penasaran sama series ini.


big mouth kdrama review

Dari cover posternya sih seakan-akan menceritakan 2 sejoli yang dipisahkan sesuatu begitu. Ada benernya juga sih, tapi inti dari serial ini tuh sebetulnya lebih kompleks daripada yang terlihat. Pastinya berbeda dengan drakor kebanyakan yang ceritanya hanya berputar cinta-cintaan begitu. 

ALUR CERITA BIG MOUTH

REVIEW SERIES BIG MOUTH



Aeries Big Mouth/Big Mouse mengisahkan seorang pengacara amatir bernama Park Changho (Lee Jung Suk) yang baru saja meniti karir di dunia advokat. Dibiayai pacar yang kemudian menjadi istrinya, Ko Miho (Lim Yoon A), Park akhirnya bisa lulus kuliah jurusan hukum dan membuka kantor pengacaranya sendiri dengan biaya hutang kepada rentenir.

Karena dia masih baru, tentu saja pendapatannya masih belum stabil. Akibatnya, hutangnya tidak terbayarkan sementara kebutuhan hidupnya harus tetap jalan. Akhirnya, Park dan keluarganya terjerat hutang dan Park sebagai kepala keluarga berusaha mencari cara apapun untuk bisa melunasi hutang rentenir ini.

Singkat cerita, Park dipertemukan dengan Choi Doha (Kim Joo Hun) yang merupakan walikota dari tempat tinggalnya, Gucheon. Entah darimana sumbernya, Choi Doha tau kalo Park lagi BU (Butuh Uang) banget. Walikota ini menawarkan pekerjaan kotor dengan nominal uang yang cukup untuk melunasi hutang Park.

Karena faktor BU tadi, mau tak mau Park pun menerima pekerjaan "aneh" ini. Aneh karena Park sebagai pengacara dari 3 tersangka pembunuhan seorang dokter di RS Gucheon dan harus membela mereka tanpa perlu "keluar keringat".  Park hanya perlu mengikuti skenario yang sudah disiapkan sebelumnya, untuk membebaskan para tersangka.

Btw, tersangka pembunuhan ini adalah 3 manager yang menjabat di RS Gucheon dan diberikan fasilitas khusus di penjara. Karena mereka kaya, makanya bisa dapat perlakuan khusus di penjara dengan menyuap para sipir dan kepala penjaranya. Bisa dibilang "penjara" yang disebutkan di sini sebetulnya lebih layak disebut aula pertemuan karena tempatnya sangat luas dan memiliki fasilitas layaknya di ruang direktur.

Park Changho diperankan Lee Jung Suk

Dari sinilah awal mula Park mengetahui hal kotor yang dekat dengan dunia yang dicintainya ini. Karena persidangan yang sudah terencana ini bertentangan dengan prinsip Park, dia mencoba untuk berkhianat dari Choi Doha. Bukannya mengikuti perintah Doha, Park malah berubah memanfaatkan keadaan untuk bisa menjatuhkan Doha berbekal bukti kotor yang dimlikinya.

Tapi karena masih pemula, tentu saja Park dengan mudah bisa dikalahkan oleh mafia ini. Akhirnya Park dimasukkan ke penjara karena difitnah menggunakan narkoba saat berkendara. Padahal aslinya, Park dikasih minuman beracun agar bisa disingkirkan dan tidak menjadi beban masa depan para mafia.

Sayangnya, penulis Big Mouse tentu ga mau Park mati begitu saja. Makanya dia tetap hidup dan didakwa menggunakan narkoba saat berkendara. Park dijebloskan ke penjara yang sama dengan 3 tersangka pembunuhan itu. Tentu saja di ruangan yang berbeda. Bukan hanya itu, Park juga diduga sebagai seorang "Big Mouse" yang merupakan salah 1 penjahat paling dicari di Gucheon karena telah melakukan berbagai tindakan kejahatan namun tidak pernah tertangkap.

Gemparlah 1 Gucheon karena Big Mouse akhirnya ditangkap. Lengkap dengan bukti-bukti yang mengarahkan kalo Park ini memang Big Mouse sebenarnya. Semakin besarlah niat Park untuk membalaskan dendamnya terhadap mafia-mafia ini. Selain karena difitnah, dia juga harus menanggung beban sebagai orang yang paling dicari di Gucheon, padahal dia ga tau apa-apa.

Choi Do Ha diperankan oleh Kim Joo Hun

Sejak dari episode 3 seingat gue, series ini berfokus mencari siapa Big Mouse yang sebenarnya. Karena kita semua tau kalo Park bukanlah Big Mouse yang sebenarnya. Semua karakter di series ini berusaha mencari Big Mouse dengan segala cara mereka. 

