MAKANAN HALAL, AMAN, DAN RAMAH LINGKUNGAN DI HOKBEN BANJARMASIN

Ketika melihat promosi HokBen akan dibuka di Banjarmasin, ingatan saya langsung melayang ke masa lalu. Dulu namanya masih Hoka-Hoka Bento, waktu zaman saya SD. Di Banjarmasin pada zaman itu belum kenal yang namanya mall. Jadi dulu Hoka-Hoka Bento ini bukanya di pinggir jalan raya dengan 1 gerai. Waktu berlalu begitu cepat Hoka-Hoka Bento berganti nama jadi HokBen dengan wajah yang lebih segar serta beragam inovasi yang mengikutinya.

HokBen Terdekat
HokBen Banjarmasin Menjadi Gerai Ke-350 di Seluruh Indonesia

Salah satu yang paling menarik buat saya adalah HokBen yang sekarang benar-benar menjaga mutu kualitas makanannya dengan baik. Itu terbukti dari paparan Area Manager Kalimantan HokBen bapak M. Khairul Bashori dimana restoran HokBen sudah memiliki sertifikat Halal No. 00160048830908 dari MUI dan Sertifikat Sistem Jaminan Halal No. HC182/LPPOMMUI-CVR/X/2021. 

HOKBEN BANJARMASIN
Area Manager Kalimantan Bapak M Khairul Bashori

Untuk mendapatkan sertifikasi halal sendiri perlu jalan yang panjang karena harus memenuhi 11 kriteria yang sudah disebutkan oleh Kepala Bidang Audit LPPOM MUI Prov. Kalsel Ibu Lya Agustina, STP, Msi. Kalau 11 kriteria tadi sudah dipenuhi semuanya, baru bisa mengajukan sertifikasi halal. Tapi kalo 1 aja ada yang ga memenuhi kriteria tadi, maka bisa dipastikan ke-halal-an makanan tersebut diragukan. Kalo makanan diragukan kehalalannya, maka tidak bisa dikonsumsi oleh siapapun. Hanya bisa dibuang atau dikonsumsi oleh hewan.

Jadi sertifikasi halal ini akan menjadi jaminan kalau menu makanan dan minuman di HokBen sudah aman untuk dikonsumsi oleh pelanggan. Kalo kamu teliti, di setiap restoran HokBen akan selalu terpajang sertifikasi halal gede banget di deket meja pemesanan. Kalian bisa baca tuh detail tentang sertifikasi makanan halal mereka kayak gimana.

HOKBEN BANJARMASIN
Kabid Audit LPPOM MUI Kalsel Ibu Lya Agustina - HOKBEN BANJARMASIN

Selain menjamin makanan halal untuk dikonsumsi, ternyata HokBen juga sudah memperhatikan sisi pencemaran lingkungan juga. Sadar kalo mereka punya limbah plastik yang tidak bisa cepat hancur oleh alam, setiap sampah mika yang dihasilkan di restoran HokBen akan didaur ulang menjadi roster. Tepatnya, setiap 10 mika yang didaur ulang, akan menghasilkan 1 roster daur ulang. Keren banget ya!?

Tentunya HokBen ga sendiri untuk menjalankan aktivitas daur ulang ini. HokBen collabs sama Rebricks untuk mengolah sampah plastik mika bekas HokBen menjadi bahan bangunan roster ini. Oiya, roster ini juga bisa kamu lihat di resto HokBen Banjarmasin, lho!

Ga cuman plastik mika aja yang mereka daur ulang, setiap bahan sumpit yang ada di HokBen itu juga hasil dari daur ulang. Maksudnya bukan daur ulang dari yang udah dipake dicuci kemudian dikasih lagi ke pelanggan yang lain, ya! Ga gitu konsep daur ulangnya!

Selain mendaur ulang limbah plastik, para pegawai HokBen juga dilengkapi masker dan penutup kepala. Baik cewe maupun cowo semuanya memakai penutup kepala. Jadi ga khawatir tentang kualitas kebersihan penyajian makanan lagi deh!

