Showing posts with label mindset. Show all posts
Showing posts with label mindset. Show all posts

EAT SLEEP PROFIT INVEST, REPEAT!

Pelajaran paling berharga adalah apa yang kita alami selama hidup. Pengalaman akan selalu jadi guru terbaik dalam hidup kita. Asal kita bisa mengambil pelajaran yang terjadi saat itu.




Setiap pengalaman berharga itu meninggalkan value yang ada dalam diri kita. Mengkristal dan membentuk kebiasaan yang dilakukan hingga saat ini. Kalo dalam tatanan kemasyarakatan mungkin bisa dibilang budaya. Kalo dalam ukuran personal, mungkin bisa dibilang mindset atau pola pikir.

Kemudian kebiasaan yang terbentuk dari pola pikir kita itu dilihat orang sebagai personal branding kita. Mereka kenal kita karena apa yang sering kita perlihatkan, baik dari dunia luring maupun dunia daring.

Terus apa hubungannya dengan judul?

Kalo saya pribadi, biar gampang bikin orang kenal selalu pake slogan/jargon biar orang cepet kenal. Kalian pasti punya slogan sendiri tentunya kan? Dari segala macam mindset yang saya miliki hingga saat ini, akhirnya saya menemukan formula jargon yang tepat untuk mendefinisikan siapa saya pengen dikenal.

Maka ketemulah "eat sleep profit invest, repeat!"

Saya rasa inilah slogan yang nunjukkin "saya banget" sejauh ini. 5 kata yang saya lakukan terus menerus berulang-ulang secara konsisten sejak 2 tahun belakangan ini.

2 tahun yang banyak sekali mengubah jalan hidup saya.

5 kata ini adalah filter saya untuk menentukan pilihan hidup yang akan saya jalani di masa depan. Ibaratnya Pancasila sebagai dasar negara, maka 5 kata ini adalah fondasi hidup saya. Langkah yang saya ambil, saya pastikan akan selalu ditemani 5 kata ini kemanapun. 

EAT (MAKAN)

Siapa yang ga butuh makan sih? Semua makhluk hidup pasti butuh makan. Tapi makan yang saya maksud di sini bukan sembarang makan juga. Makanlah makanan yang menyehatkan dan membuat kita jadi produktif. Kalo kita makan malah justru bikin sakit kan namanya kontra produktif sama kerjaan kita.

Usahakan untuk selalu mengkonsumsi makanan sehat. Gunanya selain menjaga tubuh kita tetap sehat juga membantu kita untuk tetap produktif. Di masa sekarang kalo ga produktif bakalan susah ngapa-ngapain bawaannya mager mulu nanti.

Kalo ga bisa makan makanan yang sehat, minimal bikin kenyang lama deh! Kenyang yang lama itu bisa menghemat waktu untuk ga sering-sering makan, yang ujung-ujungnya bikin ga sehat juga. Yang penting perut kita kenyang dulu aja. Gapapa deh ga enak, setidaknya perut ga kosong aja.

SLEEP (TIDUR)

Sebagaimana seorang manusia, tubuh kita juga butuh istirahat. Selalu usahakan punya waktu tidur yang cukup. Minimal 5 jam idealnya 8 jam. Kalo kurang dari itu biasanya tubuh ga akan bisa fit dan fokus kerja. Kalo lebih pun juga ga bagus karena ada kerjaan yang akan terbengkalai nantinya.

Opsi tidur akan saya pilih ketika saya ga bisa ketemu sumber daya untuk makan. Atau waktu tidur saya kurang dan saya harus segera tidur tanpa harus makan. Dulu, ketika dilanda lapar dan ngantuk saya akan memilih makan. Tapi sekarang seiring berjalannya waktu, saya lebih memilih untuk tidur, karena itu tanda tubuh memang sedang butuh istirahat walaupun sedang lapar.

PROFIT (UNTUNG)

Sekarang orientasi saya adalah profit. Karena kalo segala usaha ga ada untungnya, itu namanya bukan bisnis tapi kerja sosial. Tapi ga semua harus dijadiin ladang cari duit juga. Saya hanya fokus cari profit ke bisnis saya.

Tentu beda kondisinya ketika saya membantu kawan. Profit bukan jadi tujuan utama saya. Ingat, bisnis dan bantu teman itu 2 hal yang berbeda. Ketika berbisnis kita mesti profesional, mau teman ataupun lawan layani dengan baik. Ketika urusan keluarga atau teman, perlakukan mereka selayaknya keluarga kita.

Namun, ketika ada teman yang mau ambil untung dari bisnis kita, minta gratisan misalnya, tentu saya ga akan layani yang kayak begini. Bukan teman saya soalnya. Ngaku temen bukannya bantu bisnis temen sendiri malah mau bikin bangkrut.

INVEST (INVESTASI)

Salah satu langkah yang sering saya lewatkan ketika waktu dulu masih jadi pekerja kantoran. Saya ga kepikiran sama sekali untuk investasi waktu itu. Saya pikirnya hanya bagaimana saya bisa memanfaatkan gaji yang saya miliki untuk menyenangkan diri sendiri.

Hanya ketika kontrak di kantor mau berakhir 2 bulan terakhir baru sadar bahwa investasi itu penting banget. Investasinya bukan sekadar masukin dana ke tabungan/deposito/saham doang, ya. Tapi juga investasi aset digital dan ilmu untuk menghasilkan uang lebih banyak.

Jadi sekarang saya lebih memikirkan investasi ke aset digital dan juga ke otak/ilmu. Saya juga investasi waktu untuk praktik ilmu yang sedang saya pelajari. Hasilnya memang belum terlihat, tapi goal jangka pendek saya saat ini bukan mendapatkan penghasilan dulu.

Tapi lebih ke menemukan pola konsisten dan disiplinnya dulu. Bagaimana saya bisa minimal memposting 1 konten per hari untuk meningkatkan awareness dan value personal branding saya di medsos. Minimal 3 bulan dulu deh biar terbentuk polanya.

REPEAT (ULANGI)

Hal yang selanjutnya saya lakukan adalah mengulangi semuanya. Terutama di profit dan invest ya hahaha.. kalo tidur dan makan kan udah otomatis tiap hari dilakuin.

Saya ketagihan untuk cari profit yang besar dan berinvestasi aset dan ilmu juga. Sekarang saya lebih sering belajar ilmu baru setiap hari dengan tetap menjalankan praktik ilmu yang lama. 

Kombinasi investasi ini membuat saya semakin yakin untuk berkembang di masa depan. Ga ada kata terlambat untuk kita yang mau belajar. Selama kita punya keinginan yang kuat, pasti ada jalan untuk berubah.

***

Kalo kamu, apa pelajaran berharga yang membuatmu menjadi seperti sekarang? 

Hal Yang Dapat Menumpulkan Kreativitas

Jadi gini, gaes..

Dalam dunia marketing dan sales, kreativitas jadi salah satu senjata yang paling penting untuk digunakan. Entah itu untuk kreativitas visual atau kreativitas tulisan. Semua bermuara pada kreativitas kita.




Kreativitas ibarat pisau, semakin diasah maka semakin tajam. Perlu banyak sumber ide dan sumber inspirasi untuk bisa mempertajam kreativitas yang kita miliki. Banyak bergaul dengan orang kreatif juga bisa menambah khazanah kreativitas yang kita miliki.


Jujur saja, saya bukan orang yang kreatif sekali. Tetapi kalo bukan untuk keperluan marketing dan sales, mau ga mau saya harus belajar untuk bertindak kreatif. Karena dengan kreatifitas saya bisa membedakan diri dari kompetitor saya.