Park berusaha membongkar identitas Big Mouse dari dalam penjara, sementara istri dan pengacaranya mencoba mencari info dari luar penjara. Di series ini juga sudah diperlihatkan villain utama dari Big Mouse, yaitu Kang. Orang tua veteran tentara yang memiliki berbagai macam perusahaan Gucheon. Bahkan bisa dibilang dia adalah presiden seumur hidupnya Gucheon.

Diceritakan Kang membangun Gucheon dari tanah tandus sampai menjadi kota modern seperti sekarang. Namun layaknya pemilik banyak perusahaan, dia juga tidak terlepas dari tangan kotor untuk menjadi seorang pemimpin. Sehingga, bisa dibilang Kang juga sama jahatanya dengan Big Mouse. Namun terlihat "lebih bersih" karena bukan dia sendiri yang melakukan pekerjaan "kotor" itu.

REVIEW BIG MOUTH

Menurut gue, Big Mouth jadi sangat ramai diributkan sama netizen karena penuh dengan hal misterius. Orang-orang suka  dibikin penasaran dan nungguin banget rasa penasarannya itu bisa terjawab di series ini. Jujur gue juga awalnya ga niat nonton series ini, tapi karena netizen ribut menebak-nebak, gue jadi kepo dan akhirnya ikut nonton juga sampai tamat.

Gue pribadi suka series ini karena ga banyak drama percintaan yang ditampilkan. Karena memang aslinya series ini kan bergenre crime mistery gitu kan. Jadi gue nyaman banget untuk nontonnya.

Ko Mi Ho vibes istri mafia

Kita juga belajar bahwa ternyata politik itu ga cuman terjadi di pemerintahan aja, tapi juga di segala lini kehidupan. Kita ga bisa terlepas dari hal yang berbau politik. Jadilah orang yang punya previlage lebih untuk bisa punya kekuatan politik yang mumpuni, niscaya hidup akan lebih mudah.

Pengembangan karakternya pun keren banget menurut gue. Park yang awalnya hanya seorang pengacara cupu yang ga pernah menang dipersidangan, akhirnya bisa menjadi seorang pengacara paling terkenal dengan bayaran termahal setelah keluar dari penjara.

Mungkin kalo ada karakter pendukung yang patut diapresiasi menurut gue adalah si Gong Ji Hoon yang diperankan sama Yang Kyung Won. Difitnah jadi orang yang menjarain Park, dikucilkan dari lingkaran orang-orang kepercayaan Kang, sampai hampir kehilangan jabatan di perusahaannya sendiri. 

Tapi karena di detik terakhir dia memilih sisi yang benar, dia kecipratan berkahnya juga. Saingannya hancur, dan dia jadi CEO di perusahaan warisan Kang. Memang benar orang bilang kalo sabar itu awalnya pahit, tapi diakhirnya akan terasa manis.

Meskipun ada 1 plot hole yang menurut gue ga dibahas di series Big Mouth ini, tapi ga mengurangi inti cerita perjalanan Park dan koleganya. Tapi, andai saja plot hole ini dibahas, mungkin akan ada hukuman yang lebih setimpal lagi untuk pelakunya. Sayangnya hanya Mi Ho (Lim YoonA) yang ngeh 1 karakter ini ga ada.

Bahkan anehnya, kawanan Big Mouth sendiri ga tau keberadaannya. Cukup membingungkan kalo dipikir-pikir. Sayang aja gitu, 1 karakter ini akhirnya jadi karakter yang agak terpinggirkan. Padahal di awal episode dia yang ngebantu Park Changho untuk mengungkap kasus para manager korup itu.

Gong Ji Hoon diperankan oleh Yang Kyung Won

1 lagi yang menurut gue agak kurang. Penggambaran karakter Big Mouse yang cukup inkonsisten di tiap episodenya. Di 1 episode digambarkan Big Mouse adalah "seseorang" penjahat kriminal. Di lain episode digambarkan sebagai "organisasi kriminal". 

Gue yang nonton cukup kebingungan, tapi kalo make logika sederhana aja, harusnya kita tau kalo Big Mouse ini lebih cocok dibilang sebagai organisasi kriminal. Karena ga mungkin cuman 1 orang aja yang bisa ngejalanin semua hal yang terjadi di series ini.

Big Mouse memiliki 16 episode dengan durasi 1 jam tiap episodenya. Cukup panjang jika dibandingan dengan series lain. Squiad Game saja cuman 45 menit per epsiode. Tapi meskipun memiliki durasi yang cukup panjang, Big Mouse tetap nyaman untuk ditonton.

TEORI KONSPIRASI

Karena series ini banyak sekali memancing rasa penasaran penontonnya, ada saja yang mengembangkan teori konspirasi tentang siapa sebenarnya Big Mouse di series ini. Kalo kamu nonton seriesnya sih gue rasa pasti akan melakukan hal yang sama. 

teori-konspirasi-big-mouse



Terlebih lagi untuk kamu yang suka melakukan deduksi melalui teori konspirasi ataupun teori cocoklogi. Mengumpulkan fakta dari adegan-adegan yang ada di series ini meskipun hanya dalam beberapa episode, kemudian menyimpulkannya.