HOKBEN BANJARMASIN
Menu HokBen Banjarmasin

Pada masa promosi kali ini, HokBen Banjarmasin sudah menyiapkan souvenir-souvenir menarik yang bisa didapatkan oleh pelanggannya. Ada bantal, payung, tumbler, dan berbagai produk gratis lainnya bila membeli dalam jumlah tertentu.

Selain inovasi disektor menjaga mutu dan kualitas makanan serta lingkungan hidup, HokBen juga berinovasi dari sisi mainstreamnya, yaitu menu makanan. Ada beberapa menu makanan terbaru yang bisa kamu cobain di HokBen Banjarmasin, diantaranya Bento Special, Paket ABCD, Simpel Set Teriyaki dan juga ada Ramen! 

Di samping menu terbarunya, HokBen juga tetap menyediakan menu khas mereka seperti Ekkado, Tori no Teba, egg Chicken Roll, HokBen Fried Chicken, Ebi Furai, Kani Roll, Beef/Chicken Teriyaki dan Yakiniku. Banyak banget ragam menu yang bisa kamu cobain di HokBen. Ga akan bosen ke sini berkali-kali karna kamu bisa gonta-ganti menu sesuai mood kamu pada saat itu. Enak banget, kan?

Misal pada tanggal 10, 13, 16 Maret 2023 ada hadiah Payung HokBen untuk setiap pembelian 2 paket Bento Spesial (1&4). Trus di tanggal 12, 15, 18 Maret 2023 ada hadiah tumbler, untuk pembelian 2 paket Bento Spesial yang tadi juga. Tanggal 19 Maret ada FREE Voucher makan HokBen 1 tahun senilai Rp. 800.000 setiap transaksi minimal Rp. 200.000. 

HOKBEN BANJARMASIN
Promo HokBen Banjarmasin

Masih ada lagi, Lucky Dip mulai tanggal 20 Maret 2023 - 7 April 2023 berupa hadiah menarik untuk setiap transaksi minimal Rp. 200.000 nett. Trus di tanggal 10 Maret 2023- 31 Maret 2023 setiap pembelian Pakret HokBen Friend Chicken 2 pcs + Nasi + TehBotol Sosro akan mendapatkan harga khusus dari Rp. 61.000 menjadi Rp. 42.000.

HokBen Banjarmasin menjadi gerai ke- 350 di seluruh Indonesia dan menjadi gerai ke- 2 di Kalimantan yang telah dibuka secara resmi. Gerai pertama di Kalimantan ada di Pontianak, tepatnya di Kubu raya yang dibuka pada Desember 2022 yang lalu.

Ketika nyobain salah satu menunya HokBen ini, saya langsung suka! Beef teriyakinya itu bener-bener lembut dan ga alot sama sekali ketika dikunyah. Kalo kata food vlogger tuh "ga ngelawan kalo digigit". Nah begitu tuh sensasinya ketika makan Beef Teriyakinya HokBen ini.

HOKBEN BANJARMASIN
Menu HokBen Bento Special - HOKBEN BANJARMASIN

Selain Beef Teriyaki yang ga ngelawan ini, saya sebenarnya masih penasaran sama menu Fried Chicken dan Ramennya. Sebagai pencinta ayam goreng, rasanya ga afdol kalo ga nyobain Fried Chicken khas dari HokBen. Sayangnya kemaren ga sempet nyobain. Next time aku pengen cobain deh!

Lokasi HokBen Banjarmasin ini adanya di Duta Mall 2 deket sama pintu masuk Transmart ya! Liatin aja banner warna kuning cerah udah keliatan kok! Buka dari jam 8 pagi sampai jam 10 malam ya.

TIPS TRAVELLING KE SINGAPURA

Travelling ke Singapura jadi salah satu destinasi liburan yang pengen banget gue lakuin. Karena gue belum pernah liburan ke luar negeri sejauh ini. Dalam negeri aja masih jarang, apalagi ke luar negeri. Makanya berkhayal travellingnya ke negara terdekat dulu. Kalo ga Singapura atau Malaysia lah. Syukur-syukur perginya bisa gratis alias dibayarin, ya! Wahahahahk!

jalan-jalan ke singapura
Tips Travelling ke Singapura

Mumpung berkhayal itu gratis, harus total berkhayalnya ya ges! Siapa tau pas kita lagi berkhayal, ga sengaja ada malaikat lewat terus ngedoain khayalan kita, ya kan? Positif aja dulu yang penting. Ga boleh putus harapan sedikit pun.