Kreatifitas membentuk sebuah personal brand yang menjadikan ciri khas kita berbeda dengan yang lain. Bisa jadi orang beli produk kita bukan karena butuh, tapi karena kita-nya yang sebagai personal brand dianggap membuat sesuatu yang "mengikat" secara emosi untuk membeli.


Tapi, ada banyak hal yang membuat kreatifitas menjadi tumpul. Berikut akan coba saya jabarkan beberapa hal yang membuat kreatifitas menjadi tumpul. Disimak baik-baik, ya.



1. Meng-halalkan Copas (Copy-Paste)

Ini faktor utama yang bikin tumpul kreativitas seseorang. Susah dihilangkan kalo bukan mindsetnya yang diubah. Bisa sih, asal konsisten riset konten tiap hari dan dipraktikkan hasil risetnya kemudian dibuat kesimpulan. Tapi karena udah terbiasa copas, mikirnya jadi pemalas dan akhirnya ga bakalan riset.

Ingat ya teman-teman, mau apapun tujuannya atau apapun kondisinya, copas bukan hal yang dihalalkan. Meskipun kamu udah izin sama si pemilik konten, tetap aja namanya copas.


Mending modifikasi konten yang ada, bikin sesuai branding yang kamu mau. Itu lebih bagus karena akan terlihat lebih original daripada copas mentah-mentah. Bikin konten original itu sekarang lebih mudah, lho! Cukup pake hp juga bisa, tinggal bikin di canva udah jadi.

2. Malas Mikir

Ini adalah penyebab lanjutan dari copas. Karena mikirnya lebih gampang copas daripada mikirin materi sendiri. Di sinilah yang bikin kreatifitas kita menurun. Otak kita dibikin ga bergerak oleh kelakuan kita sendiri.

Kita ga bisa menyalahkan orang lain karena kita ga kreatif. Karena kita sendiripun ga berusaha untuk jadi orang yang kreatif. Otak yang semakin di asah tentu akan semakin tajam berpikirnya. Kalo dipake mikir aja jarang, gimana dia bisa jadi tajam secara pemikiran?

3. Malas Baca

Yang dimaksud membaca di sini adalah membaca buku gitu, ya! Bukan sekadar baca caption atau artikel akun gossip doang. Membaca sesuatu yang berkualitas yang membuat pikiran kita terbuka, gitu lo! Bukan sekadar tau gossip doang terus ga jadi apa-apa di kepala kita.

Ga ada orang yang bisa berkembang dengan tidak membaca. Jadi ketika kamu malas membaca, maka kamu sudah selangkah lebih dekat untuk menjadi orang yang tidak berkembang secara kualitas. Saya yakin sih yang baca tulisan ini bukan orang yang rajin copas. 

Karena yang rajin copas ga suka baca hiyaa hiya hiyaaa..!

Ga mau di-judge ga suka baca? Makanya rajin baca! Bukan rajin copas, ya.

4. Banyak Tanya Minim Aksi

Orang copas itu, biasanya aksinya minim. Gimana ga minim? Apa-apa aja malas dilakuin. Konten ga original ga pernah bikin, baca males. Lengkap banget paketannya. Dengan begitu aja udah kebaca polanya kan? 

Jadi ga salah kalo dibilang orang tumpul kreativitasnya adalah orang yang jarang banget action rajinnya cuman tanyaaaa melulu. Habis tanya yaudah ga ada aksi tindak lanjutnya. Lah terus ngapain tanya kalo gitu? 

Lagian, kadang-kadang yang ditanyain itu bisa dicari sendiri jawabannya di Google gitu lho! Karena emang mindset-nya udah terkunci, jadi bisanya cuman tanya doang. Menyedihkan ya? Tapi emang begitu kenyatannya. Ugly truth memang pahit teman-teman, kita ga perlu menolak keberadaann hal itu dan cukup terima saja.

***
Artikel ini saya tulis semata untuk mengingatkan diri saya sendiri. Jadi bukan berarti saya tidak suka copas, bukan berarti saya rajin membaca, bukan berarti saya banyak aksi. Tulisan ini salah satu cara saya untuk menginstrospeksi diri sendiri selama ini.

Dan semoga bisa menginspirasi teman-teman yang membacanya. Kalo ga menginspirasi juga gapapa sih. Minimal saya terinspirasi hahahah!

Sampai ketemu di tulisan berikutnya.

Kamu Harus Mencatat Pengeluaran Bisnismu Karena Hal Ini

Selama mengurus bisnis online dari tahun 2018, saya tidak hanya belajar untuk sekadar menjual sebuah produk. Yang namanya bisnis tentu tidak hanya berkutat dengan penjualan. Apalagi ngerjain sendiri, tentu akan lebih rumit mengurusnya.

harga mesin edc

Kalo saya sih ngerjain semuanya sendiri. Pengennya sih punya tim sendiri, ada yang ngurus editing, admin dan desain juga. Saya tinggal urus masalah promosinya doang. Ga banyak yang dipikirin kayak sekarang. Tapi itu masih dalam rencana saja.


Salah satu urusan dalam bisnis yang bikin saya rada senewen tiap bulan adalah melacak uang yang masuk dan keluar. Apalagi saat transaksi lagi banyak, capek ngedata satu per satu coy..


Kalo ngurus pemasukan sih enak ya, ngeliat uang yang masuk ke rekening. Rasanya adem banget gitu liat nominalnya hahaha.. Entah kenapa kalo ngitung pemasukan itu terasa lebih mudah aja gitu.


Tapi, ketika udah ngitung pengeluaran rasanya beraaat banget gitu! 


Rasanya ga rela ada uang yang keluar dari rekening ini, hahaha! Tapi mau gimana ya kan? Semua pengeluaran juga harus dicatat untuk tau biaya yang kita keluarkan selama melakukan kegiatan bisnis dalam sebulan.


Penting banget untuk mencatat pengeluaran kita supaya kita bisa melihat biaya mana saja yang bisa dikurangi budgetnya tapi tetap tidak berdampak terhadap penjualan produk kita.


Dengan mencatat pengeluaran, kita bisa menentukan budget rencana pengeluaran untuk bulan depan. Perencanaan matang perlu dilakukan untuk bisa mengalokasikan budget pengeluaran secara efektif dan efisien.


Semakin efektif pengeluaran yang dipakai, akan semakin banyak profit yang bisa didapatkan di bulan berikutnya.


Nah, terkadang kita sering dipusingkan dengan data-data transaksi yang dilakukan selama sebulan ini. Apalagi kalo pebisnis yang kerjanya offline. Misalnya yang buka restoran makan atau buka warung grosir.


Diperlukan perangkat kasir yang mumpuni untuk bisa mendukung kegiatan bertransaksi sehari-hari. Perangkat kasir gunanya tidak hanya sebagai pencatat keuangan saja, tetapi juga sebagai alat untuk melacak transaksi yang terjadi dalam sehari, seminggu bahkan sebulan.



perangkat kasir

Akan lebih mudah jika dilengkapi dengan mesin EDC juga. Karena dengan demikian, perangkat kasir itu akan mempunya beberapa alternatif pembayaran. Selain menerima pembayaran tunai, warung/usaha tersebut juga bisa menerima pembayaran elektronik.

Sekarang udah ga zaman lagi punya mesin kasir yang gede-gede kayak di mall atau supermarket. Karena seiring perkembangan zaman teknologi semakin maju dan perangkat apapun sekarang ukurannya menjadi semakin kecil.

Salah satu rekomendasi perangkat kasir dari saya untuk teman-teman pegiat bisnis UMKM adalah menggunakan SPOTS. Dengan SPOTS kita bisa melakukan proses transaksi jadi lebih mudah. 