Tapi kayaknya sih ga ada yang bisa jawab dengan tepat siapa sosok pemimpin Big Mouse sebenarnya, sampai akhir epsisode ya hehe. Gue sendiripun ga menyangka kalo ternyata beliau lah orangnya.

Yah namanya juga teori konspirasi ya kan? Tujuannya buat seru-seruan aja, biar tambah rame tontonannya. Jadi ga perlu harus tepat juga tebak-tebakannya. 

SEASON 2?

perlukah season 2 big mouse diadakan?

Meskipun menurut gue ada plot hole yang cukup mengganggu, tapi menurut gue season 2 ga perlu diadain deh kayaknya. Karena semuanya udah terjelaskan dengan tuntas sampai akhir episode. Kalo pun mau dilanjutin lagi, mau nyeritain tentang apa lagi? Kayak ga ada yang perlu diceritain lagi gitu loh.

Bahkan penulisnya sendiri bilang kalo terlalu dini ngomongin season 2. Mungkin karena dia belum kepikiran mau ngelanjutin kayak gimana lagi. Bisa jadi juga karena dia ngerahasiain proyek berikutnya dari Big Mouse.

Mumpung series Big Mouse udah tamat dan masih belum ada kejelasan tentang season 2-nya, mending kamu nonton dulu deh. Karena episode series ini cukup panjang, 16 episode dengan durasi 1 jam. Jadi mungkin bisa siapkan konsumsis cemilan sambil menikmati tayangan ini di Disney Plus Hotstar yes!

19 September 2022

September 19, 2022

REVIEW FILM THE WITCH PART 2 THE OTHER ONE BAHASA INDONESIA

Kata orang, kalo ada 2 orang kakak beradik mereka akan selalu memiliki salah satu hal ini. Mungkin akan terdengar negatif, tapi ini hanya istilahnya aja ya. Produk gagal dan produk berhasil. Dalam konteks hubungan kakak beradik di The Witch Part 2 ini, menurut gue ga ada kata produk gagal. Justru yang ada adalah produk berhasil dan berhasil banget!


Itu kesan pertama yang timbul setelah selesai nonton film THE WITCH PART 2 THE OTHER ONE ini. Gila banget sih! Adik kembarnya Goo Ja Yoon (Kim Da Mi) yang ga bernama ini, ke depannya kita sebut aja "the girl" (diperankan oleh Shin Si-ah), sangat overpower dibandingkan villain lainnya. Gue ga menyangka dia jadi produk yang berhasil banget dibandingkan dengan Goo Ja Yoon.

 

Dikisahkan kalo the girl ini baru mengenal dunia luar setelah usianya seumuran anak SMA. Berbeda dengan Goo Ja Yoon yang sudah kabur sejak umur 6/7 tahun. The girl justru lebih polos dan lebih kuno dibandingkan kakanya. Ditunjukkan dengan kekagumannya dengan videotron yang nampak dari kejauhan di rumah Kyung Hee (Park Eun-bin).

 

Kyung Hee bertemu dengan the girl ketika mobil yang membawa kyung hee beserta komplotan preman suruhan omnya berpapasan di tengah jalan. The girl yang kebingungan dan ga tau mau kemana, akhirnya dibawa oleh mereka. Kyung Hee yang merasa kasian mencoba membelanya dengan mengatakan kalo tidak perlu mengangkut orang tidak dikenal.

 

Preman-preman ini mencoba ngajak ngomong sampe marah dan memegang muka the girl sampai akhirnya the girl marah dan menghajar mereka tanpa ampun di dalam mobil, tapi ga sampe mati. Hanya Kyung Hee yang selamat dari kekacauan itu. Akhirnya dia pun mencoba menyelematkan the girl dengan membawanya tinggal di rumah almarhum ayahnya.

 

Jalan cerita  THE WITCH PART 2 THE OTHER ONE ternyata jauh lebih kompleks daripada yang gue duga. Selain The girl yang harus berhadapan dengan om nya Kyung Hee, dia juga harus menghadapi musuh masa lalunya dari organisasi Dr. Baek (Jo Min-su) yang mencoba menghabisinya juga. 

 

Jujur penantian 4 tahun yang cukup worth it sih menurut gue. Rasa penasaran tentang siapa "the other one"  udah terjawab dengan tuntas di sini. Asal usul The Girl tergambar dengan jelas di sini. Meskipun menurut gue "porsi"nya masih rada kurang banyak ya.


Mungkin karena pengaruh obat percobaan, The Girl jadi kesulitan untuk mencoba berbicara dengan orang lain. Namun, saking baiknya Kyung Hee, dia ga pernah mempermasalahkan hal ini ketika menyelamatkannya pertama kali. Bahkan sampai di akhir film ini, The Girl jarang banget ngomong, seingat gue ga ada ngomongnya malahan.