Oke balik lagi ke travelling ke Singapura, gue coba tanya ke google apa aja yang perlu kita siapkan kalo mau pergi ke Singapura biar ga mati gaya di sana. Ini jawaban yang gue dapatkan:

1. Beli Tiket Duluan

Tips travelling ke Singapura pertama yang gue dapatin dari Google adalah beli tiketnya duluan. Tips travelling ini udah sering banget kita denger, jadi sebetulnya ga harus ke Singapura aja yang kayak begini. Travelling domestik pun juga, tujuannya biar dapatin harga murah untuk lu yang punya konsep travelling low budget. Jadi masih bisa liburan ke luar negeri walaupun budgetnya tipis ye kan!?

Lu bisa pesan di aplikasi travelling favorit lu atau tanya ke orang yang udah sering jalan-jalan ke luar negeri tapi pake budget murah. Ga perlu malu bertanya untuk bisa liburan ke luar negeri dengan harga yang terjangkau. Karena ada banyak yang ngelakuin hal kayak begini, jadi santai aja.

2. Gunakan Maps

Sekarang zaman udah canggih, peta digital udah ada tinggal dipake sepuasnya secara gratis. Kualitas dan updating peta digital di luar negeri menurut gue sih udah cukup bagus ya. Berbeda dengan di wilayah Indonesia yang masih terbatas aksesnya. Update setahun sekali aja udah syukur tu peta. 

Jadi kalo lu mau travelling ke Singapura, jangan ragu untuk menggunakan peta digital ini. Terlebih untuk lu yang masih malu ngobrol/tanya ke penduduk di sana. Peta digital ini cocok banget jadi panduan untuk jalan-jalan di Singapura.

3. Jalan-Jalan Pakai MRT

Nah selain peta digital yang cukup up to date, infrastruktur Singapura juga sudah terintegrasi dengan baik. Terutama moda transportasi umumnya yang bisa dibilang sudah terkoneksi dengan seluruh bagian kota Singapura. Jadi kemana-mana lebih mudah menggunakan MRT daripada mobil.

Menurut Transfez.com, lu harus beli kartu Ez Link di loket stasiun. Mirip kayak kartu commuter line di Jakarta gitu. Jadi lu bakalan lebih mudah kemana-mana pake MRT dengan Ez Link. Kalo naik MRT ini, tentu ongkos transport lu akan jauh lebih murah daripada kemana-mana naik taksi. Kecuali lu punya budget travelling sultan ya, itu beda lagi kondisinya.

4. Bawa Colokan 3 Kaki

Salah satu hal yang harus lu perhatiin ketika travelling ke Singapura adalah perbedaan standar alat elektroniknya dengan di Indonesia. Kalo lu liat di Indonesia standarnya colokan 2 kaki, maka di Singapura lu harus bawa colokan 3 kaki. 

Biar lu ga perlu repot beli colokan 3 kaki di Singapura sana, lu bisa beli dulu di Indonesia. Tinggal cari aja online shop yang jual colokan 3 kaki di marketplace kayak Shopee atau Tokopedia. Carinya minimal seminggu sebelum berangkat ya biar ga mepet banget sama waktu travelling lu.

5. Tukar Mata Uang

Tips travelling ke Singapura berikutnya yang gue dapet dari google adalah menukarkan mata uangmu. Karena lu perginya ke luar negeri, tentu nilai tukar mata uangnya berbeda dengan di Indonesia. Untuk bisa belanja di Singapura, lu harus tukerin uang rupiah lu dengan uang dollar singapore. 

Konversi rupiah ke dollar singapore mengikuti nilai pada saat lu tukerin uang itu, bukan pada saat lu travelling ke sana. Kurs dollar singapore dengan rupiah bedanya ga terlalu jauh kok dengan kurs dollar amerika dengan rupiah. Pada saat artikel ini dibuat, kurs rupiah terhadap dollar singapura itu sekitar 11ribuan.