Dulu SPOTS hanya support pembayaran online melalui akun GO-Pay karena memang SPOTS adalah bawaan dari GOJEK. Tapi sekarang udah bisa juga dilakukan melalui pembayaran kartu debit dari bank manapun. Teman-teman harus liat dulu kira-kira bank mana yang banyak digunakan di sekitar daerah bisnisnya untuk bisa mendukung pembayaran kita jadi semakin lancar.

SPOTS

Ke depannya, SPOTS akan support juga pembayaran menggunakan kartu kredit. Transaksi di tempat teman-teman tentu akan semakin mudah. Dengan semakin banyaknya opsi pembayaran, tentu akan semakin gampang dibantu dengan SPOTS untuk proses penghitungannya.

FYI aja nih, SPOTS adalah satu-satunya Mesin EDC yang mempunyai opsi pembayaran 3 tipe seperti ini, lho. Jadi kalo punya SPOTS kita udah punya paket lengkap pembayaran semua tipe. Enak banget tinggal customernya aja disuruh milih mau pake yang mana. Ga ada alasan lagi ga bawa uang ga bisa belanja, ya kan? Hehehe..

Nah terus berapa harga mesin EDC kayak gini?

spots

Pasti mahal ya? Jutaan ya? 
Weiy sabar dulu dong! Ini mau dijelasin..

Sebagai mesin paket komplit, harga mesin EDC ini pasti dianggap mahal. Apalagi dengan ukurannya yang lebih kecil daripada mesin kasir biasa. Biasanya hal yang berhubungan dengan teknologi/gadget semakin kecil akan semakin mahal.

Tapi SPOTS ga begitu teman-teman. sebagai mesin kasir merangkap juga jadi mesin EDC SPOTS justru menawarkan investasi yang cukup terjangkau untuk pengusaha UMKM. 

Saya jabarkan sedikit ya:
1. Harga mesin EDC dari 800.000 sampai 6.000.000++ 
2. Harga mesin kasir antara 500.000-3.000.000++
3. Harga printer kasir antara 250.000-1.000.000++



Kalo ditotalkan kira-kira kita perlu modal 1.250.000 sampai 7.000.000++ hanya untuk ngurus kasir. Modal yang cukup besar untuk pengusaha UMKM yang modalnya masih terbatas. Kecuali yang buka bisnisnya berstatus sultan, ya monggo banget untuk langsung keluar budget sampai 7 juta ya hahaha..

Sebagai seorang yang mindsetnya pebisnis, tentu kita harus dengan cermat mengeluarkan modal awal untuk bisnis kita. Bukan berarti penggunaan mesin kasir tidak penting. Kalo ada yang lebih terjangkau untuk dimiliki kenapa ga, ya kan?

Nah SPOTS adalah solusi buat temen-temen yang memang mencari harga mesin EDC, kasir, dan printer kasir dalam 1 paket lengkap dengan investasi yang terjangkau. 

SPOTS bisa dimiliki dengan harga 499.000 ribu saja. Dengan biaya administrasi hariannya cuman 4.900. Jadi dengan harga mesin EDC di bawah sejuta, kita udah bisa memiliki SPOTS.

Jauh lebih terjangkau daripada hitung-hitungan kita di awal yang udah lebih dari 1 juta untuk punya 3 alat tadi. Dengan budget yang lebih terjangkau untuk perangkat kasir dan lainnya, sisa budgetnya bisa digunakan untuk keperluan lain misalnya untuk promosi usaha kita.

Kan jadi lebih efektif daripada sebelumnya. Coba dulu dan rasakan sendiri kayak gimana.

Kalo mau kenal lebih lanjut tentang SPOTS temen-temen bisa langsung follow media sosial SPOTS di instagram atau langsung cek websitenya di spots.co.id ya!

Jadi Karyawan dan Punya Bisnis Kenapa Tidak?

Di era internet cepat sekarang, zaman sudah berubah. Koneksi internet sudah menjadi kebutuhan primer hampir semua orang. Termasuk kita yang sedang membaca blog ini, ya kan?

Dengan adanya koneksi internet yang sangat mudah diakses, informasi semakin mudah diakses hanya dalam hitungan detik. Informasi yang lebih mudah diakses ini, bisa jadi pisau bermata 2. Kita bisa mengakses informasi yang bisa bermanfaat untuk pengembangan diri, bisa juga diakses untuk tindak kejahatan.



Kuncinya ada di dalam diri sendiri. Kitalah yang jadi perisai pertama dalam menyaring konten yang ada di internet. Kalo kita mau diri ini berkembang, maka kita harus mengakses informasi yang berhubungan dengan pengembangan diri.

Kalo saya, dulu manfaatin akses internet untuk kesenangan pribadi. Nonton youtube puas-puas, twitteran, facebook-an sebagai hiburan doang, biar ga bosan. Tapi lama-lama saya sadar, konten di internet ini potensial banget untuk menambah pengetahuan baru buat saya.

Mulai dari saat itu, saya mencoba untuk menggunakan akses internet lebih banyak untuk menambah ilmu baru dan membuka mindset saya. Salah satunya adalah ilmu marketing/jualan. Sampai sekarang, saya sudah 1 tahun lebih belajar ilmu marketing ini, ternyata menyenangkan! Selain dapat ilmu baru, saya juga bisa dapat penghasilan tambahan.

Dulu waktu masih kerja kantoran, penghasilan saya cuman berharap dari gaji bulanan. Terlalu nyaman sama penghasilan sendiri, sehingga lupa kalo sedikit aja mau berusaha lebih banyak daripada orang lain, kita bisa menambah penghasilan lebih banyak dari mereka.

Itulah yang saya kerjakan selama ini. 

Mengedukasi diri dengan ilmu-ilmu marketing dan personal branding membuat saya mendapat banyak pencerahan. Bahwa ternyata, menjadi seorang karyawan dan salesman adalah 2 hal yang bisa dilakukan secara bersamaan. Berkat apa? Internet tentu saja!

Dengan adanya internet, saya bisa memiliki 2 pekerjaan dalam 1 waktu. Bisa jadi karyawan di dunia offline, dan juga jadi salesman di dunia online. Menarik bukan? Tentunya dengan 2 pekerjaan ini, penghasilan saya pun juga punya perbedaan. Dari yang tadinya datar-datar aja, menjadi meningkat sedikit lebih banyak daripada biasanya.

Oleh karena itu, saya heran sama orang yang masih suka mengkotak-kotakkan antara karyawan dengan bisnisman. Seolah-olah 2 pekerjaan itu ga bisa digabung jadi satu. Karyawan dan bisnisman diibaratkan sama mereka tuh kayak air dan minyak.

Saya bisa membuktikan kalo hal itu ga benar. Justru dengan menggabungkan keduanya, kita punya revenue stream lebih banyak. Kalo bisa dapat lebih banyak, kenapa ga dilakukan ya ga?

Prinsip saya sih gini, selama uang yang saya hasilkan dari cara yang halal, semua kesempatan akan saya coba untuk bisa menghasilkan uang.

Dulu marketing/sales adalah salah 1 hal yang paling tidak saya sukai. Sampai akhirnya, Tuhan menyadarkan saya bahwa ternyata apa yang tidak kamu sukai sebenarnya adalah hal yang paling kamu cintai nantinya. Itulah hubungan saya terhadap dunia sales, dari benci jadi cinta.