 

Saking kompleksnya konflik di THE WITCH PART 2 THE OTHER ONE, ada 1 scene dimana musuh-musuhnya saling serang tanpa memedulikan The Girl. Aneh banget ngeliat scene ini. Sang Kakak, Goo Ja Yoon (Kim Da Mi) baru muncul setelah hampir semua orang dihabisin sendirian sama The Girl.


Kim Da Mi, Shin Si Ah

Goo Ja Yoon sendiri sebetulnya ga gabut-gabut banget ketika The Girl sedang ada masalah. Dia juga udah obrak-abrik hampir seluruh lab rahasia Dr Baek untuk jemput adiknya di sana, tapi ga membuahkan hasil. Setelah dia yakin adiknya ga ada di lab manapun, dia mencoba mencari keluar lab. 


Pada akhirnya dia ketemu  The Girl di rumah Kyung Hee setelah dia tau ada perang di sana. Diapun tau diri ga mau terlibat perang itu meskipun sebetulnya sebagian besar musuhnya The Girl juga musuhnya dia. Mungkin dia ga mau capek-capek buang energi buat berantem setelah ngeliat kemampuan adiknya yang overpower banget dibandingkan musuh-musuhnya.


Kenapa gue bilang overpower? Karena ga ada lawan sebanding yang bisa ngehajar The Girl. Meskipun udah bedarah-darah begitu, masih tetep full power orangnya. Bahkan ada beberapa kali dia cuman satu kali hit udah bisa matiin musuhnya. Gimana ga overpower tuh?


Review THE WITCH PART 2 THE OTHER ONE, The girl

Well, dengan begini sih akan mempermudah tugas Goo Ja Yoon untuk membereskan musuh-musuh lainnya. Adiknya bisa dibilang jadi senjata paling ampuh untuk menghabisi semua anak buah dan manusia super lain ciptaan Dr Baek. Apalagi kalo kekuatannya digabungin berdua, udah kayak Thanos aja nantinya: inevitable


Goo Ja Yoon juga memberikan serum spesial kepada The Girl untuk diberikan kepada salah satu antara Kyung Hee atau adiknya. Katanya, serum ini bisa bikin orang mati hidup kembali. Namun ketika dia hidup kembali, dia sudah bukan jadi "manusia biasa" lagi. Menurut gue, ini serum hasil penelitian yang dicuri Goo Ja Yoon dari lab-nya Dr. Baek. Serum yang sama yang digunakan kepada Goo Ja Yoon dan adiknya ini.


Itu artinya, di sequel berikutnya salah satu dari Kyung Hee atau adiknya ini akan "berubah"  menjadi manusia super seperti dua kakak beradik itu. Gue penasaran siapa yang bakalan dipilih sama The Girl, ya. Tapi kalo ngeliat dari gelagatnya, dia sih bakalan pilih adiknya Kyung Hee ya. 


Karena secara pengalaman, adeknya Kyung Hee lebih ngasih pengalaman lebih banyak. Jadi secara logika, The Girl pengen nyelametin adiknya ini karena pengen dapat pengalaman lebih banyak lagi daripada yang kemaren.


THE WITCH PART 2 THE OTHER ONE


Dengan belum musnahnya jejak Dr Baek, gue rasa sih kelanjutan dari film ini ga akan jauh-jauh dari urusan 2 kakak beradik vs Dr Baek. Plus konflik tambahan lainnya yang menjadikan kelanjutan dari  franchise THE WITCH semakin menarik untuk ditunggu.


Untuk kamu yang ingin menonton THE WITCH PART 2 THE OTHER ONE, gue harap sih udah nonton yang Part 1-nya. Karena akan cukup kebingungan kalo belum nonton. Tapi kalo nekat nonton langsung yang part 2 ya gapapa sih. Resiko ditonton sendiri ya!

16 September 2022

September 16, 2022

Jasa SEO Jakarta Untuk Kemajuan Bisnis Anda

 Untuk kemajuan bisnis yang dimiliki, sekarang ini penggunaan pemasaran secara online tidak bisa dihindari. Mau tidak mau, Anda harus melek mengenai teknologi sehingga bisnis bisa bersaing dengan pesaing yang juga menggunakan marketing online. 

Jasa SEO Jakarta Untuk Kemajuan Bisnis Anda

Photo by NisonCo PR and SEO on Unsplash

Cara agar bisa mengikuti perkembangan teknologi dengan memanfaatkan pemasaran online tersebut bisa dilakukan dengan menggunakan SEO untuk membuat visibiltas website bisnis yang dipunyai. Anda juga tidak perlu pusing karena hal tersebut bisa dilakukan dengan bantuan dari jasa SEO Jakarta yang bisa ditemukan.