Semoga tips travelling ke Singapura kali ini bisa ngebantu lu yang punya rencana liburan ke sana. Kalo lu udah pernah jalan-jalan ke Singapura, coba kasih tau dong tempat-tempat rekomended yang wajib didatangi ketika ke sana. Share cerita menarik kalian ketika pergi ke Singapura di kolom komentar, ya!

LIKA-LIKU JADI ADMIN AKUN INSTAGRAM

Kamu pasti punya akun instagram kan? Jarang banget ada orang yang ga punya. Setidaknya punya untuk posting foto sendiri atau ngeliatin update an temen. Beda lagi kalo misalnya jadi pebisnis online. Kayak saya, bisa punya lebih dari 3 akun sekaligus.

pebisnis instagram

Nah ngomongin pebisnis online di instagram, tentunya kita berurusan dengan orang-orang random. Bisa dibilang kita akan "bertemu" secara daring di seluruh Indonesia. Ketika kita menggunakan sebuah akun instagram sebagai tempat berjualan atau menjalankan bisnis, maka peran kita berganti menjadi seorang admin.

Ibaratnya sama kayak jualan di warung gitu. Pastinya sering ketemu sama banyak orang, ya kan? Nah jadi admin akun instagram untuk jualan ataupun akun publik juga sama. Bedanya kita ngehadapin komentar netizen. Seperti yang kita tau, jari netizen itu luar biasa pedasnya kalo udah ngata-ngatain orang. Salah sedikit aja, dirujak seantero instagram.

Ngebangun akun bisnis ataupun akun publik di instagram ada suka dukanya pasti. Sukanya karena bisa ngumpulin banyak orang di tempat kita sendiri. Apapun yang kita tawarin, mereka minat dan kepengen beli. Cuannya lebih gede dibandingkan jualan di wa ataupun nawarin ke temen.

Dukanya, makin banyak followers yang ada di akun kita, makin besar juga resiko yang kita dapatkan. Terutama resiko rugi ketika kita ga bisa kontrol diri pegang akunnya. Ini yang perlu dijaga banget. Karena ga gampang untuk mengelola perasaan sendiri.

Waktu followers masih kecil, resikonya barang ga ada yang laku. Waktu followers udah gede/banyak, resikonya akan ada haters yang siap merundung kita setiap saat. Tujuannya kalo ga menjatuhkan personal branding atau menghancurkan bisnis orang.

Makanya sebisa mungkin ga perlu lama-lama aktif di akun publik punya sendiri. Terlebih untuk yang suka iseng balesin komen netizen kayak saya. Karna akan sangat berpengaruh sama performa branding akun publiknya. Meskipun akunnya selalu login di hp, tapi ga setiap saat saya buka. Paling 1-3 jam setelah posting konten saya pantau secara berkala. Habis tu udah deh balik lagi ke akun pribadi.

Satu hal yang pasti, zaman sekarang mau posting sepositif apapun akan selalu ada aja haters yang komen negatif. Karena manusia-manusia beracun itu akan selalu ada dimanapun apapun yang kita lakukan.

Kita, sebagai manusia yang masih bisa berpikir dengan jernih dan menggunakan logika sehat, harusnya bisa mengatur reaksi terhadap komentar mereka. Karena ga mungkin kita ngatur kehendak orang untuk berkomentar seperti apa.

Tentu saja kalimat di atas ga semudah praktiknya. Saya mengerti karena saya juga pernah merasakannya. Terkadang ada rasa ingin merespon dengan amarah terhadap komentar mereka. Namun, ketika dipikir-pikir lagi efek jangka panjangnya, mending gausah deh.

Kita mungkin akan merasa senang sesaat ketika merespon interaksi haters. Tapi ke depannya, akun kita dianggap sebagai akun tempramen, admin yang suka marah-marah ke followers segala macam. 

Hanya karena kepingin merasakan kesenangan sesaat, kita mengorbankan branding akun yang sudah dibangun sepanjang tahun. Ketika kita melakukan 1 kesalahan saja, maka semua kebaikan yang kita lakukan seumur hidup akhirnya sirna. Resikonya terlalu besar menurut saya. Ga worth it banget untuk dilakuin.

Kebaikan seumur hidup akan cepat dilupakan, kesalahan sekali saja akan diingat sepanjang hayat.