Karena dari sales dan marketing ini saya belajar banget hal yang tidak bisa saya dapatkan di tempat saya bekerja. Jadi karyawan "jualannya" hanya di awal ketika interview pekerjaan, sisanya saya jualan keahlian yang memang sudah seharusnya saya kerjakan. Jadi ga terlalu banyak berinteraksi dengan sales secara langsung.

Dari internet saya bisa mendapatkan ilmu yang ga diajarkan di kampus dan sekolah. Karena saya kuliah di fakultas Teknik, tentu saja tidak ada hubungannya dengan marketing apalagi sales. Maka dari itu, beruntunglah kita yang hidup di zaman internet yang bisa diakses dengan mudah seperti sekarang.

Tidak ada lagi alasan ga bisa, ga mampu kerjain, ga punya ilmunya segala macam. 

Hey! Sekarang ada youtube, ada blog ada podcast dan itu semua bisa diakses asal kita punya akses internet, dimanapun! Jadi stop buang-buang waktu mencari alasan karena itu sudah terlalu klasik. Alasan ga punya modal itu udah ga relevan lagi karena sekarang dengan internet saja kita bisa jualan dengan cara gratis!

Gila sih kalo masih ada orang yang masih beralasan 'ga bisa' karena sekarang ilmu bisa diakses secara gratis. 

Jadi mulai dari sekarang, coba hal baru yang bermanfaat untuk diri sendiri di masa depan. Berapapun umurmu, tidak ada kata terlambat untuk belajar. Yang ada hanya orang yang mau belajar dan tidak mau belajar.

20 TEORI 80 PRAKTIK

Dulu, saya seorang yang paling malas ngapa-ngapain. Terlalu sibuk dengan zona nyaman. Waktu itu, zona nyaman saya adalah kemalasan.

20 persen teori 80 persen praktik

Pada masa itu saya merasa punya waktu yang sangat banyak di dunia ini. Sehingga, tidak apa-apa untuk sekadar malas-malasan seminggu 2 minggu tanpa kegiatan produktif sama sekali. Apalagi waktu itu saya masih ngekos, jadi benar-benar di luar pengawasan orang tua.

Untuk itu saya nyatakan diri saya menyesal untuk ke-2 kalinya. Yang pertama sudah saya ceritakan mengapa saya menyesal menjadi pemalu beberapa waktu lalu. Menyesal karena menjadi seorang pemalas.

Saya tau penyesalan akan selalu datang terlambat. Semoga teman-teman juga tidak merasakan penyesalan yang sama seperti saya.

Untuk itu, saya menuliskan ini di sini. Agar teman-teman yang masih dalam usia produktif dan lagi semangat-semangatnya untuk terus berkarya apapun halangannya. Apalagi hanya sekadar malas.

Kalo masih bingung mau berbuat apa untuk bangsa ini, berbuatlah setidaknya untuk diri sendiri dan orang sekitarmu dulu. Pelajari apa yang kamu suka, fokus pada hal tersebut, tekuni dan konsisten berlatih/praktik.

Gunakan rumus 20% teori dan 80% praktik. 

Pelajari teori sebanyak 20% sisanya gunakan waktumu untuk mempraktikkan teori yang kamu pelajari. Ulangi hal tersebut setiap hari. Minimal dalam 6 bulan kamu akan merasakan hasilnya, walaupun belum terlalu signifikan

Tapi dari situ, kamu akan tau bahwa ada sesuatu yang bisa kamu hasilkan dari yang kamu tekuni.

Tidak ada yang lebih menyenangkan daripada mendapatkan uang dari hobi yang kita kerjakan.
Tidak apa kamu dicap ga pernah bergaul karna apa yang kamu kerjakan membuatmu terlihat menjauh dari mereka. Tunjukkan sama mereka kalo yang sedang kamu kerjakan ini adalah untuk masa depanmu.

Teman-temanmu tidak bertanggung jawab dengan baik buruknya masa depanmu. Dirimu sendirilah yang menentukannya.

Konsistensi yang tinggi akan membuahkan sebuah karya yang tidak pernah mengkhianati hasil. LIhat bagaimana seorang ATTA Halilintar yang membangun channel youtubenya dari 0 sampai menjadi youtuber #1 di Asia?

Awalnya sudah pasti "berdarah-darah" dulu, ada banyak waktu yang dikorbankan. Bisa jadi waktu main dan nongkrongnya malah berkurang. Tetapi apa yang dia perjuangkan di masa lalu, hasilnya bisa didapatkan di masa sekarang.

Mempraktikkan teori yang saya pelajari membuka mata saya, bahwa apa yang dituliskan di dalam sebuah buku teori itu tidak akan 100% sama. Karna pada dasarnya, praktik akan lebih sulit daripada teori.

Tapi, dengan praktik, saya jadi tau kendala apa yang dihadapi dan bagaimana menemukan solusinya. Itu tujuan utama dari praktik sebetulnya. Kita harus praktik agar kita bisa mencari solusi dari apa yang kita kerjakan.

Dengan praktik kita juga akan mengetahui kesalahan apa saja yang akan kita lakukan. Dan mengevaluasi kegiatan tersebut. Mengulang lagi praktiknya di awal, namun dengan hasil evaluasi yang baru.

Sebuah mahakarya itu adalah kesalahan yang berhasil yang dilakukan berulang-ulang secara konsisten.

Jadi, ketika praktik tidak perlu takut salah. Karna sudah pasti akan salah. Kalo udah pasti salah, kenapa harus takut? Ya ga?

Masukkan ke dalam pikiranmu bahwa "melakukan kesalahan bukan aib, melainkan sebuah tanda bahwa kita belajar". Ga semua orang mau belajar, dan ga semua orang mau menerima sebuah kesalahan adalah berkah. Kalo kamu bisa melakukannya, kamu sudah 1 langkah lebih dekat keberhasilan.

Selalu barengi belajar, praktik dengan ikhtiar kepada Tuhan juga. Doa ga boleh putus, percaya aja kalo Dia bakalan denger doa kita yang selalu dipanjatkan. Doa yang baik-baik, doa yang bagus-bagus, biar Tuhan senang kalo ada Hamba-Nya yang pengen berubah jadi lebih baik.

Semoga mudahkan. Aamiin.

ga mau ketinggalan materi mindset dan bisnis online terbaru? Langsung subscribe aja ke channel telegram saya

DREAM HACKING

Pernah kebayang ga, sebesar apa mimpi yang kamu punya?⁣⁣
⁣⁣
Sudah sejauh apa usaha yang dilakukan untuk mewujudkan mimpi itu? Udah mikir seberapa keras untuk bisa ketemu cara ngewujudin mimpi itu dengan cara yang "mudah"⁣⁣
⁣⁣
Saya menyebutnya: dream hacking⁣⁣


mindset bisnis online⁣⁣
Ketika kita meretas (hack) sebuah sistem, tentu sesuatu yang sebelumnya sulit kita akses jadi lebih mudah bukan?⁣⁣
⁣⁣
Contoh simplenya ketika main game deh.. coba temen-temen ingat.. kira-kira game apa yang susah banget ditamatin sampe kita perlu cheat untuk bisa dapatin amunisi tak terbatas atau senjata terkuat di game itu?⁣⁣
⁣⁣
Cheat itu adalah cara kita meretas game itu untuk jadi lebih mudah.⁣⁣
⁣⁣
Kebayang, ya? ⁣⁣
Oke lanjut..⁣⁣
⁣⁣
Dalam mengembangkan usaha/bisnis kita, pasti punya mimpi/tujuan yang mengiringikan? ⁣⁣
⁣⁣
Ga mungkin dong ngejalanin bisnis tanpa punya tujuan? Ya ga? ⁣⁣
⁣⁣
Nah mimpi/tujuan inilah yang mentenagai saya untuk terus konsisten menjalankan bisnis sampe sekarang.⁣