SEO merupakan salah satu layanan yang bisa digunakan untuk menunjang kemajuan bisnis di era digital seperti sekarang ini. Di mana keuntungan yang bisa didapatkan ketika bisnis menggunakan SEO adalah:



· Keuntungan pertama adalah dengan menggunakan SEO bisa untuk mendatangkan trafik potensial. Kunjungan yang dilakukan di website karena mencari produk atau jasa yang dibutuhkan oleh konsumen, sehingga hal tersebut membuat mereka meninggalkan website dengan potensi melakukan pembelian.

· Dengan menggunakan SEO juga mempunyai target yang lebih jelas karena mengarahkan pengunjung untuk menemukan barang atau layanan yang dicarinya. Hal tersebut dapat dilakukan dengan keyword sesuai yang dicari oleh pengunjung sehingga akan bisa mendapatkan kunjungan dari target pasar yang lebih jelas.

· Menggunakan SEO juga bisa meningkatkan brand awareness sehingga bisa untuk mempromosikan produk dan jasa yang ditawarkan. Dengan brand lebih dikenal oleh orang banyak akan membuat peluang mendapatkan keuntungan juga lebih besar.

· Menggunakan SEO bisa untuk melakukan pemasaran yang dilakukan 24 jam.

· Bisnis menggunakan SEO juga memungkinkan untuk dapat bersaing dengan perusahaan yang sudah besar dan tidak kalah saing dengan bisnis lainnya.

· Menggunakan SEO bisa membuat penjualan bertambah sehingga membuat keuntungan berlipat.



Keuntungan di atas merupakan beragam alasan menggunakan jasa SEO untuk kepentingan bisnis Anda. Pilih jasa SEO yang sudah berpengalaman dan profesional seperti dari Marketz yang merupakan digital agency aman dan mempunyai pengalaman panjang. 

Marketz juga menawarkan layanan lainnya seperti cara buat iklan di Instagram dan media sosial lebih menarik, pembuatan dan maintenance website, dan bekerjasama dengan influencer yang bisa membuat bisnis lebih dikenal dan mendapatkan keuntungan.

05 September 2022

September 05, 2022

7 Cara Cepat Menurunkan Panas Pada Anak Dengan Menggunakan Bahan Alami Dan Tanpa Obat

Hampir sebagian orang tua kebingungan saat buah hatinya panas karena demam. Mereka bingung mencari cara cepat untuk menurunkan panas yang dialami anaknya. 

Cara Cepat Menurunkan Panas Pada AnakPhoto by Matteo Fusco on Unsplash

 
Perlu Bunda pahami bahwa demam adalah hal yang seringkali dialami anak dan kerap membuat para orang tua kebingungan. Pada dasarnya, demam adalah hal yang wajar dialami anak – anak. Secara umum, aktivitas yang dilakukan dan suhu lingkungan bisa mempengaruhi suhu tubuh.

Saat anak panas, Bunda perlu memantau kondisinya, nafsu makan, dan pantau juga jumlah cairan urin yang keluar. Bunda pun bisa berikan obat – obatan penurun panas pada si kecil. Meski demikian, Bunda disarankan untuk memberikan terlebih dahulu pengobatan secara alami untuk mengatasi demam serta mengatasi dan meningkatkan daya tahan tubuhnya. Sebab, terdapat beberapa jenis obat penurun panas yang diketahui bisa menimbulkan sejumlah efek samping bagi anak antara lain gangguan fungsi hati, asma, atau perdarahan saluran pencernaan.

Berikut 7 cara cepat menurunkan panas pada anak tanpa obat yang bisa Bunda lakukan.

1. Membalurkan Bawang Merah

Mayoritas masyarakat India membalurkan bawang merah ke kaki si kecil yang dipercaya mampu menurunkan suhu tubuh dan meredakan rasa nyeri. Cara memanfaatkan bawang merah untuk menurunkan panas pada anak adalah dengan memotong 1 siung bawang merah menjadi 2 bagian, kemudian balurkan pada telapak kaki anak. Lakukan cara ini hingga 2 kali sehari untuk membantu menurunkan demam.

2. Berendam Dalam Air Jahe

Jahe dipercaya mampu membunuh bakteri sekaligus meningkatkan produksi keringat. Cara memanfaatkan jahe untuk turunkan panas cukup mudah yaitu ambil 2 sendok makan jahe, lalu masukkan ke dalam air hangat di dalam bak mandi si kecil.

3. Memberi Teh Chamomile Dan Madu

Jika usia anak sudah lebih besar, Bunda bisa berikan teh chamomile yang dicampur madu. Berikan ramuan ini 2 kali sehari. Teh chamomile dipercaya mampu menurunkan suhu tubuh anak.

4. Lemon Dan Madu

Buah lemon mengandung vitamin C yang bisa meningkatkan daya tahan tubuh si kecil. Bunda juga bisa manfaatkan hal itu sebagai salah satu cara untuk menurunkan panas pada anak dengan cara alami.

