Post Top Ad

Post Top Ad

March 21, 2020

March 21, 2020

3 Tips Menggunakan E Money Dengan Aman

Internet sudah semakin mudah untuk diakses oleh siapapun. Sehingga banyak masyarakat yang bisa merasakan kemudahan melakukan kegiatan sehari-hari dengan internet. Dengan hadirnya internet juga membuat banyak inovasi dari berbagai bidang. Akibatnya para pelaku usaha juga harus mengikuti perkembangan zaman.



Salah satu inovasi yang paling mutakhir menurut saya adalah e money. Ketika semua terhubung ke internet, kegiatan sehari-hari seperti transaksi jual beli semakin dipermudah. Bukan saja menguntungkan usaha dan bisnis tetapi juga penyedia jasa fintech (finance technology) juga ikut merasakan dampak positifnya.

Banyak aplikasi pihak ke-3 yang berlomba memberikan pelayanan emoney terbaik. Salah satu promosi yang paling sering mereka pakai adalah bonus cashback apabila user melakukan transaksi menggunakan aplikasi mereka.

Kehadiran e money memang benar-benar memanjakan para online shopper. Karena akan memberikan efek psikologis bahwa mereka sebetulnya tidak boros. Karena mereka tidak melihat uang yang mereka habiskan. "Uang" yang mereka pakai untuk belanja sekarang berbentuk digital, tetapi barang yang mereka dapatkan berbentuk fisik.

Sehingga mereka tidak dapat melihat uang mereka berkurang secara fisik dan memberikan efek bahwa mereka tidak berbelanja dalam jumlah yang banyak. Gila banget kan? Heheheh hati-hati makanya!

Sering-sering cek e money kamu, tau-tau saldonya habis aja. Ingat-ingat lagi kamu pake buat belanja apa aja? 

Untuk itu saya akan memberikan 3 tips untuk para pengguna e money agar bisa tetap berbelanja dengan aman di zaman serba online seperti sekarang.

1. Cari Tau Kekurangan dan Kelebihan E Money

Penerbit e money biasanya berasal dari bank multinasional. Sebelum kamu memilih untuk memakai e money dari bank mana, cek dulu kira-kira mana yang lebih banyak kelebihannya. 

Beberapa e money hanya bekerja sama dengan beberapa merchant tertentu saja. Pembayaranmu bisa aja ditolak karena tempat tersebut ga punya kerjasama dengan e money yang kamu gunakan. Kan rugi kalo gitu?

Kamu pake e money yang bisa diisi ulang dengan mudah. Kadang tuh ada beberapa e money yang cuman bisa diisi ulang pake kartu debit atau ATM dari bank tempat e money itu terbit. Ribet banget kalo kayak begitu.

Perhatikan lokasi tempat tinggalmu juga. Siapa tau e money yang mau pake itu kerjasama dengan merchant yang belum ada di kota kamu. Terkadang ada merchant-merchant tertentu yang belum masuk ke kota kamu kan? Contohnya aja di Banjarmasin, sampai sekarang belum ada merchant Burger King, lho! Nah hal kayak gitu juga mesti kamu perhatikan.

2. Jangan Asal Pinjamin E Money

Perlakukan e money mu selayaknya uang beneran. Jangan asal kasih ke orang yang ga dikenal. Bahkan ke orang yang udah dikenal jangan terlalu gampang untuk ngasihnya. Kita ga akan tau kejadian di depannya seperti apa, daripada kenapa-kenapa mending simpan sendiri aja e money kamu.

Kalopun kamu mau bantu, bantu saat itu juga tanpa harus menyerahkan e money kamu langsung ke orangnya tanpa pengawasanmu. Intinya kalo ga perlu perlu amat, e money yang kamu punya ga boleh berpindah ke orang lain tanpa pengawasan kamu.

3. Selalu Ingat Saldo Terakhir

Karena e money kamu ga ada ciri khas, e money orang lain akan dengan mudah tertukar milikmu. Maka dari itu selalu ingat jumlah saldo terakhir yang kamu mliki. Kalo perlu foto biar ga kelupaan. Buat saya yang pelupa ini, berbahaya banget kalo punya e money dan lupa saldo terakhirnya berapa.