Itu prinsip yang saya terapkan ketika menjadi admin akun instagram. Ketika terbersit rasa "gatal" ingin merespon interaksi haters, saya selalu berpedoman dengan prinsip ini.

Jangan dikira punya akun publik instagram itu enak. Jangan dikira jualan online itu enak. Semua pekerjaan itu pasti ada enak ga enaknya. Kaum mendang mending ga perlu banyak komen karena pendapat kalian ga valid kalo cuman ngukur sesuatu cuman dari kacamata kalian doang.

Daripada komen mendang mending doang, lebih baik lu kasih semangat dan kasih pengertian sama temen lu. Karena mereka lebih butuh dukungan daripada adu nasib.

KETAKUTAN TERBESAR ORANG INDONESIA: JADI MISKIN

Indonesia itu orang-orangnya unik-unik. Belahan dunia lain, ketika ditanya "apa yang paling ditakuti?" maka otomatis mayoritas akan menjawab "hantu" atau mungkin "kematian" dan lainnya. Intinya hal-hal menakutkan yang bisa terbayangkan oleh pikiran manusia, bisa disebutkan.

Negara lain takut hantu, Indonesia takut miskin

Tapi ketika orang Indonesia ditanya "apa yang paling mereka takuti?" maka saya bisa pastikan mayoritas akan menjawab "miskin". Kalian ga salah baca kok. Karna memang begitulah adanya. Silakan survei mandiri dan perhatikan jawaban mereka.

Kenapa ga takut hantu? Mungkin ini pengaruhnya karena orang Indonesia yang dikenal religius. Ketika "ketemu" hantu langsung dibacain ayat suci. Kalo yang muslim tinggal dibacain Ayat Kursi udah beres. Jadi ga ada takutnya lagi sama hantu.

Ada beberapa faktor yang bikin saya yakin orang Indonesia itu lebih takut miskin daripada hantu ataupun mati sekalipun. Berikut ini tanda orang Indonesia itu takut miskin:

1. Hukuman Mati Tidak Memberikan Efek Jera Pada Pelaku dan Calon Pelaku Kejahatan

Sudah banyak bukti yang menunjukkan bahwa vonis hukuman mati terhadap tersangka/terdakwa di Indonesia tidak memberikan efek apapun. Tentu pemerintah berharap pelaku kejahatan berat akan menurun ketika hukuman mati diterapkan, tapi nyatanya? Tidak berpengaruh signifikan juga terhadap tingkat kejahatan berat.

Dikutip dari website amnesty.id, Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia Usman Hamid bilang "Sepanjang 2020, kami mencatat ada setidaknya 117 orang yang divonis dengan hukuman mati, 101 di antaranya terkait kasus narkotika. Jumlah 117 vonis ini adalah kenaikan signifikan dari 80 vonis mati yang dijatuhkan pada 2019, dan 48 vonis pada 2018".

Tapi, meskipun ga menimbulkan efek jera, hukuman mati menurut gue cukup pantas diganjar untuk manusia-manusia ga punya hati. Kayak maling duit rakyat dan pembunuh sadis + berencana.

2. Ketika Razia Banyak Yang Putar Balik

Pasti pernah kan ngeliat polisi lagi razia dan buaaanyak sekali yang puter balik? Begitulah orang Indonesia. Lebih takut kena razia karna bakalan kena denda mahal. Padahal, ngurus surat-surat berkendara itu biayanya ga mahal-mahal banget, loh! Kalo aja diurus surat-suratnya, ga akan takut lagi kalo kena razia.

Perkaranya, cuman karna ga mau keluar duit doang. Takut jadi miskin. Akhirnya kucing-kucingan sama razia. Kalo udah kena razia, biayanya bisa lebih mahal daripada bikin surat-surat resminya. Aneh ya? Suka banget nyusahin diri sendiri. Hidup udah susah, eh ditambah susah karna takut miskin.

3. Sanksi Uang Terbukti Lebih Efektif Daripada Sanksi Sosial

Di Indonesia itu budaya malunya udah ga ada lagi. Terbukti ketika maling duit rakyat yang diumumkan jadi tersangka justru tersenyum ketika dipasangi rompi oranye. Bahkan hujatan masyarakat Indonesia tidak mampu membuat seseorang yang sudah terbukti jadi maling ini menjadi malu.