Cara memanfaatnya sangat mudah, ambil satu sendok makan madu dan 1 sendok makan air perasan lemon, kemudian berikan ramuan ini pada anak untuk membantu menurunkan suhu tubuhnya.

5. Minyak Mustrad Dan Bawang Putih

Cara cepat menurunkan panas pada anak tanpa obat selanjutnya adalah dengan menggunakan minyak mustard dan bawang putih. Selain bisa menurunkan panas pada anak, kedua bahan itu juga mampu mengurangi nyeri pada tubuh dan meningkatkan produksi keringat.

Caranya mudah, Bunda hanya perlu siapkan 2 sendok makan minyak dan 1 sendok makan bawang putih yang sudah dihaluskan, kemudian campurkan dan diamkan sekitar 2 menit. Ramuan yang dipercaya ampuh bisa mengurangi demam ini bisa Bunda balurkan pada dada, kaku, telapak kaki, punggung, dan leher anak.

6. Sup Ayam

Jika usia anak sudah lebih besar, Bunda bisa berikan sup ayam yang terdiri dari beragam sayuran dan mengandung protein yang bisa membantu anak melawan infeksi dalam tubuh dan sebagai tips untuk menurunkan panas secara alami.

7. Buah – Buahan

Cara cepat menurunkan panas pada anak tanpa obat yang terakhir adalah dengan memberikan buah – buahan yang kaya akan antioksidan dan menjadi sumber nutrisi yang baik untuk membantu anak melawan infeksi penyebab demam. Bunda bisa berikan beberapa jenis buah pada anak sebagai makan camilan.

01 September 2022

September 01, 2022

LAGU YANG COCOK DIDENGERIN SAAT BERKENDARA

Ketika berkendara jarak jauh, terkadang akan timbul rasa bosan. Karna kita ga bisa ngapa-ngapain selain nyetir ya kan? Saya yang belum bisa nyetir aja bisa ngerasain gimana bosannya berkendara jarak jauh. Bahkan, naik motor jarak jauh pun bisa bikin bosan. Terkadang juga bisa ngantuk kalo badan lagi butuh istirahat.



Disclaimer: tulisan ini bukan ajakan/seruan/perintah untuk melanggar peraturan tertib berkendara yang berlaku di daerah kamu.


Berkendara sambil mendengarkan lagu tentu tidaklah baik untuk dilakukan. Namun, ada kalanya kita perlu membunuh kebosanan sejenak biar ga terlalu ngantuk di jalan. Selama ngantuknya masih bisa hilang dengan mendengarkan lagu, perjalanan akan lebih lancar. Namun, jika ngantuk masih tetap ga bisa hilang, saya sarankan kamu untuk berhenti sejenak dan beristirahat. Demi keselamatanmu dan juga pengguna jalan lainnya.


Gue punya beberapa rekomendasi lagu/playlist yang cocok untuk lu dengerin ketika berkendera. 


1. DJ Snake - Run It (ft. Rick Ross & Rich Brian)


Menurut gue Run It-nya DJ Snake lagu yang cocok didengerin untuk membangkitkan semangat. Terutama kalo lagi lemes di jalan dan butuh sesuatu yang bisa menghilangkan kantuk sejenak. Walaupun menurut gue lagunya agak kurang panjang untuk beat yang seenak ini. Kecuali kamu mau dengerin yang loop lagunya selama sejam penuh.

2. Avenged Sevenfold - Almost Easy


Iya tau ini lagu jadul, tapi menurut gue sih ini salah satu lagu yang cocok untuk naikin semangat saat berkendara. Hentakan drum dan distorsi gitar dari lagu ini tuh bener-bener bikin kepala bisa nge-head bang. Tapi lagi-lagi kekurangannya lagu ini tuh kurang panjang durasinya. Menurut gue nanggung banget aja gitu. Udah enak-enak head bang tau-tau dah abis aja.

3. GARASI - Agresive Trance


Jujurly, gue lebih suka GARASI dengan formasi yang lama. Vokalis sekarang menurut gue kurang berkarakter suaranya. Agresive Trance versi ori pas banget didengerin untuk membangkitkan semangat kamu saat lagi lemes. Trancenya dapet banget, dan bikin mood langsung naik.

4. KSHMR - Hymn Of Reflection



Lagu KSHMR udah jadi langganan gue untuk didengerin ketika nulis blog. Enak banget bisa bikin lebih konsentrasi lagi. Ga full EDM kayak ciri khas KSHMR tapi tetep up beat dan cocok untuk naikin fokusmu selama berkendara. Durasinya juga ga terlalu nanggung, karena cukup panjang untuk didengerin.