BONUS

4. Gunakan E Money Dengan Desain Unik

Desain e money itu kebanyakan hampir mirip semua bentuknya. Jadi gampang banget untuk tertukar dengan e money milik orang lain. Ga perlu ragu untuk memodifikasi e money milikmu sendiri biar punya kesan eksklusif dan kamu akan mengenalinya dengan mudah. 

Kamu bisa punya desain e money yang kamu banget dengan order desain e money custom ke penjual e money custom langganan kamu. Kalo masih belum punya langganan, kamu bisa langsung cek aja akun ig rekomendasi saya untuk desain produk custom semacam casing hp e money, topi sampai tumbler ke instagram @radstore.

Bilang aja ketemu akun ini di tulisan saya, pasti nanti akan dapat harga spesial.

***

Semoga tips kali ini bermanfaat buat kamu, ya! Kalo ada tips lainnya boleh banget dikasih tau di kolom komentar. Nanti akan saya balas satu per satu. Terima kasih!

March 18, 2020

March 18, 2020

Tips Tetap Produktif Saat Work From Home

Awal 2020 ini mungkin tidak terlalu baik buat kita semua sepertinya. Sejak Januari ada banyak kejadian yang tidak mengenakkan untuk kita dengar/lihat. Mulai dari bencana alam, meninggalnya tokoh terkenal, sampai pandemik yang membuat panik.



Mungkin Tuhan sedang pengen ngingetin kita, bahwa terlalu bahagia bukan hal yang baik. Atau mungkin sudah banyak dikasih kebahagiaan tetapi kita manusia justru lupa bersyukur siapa yang memberi itu semua. Jadilah kita dikasih yang sedih-sedih biar inget sama Dia lagi.

Sejak Maret, pandemik yang berawal dari negeri China ini menyebar ke seluruh Dunia. Hingga akhirnya beberapa hari yang lalu masyarakat Indonesiapun ternyata ada yang terinfeksi. Akibat dari menyebarnya virus baru ini, beberapa negara bahkan sudah melakukan lockdown untuk menghambat penyebaran virus Covid-19 ini. 

Selain China yang terdampak paling besar, Itali merupakan negara Eropa terbanyak kasus terinfeksi Covid-19. Mungkin hal ini disebabkan karena di Itali banyak orang tua yang biasanya tidak memiliki imunitas yang tinggi layaknya orang yang lebih muda.

Indonesia sendiri baru terdeteksi kasus pertama setelah di negara lain sudah banyak terdampak virus Corona. Saya tidak mau berkomentar masalah gosip-gosip pemerintah di blog ini. Kalo di instagram, saya mau hahaha..

Oke skip.

Pemerintah Indonesia akhirnya memberlakukan untuk melakukan work from home kepada semua warga negara Indonesia selama 14 hari ke depan. Kemudian dari BNPB mengumumkan bahwa status keadaan tertentu Darurat Bencana Wabah Penyakit akibat virus Corona di Indonesia diperpanjang sampai dengan 29 Mei 2020.

Menanggapi status work from home ini cukup menarik sebenarnya. Karena baru kali ini pemerintah Indonesia "menyuruh" masyarakatnya untuk kerja dari rumah. Yang mana menurut saya sendiri kerja dari rumah jauh lebih efektif daripada harus kerja di kantor setiap hari.

Untuk para pebisnis online, istilah ini udah ga asing lagi. Dan lebih cost efective daripada harus kerja kantoran. Tapi, bukan berarti semua pekerjaan bisa dikerjakan di rumah ya. Ada banyak pekerjaan yang tidak bisa dikerjakan di rumah. Teller bank, pelayanan kesehatan dan lainnya.

Kalo macam blogger, afiliate marketing, reseller, dropshipper, bisa sih ngerjain kayak gitu. Saya pribadi lebih suka nulis di rumah daripada harus pergi ke cafe atau restoran. Selain berisik di sana, lebih banyak biaya yang harus saya keluarkan untuk menulis 1 artikel saja. Terlalu mahal menurut saya, tapi buat kamu mungkin biasa aja ya.