Dia yang salah, dia yang marah, dia yang ngamuk.

Namun kalo bicara duit, langsung deh kepancing emosinya. Sanksi ga pake masker denda 100ribu, marah-marah. Ditilang karena ga pake helm dan didena, ngamuk-ngamuk. Pokoknya kalo ada hubungannya sama duit/denda uang, pasti reaksi pertamanya marah dulu aja. Urusan malu mah belakangan.

4. Ngomongin Duit/Harta Kekayaan Bisa Sampe Kolong Langit Bohongnya

Kalo lagi adu harta, masing-masing pada ga mau kalah. Pokoknya ga boleh ada yang lebih kaya daripada dia. Bahkan harus berdusta pun dilakukan, yang penting menang. Perkara nanti dimintain bukti sama lawan ngobrolnya mah ntar aja.

Keliatan miskin sedikit aja, udah kepanasan. Gapapa punya tas KW yang penting merknya kayak yang asli. Gapapa punya rumah kontrakan, tapi mobil bagus. Kalo ga bisa bayar kontrakan, bisa tidur di mobilnya. Gaya nomor satu, kenyamanan urutan ke seribu.

5. Paylater dan Pinjol Makin Banyak

Saking ngertinya kalo orang Indonesia itu takut banget keliatan miskin, pengembang aplikasi sampe rela bikin opsi "paylater". Tau kan artinya paylater apaan? Bayar nanti, pakenya bisa sekarang. Keren banget ga tuh?

Sangat mengakomodir ketakutan orang Indonesia. Ga tambah miskin, tapi tetap bisa bergaya kayak orang kaya. Menyenangkan sekali. Siapa yang ga kepengen keliatan kaya padahal aslinya miskin?

Nah giliran ditagih, pada ga mau bayar! Tipikal Indonesi banget kan? Urusan duit kepengen punya banyak, tapi giliran bayar hutang ga mau keluar duit. Anjing emang.

Masih mending ngutangnya ke pinjol atau paylater, ye. Ini ada aja yang utang ke temen sendiri. Bahkan, ada yang dengan percaya diri ngutang ke temen yang ga akrab sama sekali awalnya. Tiba-tiba ngechat mau minjem duit. Ini lebih anjing lagi sih menurut gue.

***

Hidup jadi manusia di Indonesia itu ga gampang. Karena kita makhluk yang cenderung sosialis, jadinya kita ga bisa terlepas hasrat berkompetisi. Padahal, hidup kita ya hidup masing-masing aja. Jalani hidup masing-masing dengan keadaan masing-masing pasti akan jauh lebih sehat. 

Hidup berkompetisi itu ga akan ada habisnya. Malah kalo gue ngeliat nih, justru yang berkompetisi ini orang-orang yang dari kalangan miskin. Orang-orang kaya beneran mah justru kolaborasi mereka. Biar apa? Biar makin kaya sama-sama! 

Itulah yang membedakan orang miskin dan orang kaya. Orang miskin berlomba-lomba terlihat kaya padahal aslinya belomba-lomba makin miskin. Sementara orang kaya, kerjasama biar sama-sama makin kaya. 

KEMUNCULAN AI DAN KETAKUTAN MANUSIA

Akhir tahun 2022 dihebohkan dengan kemunculan kepintaran buatan alias artificial inteligence (AI) di dunia internet. Namanya pasti udah banyak tau, tidak lain adalah ChatGPT. Fitur yang ditawarkan sama AI ini sebetulnya hanya membalas "chat" dari manusia berdasarkan "pengetahuannya" dari internet.

CHAT GPT, MANUSIA TAKUT
kemunculan robot membuat manusia merasa tersaingi dan takut akan tergantikan perannya oleh robot

Viralnya AI ini bikin banyak orang yang membahasnya. Mulai dari konten kreator, copywriter, pebisnis online, youtuber, digital marketer, blogger dan lain sebagainya. Saking pintarnya AI ini, banyak yang memanfaatkannya untuk membantu bikin konten atau cari ide konten.