Misalnya saya, tujuan saya ngejalanin bisnis adalah biar saya tetap punya penghasilan meskipun udah ga ngantor lagi dan punya lebih banyak waktu buat keluarga.⁣⁣
⁣⁣
Sekarang alhamdulillah udah terwujud walaupun penghasilan masih ga sebanyak waktu ngantor.⁣⁣
⁣⁣
Gapapa, pelan-pelan aja..⁣⁣
⁣⁣
Kalo udah terwujud, coba naikin levelnya..⁣⁣
⁣⁣
Sekarang saya pengen punya rumah sendiri+penghasilan 25 juta per bulan dari bisnis online saya. Ini yang masih diperjuangkan.⁣⁣ Dengan begini, saya akan terus punya tenaga dan mencari cara untuk merestas mimpi ini agar cepat terwujud.⁣⁣
⁣⁣
Salah satu caranya adalah memperbanyak networking dan ngumpul sama orang-orang yang 1 vibrasi.⁣⁣
⁣⁣
Tulisan ini jadi ketika sebelumnya tadi sore ngumpul sesama anggota produk custom yang saya ikuti. Alhamdulillah dapat insight baru dari temen-temen ini.⁣⁣


mindset bisnis online
⁣⁣
Ketemu cara baru meretas mimpi jadi lebih cepat terwujud.⁣⁣
⁣⁣
Oh iya.. meretasnya bukan dengan cara yang culas/ga halal ya 😅⁣⁣
⁣⁣
Kalo ga punya komunitas offline, bisa ketemu di jejaring dunia maya. Gabung ke grup online telegram, whatsapp, atau facebook.⁣ Ikut kelas mentoring/ecourse berbayar.⁣
⁣⁣
Mau itu online ataupun offline, yang bikin hasilnya nampak adalah actionnya. Sejauh mana kita bisa praktikkin apa yang udah diperoleh di komunitas online maupun offline itu.


Kalo pengen nambah ilmu di dunia kepenulisan, bisa join ke komunitas menulis atau komunitas blogger. Kayak di Banjarmasin aja ada 3 komunitas blogger banjarmasin. Mau yang full menulis buat cari duit, atau menulis untuk sekadar menyalurkan hobi sambil sesekali dapat duit atau gabung ke komunitas blogger khusus cewe? Di Banjarmasin ada semua.

Contoh lagi..

Kalian suka banget sama seni, entah itu lukis, gambar atau sketsa. Kalian bisa cari komunitas seniman offline maupun online. Kalo offline mungkin bisa langsung datang ke tempat mereka biasa ngumpul. Masih malu datang langsung? Mungkin bisa hubungi admin medsos mereka untuk ikut gabung via online dulu.

Semua ada caranya, semua ada solusinya. Yang penting ga takut untuk bergerak.

Kita tuh dituntut jadi manusia untuk banyak aksi, bukan banyak mikir. Miliki mindset yang bertumbuh dan terbuka terhadap solusi/peluang sekecil apapun. Bukan malah terkurung dalam mental block yang bikin diri sendiri jadi ga berkembang.

Selalu mencari cara untuk bisa meretas mimpi jadi lebih cepat diwujudkan adalah salah satu bentuk ikhtiar kita sama Tuhan. ⁣⁣
⁣⁣
Dengan dibarengi doa, semoga mimpi temen-temen bisa lebih cepat untuk diwujudkan. ⁣⁣
⁣⁣
Insya Allah.. aamiin..⁣⁣


Ga ada kata tidak mungkin, asal kita mencoba.

Gabung ke channel telegram saya untuk bisa dapatkan materi bisnis online tiap hari secara GRATIS!

Energi Untuk Tetap Konsisten

Perjalanan mewujudkan mimpi seorang manusia, tidak akan mungkin selalu mulus. Pasti akan ada halangan yang siap menghadang. Semakin besar mimpi yang ingin diwujudkan, semakin banyak halangan yang akan kita hadapi.

energi untuk tetap konsisten

Pertanyaannya adalah:

Apakah kita udah siap menghadang rintangan tersebut?

Kunci utama mewujudkan mimpi adalah konsistensi. Di dalam konsistensi ada sekumpulan disiplin ilmu, mindset dan ketekunan yang harus terus terjaga selama mewujudkan suatu mimpi itu. Seperti yang kita tau, punya salah 1 dari ke-3 kombinasi itu susahnya minta ampun.

Tapi susah bukan berarti ga mungkin, ya.

Kalo ada orang yang sudah pernah berhasil, artinya pasti bisa terjadi juga sama kita. Sekarang tinggal kita, pengen hidup dalam mimpi atau hidup mewujudkan mimpi? Pilih mana?

Kalo pilih untuk mewujudkan mimpi, yuk mari kita cari tenaga yang bisa bikin kita tetap konsisten menghadapi tantangan dan rintangannya. 

Konsisten itu pekerjaan yang berat. Bahkan lebih berat dari sekadar menahan rindu ga ketemu sama pasangan. Karna konsisten itu musuhnya adalah diri sendiri. 

Dalam agama Islam sudah dikatakan bahwa seberat-beratnya perjuangan adalah perjuangan melawan diri sendiri.

See?

Kalo ga punya energi yang lebih besar daripada diri sendiri, tentu kita akan kalah.

Melawan kemalasan itu dengan konsistensi. Tapi energi melawan kemasalan itu aja masih belum cukup.

Energi yang mentenagai konsistensi adalah mimpi yang sudah kita tetapkan. Gantung mimpi setinggi langit, dan membumi untuk mewujudkannya.

Mimpi yang sudah kita tetapkan coba diselaraskan dengan keadaan sekitar. Apakah lingkungan kita mendukung? Apakah mimpi kita itu sudah melewati batas kemampuan kita atau belum?

Kalo lingkungan sekitar ga mendukung dan belum ada komunitas offline yang punya vibrasi yang sama kayak kita, cari komunitasnya lewat online. Samakan vibrasi biar atmosfir untuk mewujudkan mimpi selalu terjaga.

Apakah mimpinya udah melewati batas kemampuan kita? 1 hal yang saya tau, tidak ada mimpi yang terlalu besar untuk seorang manusia. Jadi mau setinggi segila apapun mimpinya, kalo emang udah tertanam di dalam kepala dan bisa mempengaruhi pola pikirnya pasti akan terwujud.

Istilah kerennya: semesta pun akan mendukung.

Nah sekarang liat lagi ke diri masing-masing. Apakah udah punya mimpi, atau malah justru ga ada mimpi apa-apa cuman sekadar menjalani hidup dan punya penghasilan udah cukup?

Semakin besar mimpi dan kekuatan lingkungan yang mendukung kita, energi yang kita dapat juga akan semakin besar. Yakin aja dulu.

Banyakin berteman sama orang-orang yang asik, jauhi teman-teman yang toxic

Tuhan itu suka ngeliat hambaNya bersungguh-sungguh. Dengan begitu mereka punya arti dalam hidup. Hidup cuman sekali jadi sebisa mungkin wujudkan mimpi yang gila sekalian. Ga sekadar menjalani kehidupan.

Jadi energi paling besar untuk bisa konsisten adalah punya mimpi/target besar yang siap diwujudkan.

Sekarang saatnya, bukan besok atau bulan depan.

Menunda-nunda itu salah satu ciri orang malas mewujudkan mimpi. Saya termasuk ke golongan ini. Sampai saya sadar ternyata hidup saya selama ini ga ada artinya kalo ga punya mimpi.