Ada beberapa tips yang bisa diikuti untuk kamu yang baru merasakan bagaimana bekerja dari rumah untuk bisa tetap produktif. Silakan disimak

1. Fokus

Kalo kerja di kantor aja ga fokus gara-gara mikirin rumah, gimana kalo keadaannya kita kerjain kerjaan kantor di rumah? Bisa jadi makin ga fokus. Untuk itu kamu perlu memisahkan antara ruangan tempat kamu kerja di rumah dan kegiatan sehari-hari di rumahmu.

Selain itu meminimalisir gangguan dari sekitar lingkungan rumah, memisahkan diri juga bisa membuat kita memusatkan pikiran pada apa yang akan kamu kerjakan. Kerjaan kantor bisa lebih cepat selesai dan kamu bisa beraktivitas seperti biasa di rumah.

2. Rencanakan Alur Kerja Dengan Baik

Karena perbedaan suasana, ada baik kita buat alur kerja terlebih dahulu. Keadaan yang berbeda dengan kantor akan membutuhkan penyesuaian beberapa saat. Alur kerja yang direncanakan akan membantu kita untuk tetap produktif selama pemberlakuan kerja dari rumah.

3. Nyaman

Buat tempat/ruangan kerjamu senyaman mungkin. Cari posisi wuenak ketika mengerjakan tugas kantor. Usahakan masih dalam posisi duduk bukan kayang ataupun sikap lilin. Selain tidak efektif, posisi mengerjakan tugas kantor dengan sikap lilin atau kayang itu aneh banget.

***
Kamu bisa tambahkan hal lain yang kamu sukai ketika kerja di kantor. Kalo kamu suka ngemil, bisa tambahkan cemilan kesukaanmu waktu ngerjain tugas kantor. Tapi jangan kebanyakan karena terlalu banyak cemilan bisa bikin kamu ngantuk dan jadi ga semangat ngerjain tugas. Hasilnya malah jadi kontra produktif. 


March 7, 2020

March 07, 2020

Liburan Untuk Jajan apa Untuk Jalan

Mau makan apa ya nanti kalo udah nyampe sana?

Selalu itu yang ada dalam kepala saya ketika udah mikirin liburan. Tentunya sambil tetap mikirin gimana caranya untuk tetap bisa liburan dan makan enak secara bersamaan agar bisa menikmati hawa liburannya.



Makanan atau kuliner khasnya adalah hal kedua yang saya pikirkan setelah memikirkan tempat apa saja yang akan saya kunjungi di kota tersebut. Walaupun kadang suka random aja mau kemana tergantung keinginan. 

Waktu ke Semarang aja saya malah ga tau kalo di sana ada Lawang Sewu hahaah.. pengennya ya emang jalan-jalan aja terserah mau kemana dah, gampang itu tinggal googling juga bisa.

Tapi entah kenapa kalo mau liburan kota pertama yang tertuju di dalam kepala adalah Jakarta.

Entah kenapa Jakarta selalu jadi destinasi favorit untuk dikunjungi. Mungkin karena banyak temen juga di sana kali, ya? Karena saya lebih nyaman berada diantara temen-temen sendiri. Meskipun sebetulnya belum tentu juga punya kesempatan ketemu sama mereka kalo ke sana hahahha..

Saya tau mereka pada sibuk, tapi yang penting mereka tau kalo saya lagi ada di sekitaran situ. Sebetulnya di Jakarta ga terlalu banyak tempat jalan-jalan juga. Saya cuman penasaran sama kulinernya aja. Soalnya masih banyak makanan yang belum saya cobain.

Apalagi di Jakarta sekarang banyak banget "tumbuh" restoran-restoran baru. Saya jadi makin penasaran. Soalnya di sini masih belum ada restorannya.