5. Blue Stahli - Leadfoot Gateaway


Buat anak-anak gamer DOTA 1 sih udah pasti ga asing sama lagu ini, ya! Soalnya paling sering dipake untuk kompilasi video-video DOTA yang epic di youtube. Rocknya dapet banget dan juga cocok untuk naikin konsentrasimu di jalan.

Sekali lagi nih gue ingetin ye, kalo dengerin lagu sambil berkendara itu tidak disarankan. Lebih baik istirahat berkendara dulu kalo lagi ngantuk. Dengerin lagu ini hanya alternatif, bukan harus/wajib/kudu dikerjain, ya!

Baiknya berkendara dalam kondisi tubuh yang fit. Agar konsentrasi penuh membawa mobil ataupun motormu.

22 August 2022

August 22, 2022

CLAIM W DAN CITAYAM FASHION WEEK

Lagi viral, Citayam Fashion Week, yang sebelumnya jadi tempat nongkrong anak-anak Citayam Depok dan Bogor di Sudirman. Mendadak rame jadi perbincangan setelah banyaknya content creator yang menjadikan tempat ini untuk bikin konten. SCBD yang jadi tempat nongkrong mereka pun jadi ikutan berubah namanya.

CLAIM W DAN CITAYAM FASHION WEEK


"Keramaian" yang ditimbulkan mengubah SCBD yang awalnya "Sudirman Central Business District" menjadi "Sudirman Citayam Bojong Gede Depok". Karena kawasan ini banyak anak nongkrong yang berasal dari daerah itu. Salah 4 dari mereka cukup dikenal karena viralnya lokasi ini, Bonge, Jeje, Kurma dan Roy. Mereka dianggap sebagai ikon dari viralnya Citayam Fashion Week ini.




Banyak sekali content creator/influencer yang ngajakin mereka untuk melakukan collabs bikin konten di lokasi ini. Gue pernah baca penghasilan dari ngonten salah 1 anak di CFW ini bisa 800ribu sekali ngonten. Gila juga! Efek viralnya bisa bikin rezeki mereka jadi naik berkali lipat dong!




Gue rasa sih, Bonge dkk juga ga nyangka kalo tempat nongkrong mereka akan jadi serame ini. Mereka cuman pengen nongkrong dan berpakaian sesuai dengan gaya pakaian yang mereka bawa. Makin lama, exposure tempat nongkrong ini jadi makin rame dan banyak. Pada akhirnya bikin orang-orang berdatangan terus ke sana.




Awalnya dari sekadar tempat nongkrong biasa, jadi tempat adu gaya berpakaian. Anak nongkrong ini, mendadak jadi "model" karena gaya berpakaian mereka yang justru terlihat modis di mata orang lain. Tempat nongkrong ini juga jadi incaran content creator




Selain untuk bikin content fashion mereka sendiri, mereka juga ada yang mewawancara anak-anak nongkrong di sini. Semakin banyak exposure nya, semakin banyak yang penasaran sama area ini. Kawasan ini tumbuh jadi tempat adu gaya busana dadakan karena diviralin netizen.


CFW

Jujur aja, gue suka diawal munculnya kawasan ini. Mengingatkan gue pada jati diri sendiri. Seorang blogger yang tumbuh secara organik tanpa ada kaderisasi atau pendidikan sebelumnya. Berawal dari hobi menulis kemudian berkembang jadi hobi yang bisa menghasilkan.




Persis kayak Citayam Fashion Week ini. Tumbuh dengan organik, tanpa dibuat-buat. Ada karena kesamaan hobi: nongkrong, oleh para pegiatnya di sana. Gue cukup yakin mereka pun kaget tempat nongkrong mereka jadi rame begitu. Niat mereka cuman buat nongkrong, tapi malah jadi ajang adu busana.




Sebetulnya gapapa juga, gue setuju aja tempat nongkrong jadi tempat fashion begitu. Selama ga direcokin sama orang-orang yang pengen cari untung dan sok-sok an jadi pahlawan kesiangan diantara mereka.




Di judul udah keliatan jelas siapa orang yang gue maksud. Gue rasa juga akan banyak yang setuju kalo orang ini, pinter banget mengeksploitasi rakyat kalangan bawah. Konten-kontennya aja kebanyakan ngelibatin orang-orang miskin. Giveaway ke sana kemari.




Konten kayak gitu udah seringlah ya, ga cuman dia doang. Jadi mungkin gue masih bisa memaklumi. Tapi ketika dia punya rencana pengen daftarin Hak Intelektual CFW, di situlah gue meradang banget dengernya. Udah gila ni orang, aji mumpungnya ga kira-kira!



Dia ngejadiin bininya yang seorang model itu sebagai "Tameng" untuk merasa berhak untuk jadi pemilik hak intelektualnya. Maksud gue gini, lu siape tiba-tiba ngerasa paling pas untuk megang hak intelektualnya? Lu yang ngebangun bukan, nongkrong di situ juga kagak. Kenapa jadi elu yang ngerasa berhak ngambil keputusan itu ha?