Sekarang ada target, ada tujuannya yang jelas. Badan, hati, pikiran saya semua bergerak. Ga ada lagi menunda-nunda. Kerjain sekarang atau mimpi saya tertunda terus. Pilihannya cuman itu.

Buat target per bulan, per 6 bulan bahkan per tahunnya. Semakin spesifik targetnya, semakin bagus. Kasih angka, misalnya bulan ini mau nyelesaikan berapa buku, setahun harus tamat berapa buku yang dibaca.

Kalo ada angkanya, akan lebih gampang untuk dipecah-pecah jadi kegiatan per hari agar bisa mencapai target. Anggap aja lagi bayar hutang dengan cara nyicil. Kalo hutang ga lunas ya beban buat kita sendiri kan? Makanya harus lunas.

Selalu ingat kalo target harus kaku dan caranya boleh fleksibel. Bukan dibalik.

Join dan subscribe ke channel telegram saya untuk dapatkan info tips trik terbaru tentang digital marketing GRATIS TIAP HARI!

Apakah Sukses Harus Bangkrut Dulu

Ketika sering nonton video dan baca tulisan-tulisan para pebisnis sukses, ada satu kesamaan yang ada dalam kisah mereka. Sama-sama pernah terlilit hutang sebelum akhirnya bangkit dan kemudian bisa dikatakan "sukses" versi kita.

apakah sukses harus bangkrut dulu

Lalu timbul pertanyaan: Apakah harus bangkrut dan terlilit hutang dulu untuk bisa bangkit lagi dan sukses?

Kondisi kayak gini jadi kegelisahan saya beberapa waktu lalu. Kenapa bangkitnya seorang pebisnis harus dimulai dengan kebangkrutan dan hutang yang banyak sampai bermilyar-milyar?

Kemudian saya berpikir: Apakah bisa sukses tanpa harus ada hutang?

Takutnya, para pebisnis pemula kayak saya dan teman-teman yang lain malah ikut-ikutan nyari "bangkrut" biar bisa dikatain sukses setelah bangkit dari kebangkrutan. Kan ngeri kalo dibayangin.

Bahkan ada yang bilang, kalo pebisnis belum bangkrut 7 kali, namanya bukan pebisnis. Waduh!

Padahal mereka bangkrut karna emang polos aja. Kebanyakan cerita yang saya dengar dan baca, para pebisnis yang pernah bangkrut biasanya karna masih "polos" banget di dunia bisnis. Ada yang ketipu partner sendiri, ada yang terlalu berani ngutang tanpa ngerti resiko di depannya, ada yang berani invest banyak tapi ga ngerti kalo marketnya udah ga ada.

Semua karena kepolosan alias ketidaktahuan mereka.

Artinya kalo kita udah bisa baca kisah gagal mereka, kita bisa menghindari hal itu saat ini. Kegagalan mereka bisa kita jadikan pelajaran untuk diri sendiri agar tidak bisa menjadi seperti itu.

Jadi bisa disimpulkan: ga harus bangkrut dulu untuk jadi seorang pebisnis sukses.

Tapi.. apakah dengan tidak adanya hutang kita patut merasa tenang menjalankan bisnis kita?

Ya dan tidak.

Ga ada hutang bukan berarti kita ga punya tanggungan. Kita tentunya punya target yang akan dicapai dalam bisnis kan? Nah itu juga tanggungan. Itu hutang kita, sama bisnis kita sendiri.

Kalo targetnya ga nyampe, barti kita punya "hutang". Hutang kalo ga dilunasin jadinya numpuk terus. Nah ini juga bisa dijadiin bahan bakar untuk ngembangin bisnis kita. Karna kalo ada hutang, maka ada target. Kalo ada target kita bisa ngukur kemampuan kita untuk mencapai target itu. Dari target bulanan, mingguan, sampai harian.

Jadi kesuksesan dalam bisnis ga ditentukan ada tidaknya hutang. Tapi ada tidaknya target untuk bisnis kita sendiri. Kalo ga ada target gimana? Bisnisnya bisa jalan juga, tapi ga ada tujuannya.

Kayak kita naik taksi, tapi ketika ditanyain tujuannya kemana malah jawab "jalan aja dulu pak". Trus ditanya sama supirnya "bapak punya uang berapa?" "100 ribu nih pak". Trus kita diajakin keliling-keliling sampe argometernya 100 ribu.

Iya kalo supirnya baik, diajakin keliling begitu nyampe argonya 100ribu stopnya di depan rumah. Kalo ga? Diajakin keliling jalan tol, trus di drop di tengah jalan tol ga tau gimana pulangnya. Kan repot?

Itulah pentingnya target. Dan target ga mesti harus berupa utang. Tapi juga bisa target profit, omzet atau apapun yang penting ada angkanya.

Intinya harus ada target yang ditentukan, sehingga kita tau kemana arah kita melangkah.

Semoga tercerahkan.
Semoga bermanfaat.

Join ke Channel telegram saya untuk dapatkan motivasi, mindset, tips dan trik bisnis harian GRATIS!

Lebaran Harus Punya Mindset Baru

Bentar lagi lebaran ya? Bulan puasa terasa cepet berlalu, maksimalkan beberapa hari tersisa untuk ngelakuin hal-hal yang produktif, ya!

lebaran punya mindset baru

Gimana persiapan lebarannya? Udah dapat baju baru untuk dipake? 

Kenapa ya lebaran selalu identik sama baju baru? 

Akhir-akhir ini saya sering gelisah sama pertanyaan itu.

Kenapa harus selalu nyari baju baru untuk dipake buat lebaran? Emang baju yang kemaren udah ga bisa dipake lagi? Emang selama ini kalo pake baju lama akan dijadiin bahan gosip tetangga sekomplek? Kayaknya ga juga deh ya?

Menurut saya, lebaran pake baju baru itu udah ga relevan lagi di zaman sekarang. 

Kenapa ga relevan? Kita jadinya cuman fokus nyari baju baru daripada membuat diri jadi lebih baik. Padahal, makna lebaran sesungguhnya adalah kita yang lahir sebagai manusia baru setelah dibasuh oleh bulan puasa sebulan penuh.

Baju baru cuman manifestasi istilah yang dimanfaatkan oleh pihak marketing retail dengan jenius. Sebetulnya, ga punya baju baru pun ga masalah. Yang terpenting diri kita imannya dan ketakwaannya meningkat daripada tahun lalu. Seharusnya ini yang kita pegang.

Lagian percuma juga punya baju baru tapi level keimanannya ga meningkat jadi lebih baik. Beli baju baru cuman buat pencitraan doang. Buat apa? Itulah kenapa saya rada kurang suka dikasih baju waktu hari lebaran. Dan lebih males lagi kalo diharuskan pake baju baru waktu mau solat ied ke mesjid. Aneh banget rasanya.

Pake baju yang kemaren aja kenapa sih memangnya?

Daripada sibuk mikirin baju baru apa yang dipake, mending ubah konsepnya. Gimana kalo gini: Lebaran harus punya mindset baru.

Mindset yang kayak gimana? Karna saya sedang bisnis online, jadi udah pasti mindsetnya tentang bisnis online. Karna ternyata masih banyak hal yang belum saya tau di dunia bisnis, terutama soal mindset ini.

Mindset mindblowing sejauh yang saya pelajari adalah "target harus ngotot, caranya bisa fleksibel". Artinya seberapapun targetnya, harus dicapai dengan cara apapun asal halal. Dan target ga boleh diubah-ubah segimanapun caranya.Yang boleh diubah adalah cara untuk mencapai targetnya.

Saya dulu kebalik, yang saya ubah targetnya, caranya ya gitu-gitu aja. 