Flashback sedikit, karena suka yang berbau kuliner/masakan tentunya saya mencoba "mendekatkan" diri ke sesuatu yang berhubungan dengan hal itu. Salah satunya nge-subscribe channel youtube-nya Chef Arnold Poernomo.



Karena menurut saya tips-tips dan kontennya praticable banget buat pemula yang pengen belajar masak. Kebetulan saya punya mimpi untuk bisa jago masak dan punya kitchen set sendiri dan Chef Arnold adalah contoh yang pas untuk saya jadikan role model.

Dari channel youtube itu, saya tau kalo dia baru aja buka restoran terbaru bernama "Mangkokku" yang berkolaborasi bersama Kaesang dan Ghibran Rakabuming. Saya jadi penasaran menu apa saja yang ada di restorannya ini.

Balik lagi ke cerita liburan yang tadi. Ketika saya iseng buka Traveloka, karna pengen cek tiket murah ceritanya pengen liburan. Ga tau kapan realisasinya yang penting cek aja dulu ya kan? Hahahha..

Waktu cek tiket itu, kebetulan pengen cari tempat rekomendasi kuliner di Jakarta juga, trus ngeliat menu Traveloka Eats yang merupakan salah satu fitur terbaru di aplikasi Traveloka.

Kalo kalian juga berlokasi di Jakarta, pasti akan ketemu fitur yang cuman baru ada di Jakarta aja. NAH! Di fitur Treats By Traveloka Eats ini ada nama resto yang bikin saya penasaran tadi!

Iya Mangkokku punya fitur Treats by Traveloka Eats lho temen-temen!

Dengan fitur ini tuh, kita dapetin promo-promo terbaru di restoran favorit. Kita tinggal cari nama resto yang ada ada di fitur Treats itu, terus save/simpan promonya di Traveloka Eats. Kalo kita mau pake promonya, tinggal datang aja ke resto itu, terus tunjukkin promonya kita bisa nikmatin deh tuh promonya.

Nah di Mangkokku sendiri, promo yang available adalah 3 Menu Free Endog With Burger Slice & Mayo.



Wah ini sih kalo bawa pacar dan temen-temen ke sini udah pasti kenyang semuanya. Karena bisa dapat menu tambahan gratis di Mangkokku cuman pake promonya Treats by Traveloka Eats ini.

Kalo mau cobain sendiri juga bisa, kok. Siapa tau pengen merasakan sensasi makan di restonya anak presiden dan juri dari MasterChef Indonesia, ya kan? Kalo saya sih jelas pengen banget nyobain, tapi ga tau deh antriannya kayak gimana ya?

Kalo kalian gimana? Liburan untuk cobain kulinernya kah atau pengen menjelajahi daerahnya yang selama ini bikin kalian penasaran untuk pengen ke sana?

Komen juga makanan/kuliner khas di kota kalian apa aja? Saya mau tau juga.

March 1, 2020

March 01, 2020

Hal Yang Dapat Menumpulkan Kreativitas

Jadi gini, gaes..

Dalam dunia marketing dan sales, kreativitas jadi salah satu senjata yang paling penting untuk digunakan. Entah itu untuk kreativitas visual atau kreativitas tulisan. Semua bermuara pada kreativitas kita.




Kreativitas ibarat pisau, semakin diasah maka semakin tajam. Perlu banyak sumber ide dan sumber inspirasi untuk bisa mempertajam kreativitas yang kita miliki. Banyak bergaul dengan orang kreatif juga bisa menambah khazanah kreativitas yang kita miliki.


Jujur saja, saya bukan orang yang kreatif sekali. Tetapi kalo bukan untuk keperluan marketing dan sales, mau ga mau saya harus belajar untuk bertindak kreatif. Karena dengan kreatifitas saya bisa membedakan diri dari kompetitor saya.


Kreatifitas membentuk sebuah personal brand yang menjadikan ciri khas kita berbeda dengan yang lain. Bisa jadi orang beli produk kita bukan karena butuh, tapi karena kita-nya yang sebagai personal brand dianggap membuat sesuatu yang "mengikat" secara emosi untuk membeli.