Saya sendiri yang termasuk memanfaatkan ChatGPT untuk bantu saya menulis artikel untuk blog yang satunya. Kehadiran ChatGPT sangat meringkan beban saya yang memiliki banyak blog untuk diupdate.

Sebetulnya ga cuman bisa bikin artikel blog doang. Ada juga yang mencoba ChatGPT untuk bikin coding, ngerjakan PR anak sekolah, bikin tesis, jurnal dan metode tulis menulis lainnya.

Saking multifungsinya AI ini, banyak yang memprediksi kalo akan banyak manusia yang kehilangan pekerjaan. Karena menganggap AI ini sangat powerfull untuk melakukan pekerjaan manusia dan bisa menggantikan mereka. 

Pernyataan ini ga sepenuhnya salah. Karena semakin bisa diotomatisasi suatu pekerjaan, maka artinya semakin mudah pekerjaan itu untuk digantikan oleh robot. Namun, pernyataan ini ga sepenuhnya benar juga. Karena sepintar-pintarnya AI membuat sesuatu, pasti akan keliatan kok kalo itu bukan buatan manusia asli.

Ada 1 hal yang membedakan pekerjaan yang dilakukan oleh manusia dan pekerjaan yang dilakukan oleh AI. Hal tersebut adalah emosi. Banyak yang bilang kalo AI itu tidak memiliki emosi seperti manusia. Robot ga punya "perasaan" seperti manusia. Robot itu ga mengenal emosi marah, sedih, sakit, kecewa, dll dkk.

KEMUNCULAN AI


Ketika manusia melakukan pekerjaannya, pasti tentunya akan memengaruhi emosi dan mental mereka saat itu. Apakah lagi sedih, lagi galau, lagi marah, lagi sensi dll dkk. Meskipun perusahaan menuntut karyawan untuk bersikap profesional, namun tentu saja ga semua bisa dilakukan 100%. Ada kalanya manusia juga jenuh, bosan dan butuh hiburan.

Nah kemunculan AI ini akan sangat menguntungkan untuk pengusaha. Karena mereka bisa memiliki "karyawan" yang bisa bekerja secara profesional 100% selama 24 jam. Terlebih lagi, robot ini ga akan menuntu gaji ataupun cuti liburan karena ga ada lelahnya. Sudah pasti sangat menggiurkan bukan?

Tapi menurut saya, AI juga tidak bisa 100% bisa diandalkan untuk menggantikan pekerjaan yang dilakukan manusia. Karena setiap ciptaan manusia akan selalu ada batasnya. Pengusaha ga bisa serta merta memecat manusia ketika AI sudah bisa menggantikannya. 

Menurut saya, setiap pekerjaan akan selalu butuh yang namanya emosi dan juga rasa kemanusiaan. Profesionalisme memang tidak dipungkiri sangat dibutuhkan di dunia kerja. Ini demi kelancaran progress pekerjaan kita juga. Tapi, kalo saja perusahaan/instansi mengedepankan sisi kemanusiaan karyawan, tentu profesionalisme itu akan tercipta dengan sendirinya.

Jadi fokusnya ga pada pekerjaannya, tapi pada si pekerjanya. Dengan begitu, energi dan perhatian kita akan lebih efektif tersalurnya. Menurut saya, ini inti dari masalah para pekerja di Indonesia.

kemunculan chat gpt


Oke itu tadi kritik untuk pemilik usaha selaku pemegang kebijakan tertinggi di perusahaan. Ga adil rasanya kalo kita ga ngasih kritik juga ke pekerjanya, ya kan?

Untuk pekerjanya kalo menurut saya sih seharusnya ga perlu takut tergantikan. Selain sisi kemanusiaan yang tidak miliki oleh AI, ada hal teknis lain yang harus disiapkan juga. Pekerja harus punya soft skill yang bisa mendukung pekerjaan utama atau yang bisa dijadikan penghasilan tambahan.

Kalo masih ada alasan ga punya waktu untuk ngerjain penghasilan tambahan, menurut saya itu terlalu klasik. Karena tidak ada penghasilan tambahan yang tidak perlu pengorbanan. 