Berkat nonton video-video empowering mindset dari DewaSelling, akhirnya saya tercerahkan. Selama bulan puasa, saya mencekoki diri dengan materi video yang berhubungan sama mindset bisnis. Karna saya ngerasa masih kurang banget dalam hal itu.

Saya berterima kasih banget sama mentor jarak jauh saya, Mas Dewa Eka Prayoga dan Abang Rendy Saputra (yang ternyata sesama keturunan Banjar walaupun beda provinsi) yang membantu saya punya mindset baru untuk bertumbuh.

Jadi, saya ngajakin temen-temen semua untuk punya mindset bertumbuh di hari lebaran nanti. Ga cuman punya baju baru doang tapi pola pikirnya masih segitu-gitu aja. Kita sebagai umat muslim diajarkan untuk terus bertumbuh. Waduh jadi dakwah nih.. udah bukan porsi saya.

Intinya saya cuman mau ngasih konsep baru aja. 

Bahwa baju baru tidak sama dengan diri yang baru. Daripada uangnya dipake buat beli baju baru yang ujungnya cuman buat pencitraan, mending dipake untuk investasi leher ke atas yang manfaatnya bisa digunakan untuk kita semakin bertumbuh di masa depan.

Selamat hari raya Idul Fitri,mohon maaf lahir dan batin, ya!
Semoga tulisan saya ini ada manfaatnya.

Channel telegram

Mengatasi Rasa Malas

Assalamualaikum..! Apa kabar temen-temen?

Alhamdulillah akhirnya nulis lagi, setelah biasanya cuman nulis di status facebook dan channel telegram aja hahaha..



Selama tahun 2019 ini, saya lebih banyak aktif di 2 platform tersebut. Karna memang sedang membangun kembali brand saya sendiri yang setelah sekian lama ga kepikiran untuk dibangun.

Saya baru tau ternyata personal branding itu adalah kunci penting dalam kita bermedia sosial. Khususnya yang pengen punya bisnis online jangka panjang. Tapi saya ga akan ngomongin personal brand di sini, saya pengen ngebahas rasa malas.

Malas itu sepertinya masalah semua orang, ya?

Termasuk saya dan anda yang lagi baca tulisan ini, kan? Hehehe ngaku aja gapapa..

Kalo boleh dibilang, saya ini orangnya pemalas banget! Bahkan kadang suka malas mandi, karna malas keluar kamar. Nah lho malasnya bisa bertumpuk gitu? Hahahha

Keliatan kan gimana malasnya saya?

Tapi semakin lama, saya kok jadinya gelisah ya? Kayak ga nyaman kalo terus-terusan kayak gini. Di kamar cuman main hp buka instagram skroll-skroll bentar, tutup lagi. Buka twitter skroll skroll bentar tutup lagi. Buka whatsapp gitu lagi, buka LINE gitu lagi.

Kayak ga ada faedahnya hidup..

Akhirnya saya sadar, bahwa kemasalan ini harus segera dilawan!

Pelan-pelan saya mencoba ngelawan rasa malas. Awalnya berat banget. Dari yang awalnya cuman rebahan di kamar, saya lawan dengan duduk. Dari awalnya duduk cuman skroll-skrool medsos ga ada faedahnya, saya lawan dengan skroll medsos (tetep) tapi sambil cari info yang bermanfaat untuk dibaca atau ditonton.

Lama-lama kelamaan, saya jadi terbiasa seperti itu setiap harinya.

Malah keadaannya sekarang berbalik.

Dulunya skroll instagram buat liat-liat foto orang doang, sekarang skroll instagram untuk nyari info-info bagus yang bisa dishare kembali. Buka youtube juga sekarang mulai mencari video-video yang berhubungan sama personal branding dan bisnis online. Pokoknya berusaha banget untuk nonton video yang kayak begitu. Sesekali bisa sih nyari hiburan untuk channel tertentu, tapi ga keseringan.

Kayak nulis, ngeliat sendiri kan di bulan April tulisan saya cuman 3? Itu karna saya berusaha setengah mati ngelawan rasa malas. Akhirnya bisa nulis lagi, tapi lebih banyak di facebook dan channel telegram. Lagi-lagi karna keperluan untuk ngebangun personal branding tadi.

Intinya, mengatasi rasa malas itu dengan cara melawan balik.

Kalo didiemin akan makin menjadi.

Apapun rasa malas yang anda miliki saat ini, lawan dengan cara melakukan yang malas itu. Misalnya malas mandi, lawan dengan langsung mandi. Malas baca buku, lawan dengan baca buku dari halaman pertama.

Lawan terus sampai anda merasa ketika malas itu datang, malah ga suka.

Karna malas itu bikin kita jadi ga produktif.
Malas bikin manusia jadi ngerasa nyaman sama keadaan sekarang.
Padahal malas bikin kita justru tertinggal dengan yang lainnya di masa depan.

Kutipan favorit saya yang paling nampol ketika rasa malas datang adalah ini:
Ketika kamu malas ingatlah ada orang yang sedang bekerja keras untuk bisa berada di posisimu
Jadilah orang dengan versi yang lebih baik di setiap harinya. Maka malas akan menjauhi anda saat itu juga.

Semoga bisa bermanfaat untuk teman-teman.

Kalo mau join ke channel telegram saya bisa langsung klik:
http://bit.ly/DEMASTAH
http://bit.ly/DEMASTAH
http://bit.ly/DEMASTAH

Mau Jadi Lebih Baik? Lakukan Hal Ini

Ketika saya membaca sebuah postingan di facebook, kurang lebih dituliskan seperti ini:


"Ketika kamu ingin mendapatkan sesuatu yang belum pernah dicapai, maka kamu harus melakukan sesuatu yang belum pernah dilakukan"

Saya langsung tercelut, karna kutipan ini ada benarnya. Ditambah lagi dalam waktu yang berdekatan saya juga membaca tulisan dengan tema serupa di channel telegram. Intinya kalo ingin menambah digit penghasilan anda, berarti harus melakukan sesuatu yang berbeda dari yang sekarang.

Mau Jadi Lebih Baik Lakukan Hal Ini

Apa yang mesti dilakukan?

Bisa dimulai dari hal sederhana yang belum pernah dilakuin. Contohnya merapikan tempat tidur atau membaca buku tiap pagi hari. Apapun yang menurut anda kegiatan yang belum pernah dilakukan sebelumnya, lakukan. Asalkan kegiatan positif, bukan malah bikin ga produktif.

Kenapa harus dari hal kecil dulu? 
Ga langsung yang besar misalnya ikut seminar bernilai ratusan ribu bahkan jutaan gitu? 

Bisa aja sih kayak gitu, tapi saya pengen anda terbiasa dari hal kecil terlebih dulu. Karna yang kita lakukan perlu komitmen dan konsistensi yang tinggi. Karna hal yang dilakukan ini, ga cuman sehari dua hari terus selesai. Tapi tiap hari, bahkan ketika anda bosan tetap harus ngelakuin. 

Gimana? Sanggup?

Kalo bukan karna kekuatan konsistensi, mindset, komitmen dan motivasi yang tinggi, saya yakin ga ada yang bisa bertahan. Karna saya udah ngebuktiin sendiri, konsisten itu berat. Makanya kita perlu membiasakan untuk konsisten pada hal kecil dulu.

Anggap aja kayak latihan lari. Ga mungkin kan pertama kali coba lari langsung sprint 500 m? Pasti dari jarak yang pendek dulu. Biar tubuh, otot dan otak terbiasa sama gerakan dan kecepatannya. Begitu juga di dunia digital marketing.