Dirujak sama netizen kan akhirnya lu?


Lagian sok-sok an ngide pengen jadi pahlawan kesiangan gitu. Ngapain juga dah? Mau lu pake alasan apapun, orang juga tau kalo lu kepengen ambil untungnya. Ujung-ujungnya pasti cari cuan juga.


Gue heran banget, kenapa orang-orang yang aji mumpung manfaatin keadaan begini kok ga ada rasa malunya gitu loh. Why? Demi cuan emang harus tebel-tebelin muka sama sumbat telinga dari kejulidan orang sih biar bisa fokus ambil keuntungan memperkaya diri sendiri.


Meskipun akhirnya orang ini akhirnya membatalkan rencana ini, tetep aja gue udah hilang rasa simpati sama dia. Tau ga yang bikin gedeg lagi apa? Pernyataan dia pas ngebatalin rencana dia, bilangnya "... saya akan melepaskan Citayam Fashion Week". 


Dih! Sejak kapan lu ngerasa berhak "megang" itu hei!? NGACA! Sejak awal itu CFW juga bukan punya lu! Bahkan, CFW itu bukan punya siapa-siapa! Kalo mau "berhak-berhak"-an nih ye, gue rasa sih yang paling berhak megang hak intelektual CFW itu ya cuman anak-anak nongkrong di situ lah! Atau SCBD itu sendiri, secara itu kan kawasan bisnis mereka.

Karena kelakuan dia ini, akhirnya dia punya nama panggilan baru "Claim W". Sanksi sosial emang efektif banget bikin orang bisa mengubah pikiran dalam sekejab ye. Bahkan gue rasa lebih efektif daripada hukuman pengadilan sekalipun. Karena orang Indonesia itu gengsinya tinggi dan takut banget jadi miskin.

citayam fashion week milik siapa



Kalo dirujak netizen se- Indonesia, dan masih ga ngerasa malu sih barti emang ga tau diri orangnya. Kemudian yang ke-2,  kalo dirujak netizen tu image brand yang udah kita bangun jadi jelek. Akibatnya? selain subs/followers berkurang, sponsor juga akan kabur. Kalo sponsor kabur/subs berkurang, pendapatan juga menurun dong!? Kalo pendapatan turun, akhirnya jadi miskin dong? Kalo miskin jadi malu dong? Gengsi ga bisa diturutin lagi.

Kecuali koruptor ye. Rujakan netizen justru dijadiin bahan pembelaan dia di pengadilan. Tai banget emang. Ga ada rasa malunya sama sekali. Udah mah duit rakyat disikat ama dia, rujakan rakyat juga dimanfaatin sama dia. Penyakitnya ga ada obat.


Buat yang ga ngerti istilah "dirujak", itu semacam dibully tapi versi online gitu. Biasanya yang dirujak tu orang/institusi yang suka berkelakuan aneh/ga jelas di medsos/di real life tapi ada berita/akunnya di medsos.


Makanya, kalo ada yang kelakuannya aneh-aneh di medsos atau dimanapun, dirujak dulu sama netizen biar sanksi sosialnya dapet. Dibikin malu dulu, gengsinya jatoh dulu, baru deh minta maaf atau bikin klarifikasi. Padahal klarifikasinya juga ga penting-penting banget untuk didengerin. Klarifikasikan ga jauh beda sama pembeneran sebenarnya hehehe..


Gue setuju sama Gubernur Jawa Barat Pak Ridwan Kamil, kalo Citayam Fashion Week itu adalah milik semua orang. Karena dia tumbuh secara organik, jadi biarkanlah seperti itu apa adanya.


Gue cukup kecewa karena pada akhirnya area CFW ini ditutup sama Satpol PP. Karena dianggap mengganggu ketertiban jalan raya. Kasian sama anak-anaknya yang udah jadiin area ini tempat nongkrong. Tapi gue rasa sih yang ditutup cuman area "fashion weeknya" aja ya. Area nongkrongnya mah kagak.

MODEL PROFESIONAL IKUT CFW

Anehnya ya, model-model yang biasanya jalan di catwalk, kok mau-maunya panas-panasan bergaya di jalan raya begitu? Emang udah ga ada job catwalk lagi ya mereka ini? Sampe gimmick aja disikat juga?



Gue ga akan bahas CFW tiruan yang ikut-ikutan nongol di daerah lain. Mereka udah ga ngerti konsep dasar pertumbuhan organik sebuah gerakan. Bukannya diapresiasi malah dapat caci maki sama pengguna jalan lainnya. Ya karena emang udah beda konsepnya! Yang bikin ga ngerti itu, taunya biar rame doang. Jadi yaudahlah ya.


Kalo menurutmu sendiri, apa pendapatmu/point of view-mu tentang keberadaan Citayam Fashion Week ini? Coba tuliskan di kolom komentar ya!