Ya ibaratkan gini deh, kalo kamu mau makan lebih banyak, tentu kamu harus memasak nasi jauh lebih banyak dari porsi normalmu kan? Nah kalo mau dapatin penghasilan tambahan ya begitu juga kok. Kamu harus menggunakan tenagamu lebih banyak dari porsi normalmu.

Jadi kalo kamu udah punya penghasilan tambahan selagi kamu masih ada kerjaan utama, setidaknya hidupmu akan jauh lebih terjamin. Akan lebih bagus lagi kalo kamu bisa bertahan di tengah derasnya isu pergantian pekerjaan manusia dengan AI ini dengan keberadaan penghasilan tambahanmu masih terus menghasilkan.

Zaman sekarang untuk punya ilmu yang bisa menghasilkan tu gampang banget, ges! Internet dimana-mana, ilmu juga dimana-mana. Tapi hati-hati salah pilih guru untuk minta ajarin ya! Salah pilih ntar ikutan keblinger kayak guru kamu.

Mungkin ilmu yang menghasilkan ini akan kita bahas nanti, kali ya. Kita fokus kembali ke topik pembicaraan.

Ketakutan manusia terhadap kemunculan AI ini menurut saya cukup wajar, karena mereka ga punya skill lain yang bisa menjadikan "beda" dari pekerja lainnya. Seandainya mau mengorbankan waktu sedikit lebih banyak, maka pekerja bisa punya keahlian lain yang mendukung hidup/pekerjaannya.

chat gpt, robot ai
Ada 2 opsi untuk punya skill tambahan yang bisa kamu lakukan:

1. Kalo kamu ada bugdet nganggur, bisa digunakan untuk ikut kelas berbayar sesuai dengan minatmu. Masuk kelas online/offline terserah kamu, yang penting ga ganggu kerjaan utamamu aja. Akan lebih bagus lagi kalo kelasnya punya sertifikat yang bonafit jadi bisa dipake untuk ngelamar kerjaan ke perusahaan lainnya. 

Kalo ga ada sertifikatnya pun gapapa, setidaknya kamu udah punya ilmunya. Kamu bisa jalanin secara freelance dulu, bisa tawarin ke temen-temenmu yang butuh skill barumu itu. Pertama-tama mungkin bisa digratiskan dulu untuk bisa punya portofolio dan testimoni asli dari pelangganmu. 

Nanti kalo portofolio udah banyak dan sudah ada yang butuh jasamu/skillmu, baru deh buka harga. Gapapa murah dulu awal-awal, nanti dinaikin harganya seiring dengan meningkatnya skillmu. 

2. Kalo kamu ga punya budget yang cukup, kamu bisa belajar lewat cara gratisan dulu. Entah itu ikut webinar gratis, dari nonton video-video youtube atau baca artikel. Saya juga awalnya belajar dari yang gratisan dulu. Kalo udah menghasilkan baru deh berani untuk masuk kelas berbayar. 

Kamu juga bisa tanya teman yang 1 minat denganmu, gabung ke grup komunitasnya offline/online gitu. Dimana tempat belajar yang gratisan karna kamu ga punya budget ikut yang berbayar. Jujur aja, karna saya yakin akan banyak teman di sana punya masalah yang sama kayak kamu.

Gabung komunitas itu selain kamu punya pertemanan baru, kamu juga punya jalur baru untuk bisa ketemu kesempatan yang baru. Jadi ga perlu ragu untuk gabung ya.

Nah selama kamu menjalankan salah satu dari 2 opsi tadi, ga perlu buru-buru untuk bisa dapetin duitnya langsung, ya! Kamu harus menikmati prosesnya selangkah-demi selangkah. Pastikan kamu melakukan salah 1 opsi ini saat kamu masih ada kerjaan utama yang menyokong kamu, ya!

Anggapannya gaji dari kerjaan utamamu itu yang ngemodalin kamu untuk belajar skill baru itu. Asal kamu sabar dan konsisten praktikkin ilmunya, ya!

Saya rasa setelah kamu punya persiapan seperti ini, kamu ga akan lagi ketakutan digantikan sama AI atau robot manapun. Ga perlu takut sama sesuatu yang dibikin sama manusia juga, karena pasti akan selalu ada kelemahannya.

Seedbacklink