Kalo anda blogger yang pengen nambah penghasilannya, berarti anda harus mau melakukan hal-hal kecil yang belum pernah/ga mau dilakuin. Misalnya: riset konten dari 5-10 sumber berbeda, riset keyword dari yang utama sampai longtail keyword yang tertarget, nulis dari 500 kata jadi 1500 kata per pos, dari update tiap minggu jadi update tiap hari, dan lainnya.

Berat, ya keliatannya? 

Ga perlu dilakuin semuanya sekaligus, kok. Bertahap dulu, misalnya di minggu pertama lakukan contoh 1 sampe terbiasa, lalu minggu ke 2 lanjut lagi contoh 2. Nanti kalo semua contoh tadi udah berulang 3 kali, anda akan merasakan sendiri perbedaannya kayak gimana.

Lalu, kalo anda pebisnis pemula kayak saya, yang omzetnya masih belum tetap tiap bulannya, harus mau ngelakuin sesuatu yang beda untuk diri sendiri dan untuk bisnis kita. 

Contohnya: pelajari konten bisnis tiap hari, kalo misalnya ga ngerti tentang personal branding tonton video/baca ebook yang ngebahas personal branding tiap hari, kalo malas upload, usahakan upload tiap hari minimal 3 kali, dan lainnya.

Yang penting kita menciptakan kebiasaan dulu. Menciptakan kebiasaan baru itu sulitnya cuma di awal aja. Kalo udah terbiasa, kita akan ngerasa aneh sendiri 1 hari aja skip ngelakuinnya. Cobain deh kalo ga percaya.


Kalo udah ketemu "iramanya" nanti kita akan terbiasa dengan sendirinya.

Kebiasaan-kebiasaan kecil ini dilakuin, pelan-pelan ditingkatkan ke level yang lebih advance. Begitu terus sampe akhirnya kita berada di titik dimana kita ga kebayang bisa ada di situ.

Semoga paham sama tulisan ini, ya. Kalo ga paham boleh kontak saya di aplikasi Telegram Saya atau mau langsung add facebook saya juga bisa, silakan langsung klik Facebook Saya aja. Insya allah dijawab kalo lagi ga ada kesibukan.

Cara Agar Produk Atau Jasa Tetap Laku Berapapun Harganya

Semenjak semakin mendalami dunia online marketing, semakin banyak yang gue ga tau. Ternyata online marketing itu banyak banget ilmunya. Banyak banget insight baru yang selama ini ga gue tau. Justru semakin menarik ketika ga tau, jadi gue semakin mencari tau hal tersebut dan akan menemukan hal baru lagi.


Dari online marketing, gue jadi tau ternyata banyak hal yang bisa jadiin bisnis dari online marketing ini. Mulai dari jualan tupperware yang bisa dilakuin secara online melalui instagram atau marketplace, buruh grafis yang sekarang bisa dapat job dari luar negeri dan bayarannya bukan rupiah lagi, tapi dollar, men! Keren ga tuh? Cuman modal online marketing doang!

Nah kalo udah ngomongin rupiah, kita langsung masuk ke intinya aja. Gimana caranya nentuin harga kalo jualan online? Pasti yang pemula masih pada takut nentuin harga sendiri. Takut kemahalan lah, takut kemurahan lah, mental blok yang paling bikin kzl itu adalah "takut ga laku". Kalo takut ga laku kayak gini pasti pemula banget nih belajar jualan hahahaha..

Bukan gue ngerasa senior banget, ya. Tapi karna gue tau sebenernya bukan karna produknya yang kemahalan atau produknya yang terlalu murah yang bikin ga laku. Pertama karna emang mental penjualnya aja yang masih ga PD sama produk/jasanya sendiri. Kedua karna target marketnya salah.

Darimana gue tau itu semua? Ya karna belajar sama mentor gue. Kebetulan banget bisa belajar sama mentor yang tepat dan cocok. Ga cuman bikin cepet ngerti, tapi juga bisa ngubah mindset dan mental block gue soal jualan selama ini. Termasuk menjual produk/jasa dengan harga yang jauh di atas rata-rata.

Nah caranya gimana biar bisa kayak gitu?

1. Kenalin Produk/Jasamu Sedetail-detailnya

Hal pertama yang mesti diperhatikan adalah product knowledge yang harus dikuasain benar-benar. Jadi kalo misalnya ada yang nanya produk yang kamu jual, kamu bisa jawabin pertanyaan-pertanyaan mereka. Karna buyer itu cuman perlu dijawab pertanyaannya, gengs! Mereka tu pengen dibikin percaya sama kita, jadi jawab dengan tepat dan secepat mungkin pertanyaan mereka.

Karna buyer itu perlu dipuaskan rasa ingin tahunya. Setelah itu terpuaskan, asal kalian jawab pertanyaan mereka dengan benar, penjualan pun bisa terjadi. Karna jualan itu yang penting pelayanannya, kalo pelayanan oke, harganya berapapun orang pasti bayar kok.

2. Buat Penawaran Yang Beda

Zaman sekarang ga ada bisnis/jasa yang bener-bener beda. Semuanya hampir sama aja, yang ngebedain sekarang penawarannya. Buyer sebagai konsumen dikasih kebebasan untuk memilih penawaran yang cocok buat dia. Nah tugas kita sebagai penyedia produk/jasa adalah ngasih penawaran yang beda.

Misalnya kalo lu jual buku, kalo jual buku aja kan toko buku juga jual. Kasih penawaran yang beda, misalnya beli 2 buku gratis tumblr. Atau beli buku di tempat lu, pembelian berikutnya akan dapat harga reseller diskon 25%. Macam-macamlah, ya, lu bisa kreasikan sendiri gimana bagusnya.

3. Layani Dengan Sepenuh Hati

Jualan itu intinya adalah pelayanan. Buyer cuman mau dilayani, dihormati karna dia yang punya uang. Sudah sewajarnya kita sebagai penjual, melayani mereka. Secerewet apapun, asal ga aneh-aneh layanin aja. Apalagi kalo kita udah ngelayanin kecerewetan dia dengan sabar, terus dia bilang "maaf ya cerewet, kak" naah itu udah tanda-tanda mau terjadi transaksi biasanya hahaha.

Intinya harus sabar dan mesti banyak lapang dada. Karna ga semua buyer itu datang untuk beli, bisa aja cuman pengen cek harga atau sekadar ngisengin doang. Banyak kok kejadian penyedia produk/jasa yang dikerjain sama buyer. Jadi gausah baper, ya kalo dikerjain. Tarik nafas lalu hembuskan dan ga usah dipikirin lagi oknum kayak gitu.


***
Tapi itu semua ga akan bisa terjadi kalo kalian ga belajar hal paling basic dalam dunia penjualan: copywriting. Semua usaha promosi di medsos dan digital marketing ga akan berarti kalo ga disertai dengan copywriting. Gimana biar mahir copywriting? Tentu saja dengan sering latihan menulis.



Nah salah satu cara untuk bisa sering nulis adalah gabung ke komunitas menulis. Kebetulan banget gue sekarang tergabung di komunitas blogger banjarmasin bernama Pena Blogger Banua. Di komunitas ini, salah satu agenda online rutinnya adalah "Arisan Blog" dimana setiap member yang mendaftar di arisan blog, berhak untuk mendapatkan backlink dengan kata kunci yang udah ditentukan oleh si pemenang arisan.

Jadi setiap bulan pasti harus ada 1 tulisan baru, karna setiap peserta arisan wajib untuk menulis 1 artikel tiap bulan. Sehingga, blognya tetap update meskipun cuman 1 artikel per bulan. 
Seedbacklink