Tapi, ada banyak hal yang membuat kreatifitas menjadi tumpul. Berikut akan coba saya jabarkan beberapa hal yang membuat kreatifitas menjadi tumpul. Disimak baik-baik, ya.



1. Meng-halalkan Copas (Copy-Paste)

Ini faktor utama yang bikin tumpul kreativitas seseorang. Susah dihilangkan kalo bukan mindsetnya yang diubah. Bisa sih, asal konsisten riset konten tiap hari dan dipraktikkan hasil risetnya kemudian dibuat kesimpulan. Tapi karena udah terbiasa copas, mikirnya jadi pemalas dan akhirnya ga bakalan riset.

Ingat ya teman-teman, mau apapun tujuannya atau apapun kondisinya, copas bukan hal yang dihalalkan. Meskipun kamu udah izin sama si pemilik konten, tetap aja namanya copas.


Mending modifikasi konten yang ada, bikin sesuai branding yang kamu mau. Itu lebih bagus karena akan terlihat lebih original daripada copas mentah-mentah. Bikin konten original itu sekarang lebih mudah, lho! Cukup pake hp juga bisa, tinggal bikin di canva udah jadi.

2. Malas Mikir

Ini adalah penyebab lanjutan dari copas. Karena mikirnya lebih gampang copas daripada mikirin materi sendiri. Di sinilah yang bikin kreatifitas kita menurun. Otak kita dibikin ga bergerak oleh kelakuan kita sendiri.

Kita ga bisa menyalahkan orang lain karena kita ga kreatif. Karena kita sendiripun ga berusaha untuk jadi orang yang kreatif. Otak yang semakin di asah tentu akan semakin tajam berpikirnya. Kalo dipake mikir aja jarang, gimana dia bisa jadi tajam secara pemikiran?

3. Malas Baca

Yang dimaksud membaca di sini adalah membaca buku gitu, ya! Bukan sekadar baca caption atau artikel akun gossip doang. Membaca sesuatu yang berkualitas yang membuat pikiran kita terbuka, gitu lo! Bukan sekadar tau gossip doang terus ga jadi apa-apa di kepala kita.

Ga ada orang yang bisa berkembang dengan tidak membaca. Jadi ketika kamu malas membaca, maka kamu sudah selangkah lebih dekat untuk menjadi orang yang tidak berkembang secara kualitas. Saya yakin sih yang baca tulisan ini bukan orang yang rajin copas. 

Karena yang rajin copas ga suka baca hiyaa hiya hiyaaa..!

Ga mau di-judge ga suka baca? Makanya rajin baca! Bukan rajin copas, ya.

4. Banyak Tanya Minim Aksi

Orang copas itu, biasanya aksinya minim. Gimana ga minim? Apa-apa aja malas dilakuin. Konten ga original ga pernah bikin, baca males. Lengkap banget paketannya. Dengan begitu aja udah kebaca polanya kan? 

Jadi ga salah kalo dibilang orang tumpul kreativitasnya adalah orang yang jarang banget action rajinnya cuman tanyaaaa melulu. Habis tanya yaudah ga ada aksi tindak lanjutnya. Lah terus ngapain tanya kalo gitu? 

Lagian, kadang-kadang yang ditanyain itu bisa dicari sendiri jawabannya di Google gitu lho! Karena emang mindset-nya udah terkunci, jadi bisanya cuman tanya doang. Menyedihkan ya? Tapi emang begitu kenyatannya. Ugly truth memang pahit teman-teman, kita ga perlu menolak keberadaann hal itu dan cukup terima saja.

***
Artikel ini saya tulis semata untuk mengingatkan diri saya sendiri. Jadi bukan berarti saya tidak suka copas, bukan berarti saya rajin membaca, bukan berarti saya banyak aksi. Tulisan ini salah satu cara saya untuk menginstrospeksi diri sendiri selama ini.

Dan semoga bisa menginspirasi teman-teman yang membacanya. Kalo ga menginspirasi juga gapapa sih. Minimal saya terinspirasi hahahah!

Sampai ketemu di tulisan berikutnya.