CARA MENGELOLA BISNIS DI ERA PANDEMI

Coba sebutkan bidang mana yang tidak terdampak penyebaran virus Covid-19 ini?

Kesehatan? 

Mungkin bisa jadi, tapi ketika orang-orang banyak yang sakit dan ga bisa bekerja dan mendapatkan uang, siapa yang bisa membeli produk kesehatan?

Bisnis online?

Walaupun semakin berkembang di era pandemi seperti ini, tetapi saya yakin banyak yang merasakan dampak covid ini. Terutama dari sisi penghasilan yang menurun.

Saya rasa tidak ada bidang yang tidak terdampak penyebaran virus Covid-19 ini. Semuanya terdampak banget kok. Namanya juga pandemi, hampir seluruh dunia ketularan.

CARA MENGELOLA BISNIS DI ERA PANDEMI


Terutama lini bisnis, hampir semuanya terdampak terhadap penyebaran virus ini. Apalagi bisnis perhotelan dan travelling. Banyak sekali bisnis pada lini ini berhenti beroprasi bahkan sampai tutup permanen karena tidak mampu menghadapi resiko penyebaran covid-19 ini.

Bahkan brand hotelier terkenal macam Airy Room saja sudah ditutup di Indonesia sejak 31 Mei 2020. 

Bisnis online yang lain gimana? Ada yang udah nafasnya setengah-setengah, ada yang udah seperempat bahkan ada yang berhenti karena ga bisa menjual 1 produk pun.

Sedih banget ngeliat keadaan kayak begini, apalagi saya pun juga salah satu pelaku bisnis online. Bisnis online saya pun juga terdampak akan penyebaran Covid-19 ini. Penghasilan menurun jauh daripada sebelum pandemi.

Lalu bagaimana kita harus mengelola bisnis di era pandemi seperti ini?

Ini beberapa hal yang saya lakukan, semoga saja bisa diterapkan juga pada bisnis anda.

1. Adaptasi

Hal pertama yang harus saya lakukan adalah adaptasi pada bisnis onlline saya. Lho? Bukannya bisnis online adalah salah satu bentuk adaptasi terhadap proses penjualan di era pandemi seperti ini?

Benar, tapi berbisnis online sebelum pandemi dan setelah pandemi adalah 2 keadaan yang berbeda. Perlu banyak penyesuaian dan edukasi terhadap konsumen agar mereka tetap mau bertransaksi di saat pandemi seperti ini.

Oleh sebab itu penting melakukan penyesuaian kembali saat keadaan darurat seperti ini. Sesuaikan bisnis anda dengan keadaan sekarang seperti apa. Anda tidak mungkin bertahan dengan metode yang lama disaat keadaan sudah berubah seperti ini.

2. Pivot

Warta Ekonomi dalam situsnya menjelaskan bahwa pivot merupakan salah satu aktivitas pengembangan bisnis dengan mengubah model bisnis itu sendiri, namun tetap berpijak pada visi dan misi yang dimiliki oleh bisnis itu.

Ketika masa pandemi dan pemasukan bisnis anda mulai menurun, anda perlu melakukan pivoting. Ga perlu berubah terlalu drastis kok. 

Misalnya, anda sekarang jadi dropshipper dan penghasilan menurun karna pandemi ini. Segera pivot menjadi reseller aja mendingan. Beli barang dalam jumlah yang banyak dengan membuka sistem PO terlebih dahulu kepada pelanggan anda.

Kumpulkan misalnya 10 pcs barang atau 20 pcs kemudian kirim semua langsung ke alamat rumah anda. Kemudian kirim ke alamat pelanggan anda masing-masing. Perhatikan margin profit anda juga, pastikan anda memberi harga/promo yang ga bikin rugi.

3. Minimalisir Pengeluaran

Seiring menurunnya pemasukan, anda juga tentunya harus menurunkan pengeluaran. Hemat sehemat hematnya pokoknya. Kalo perlu cuman makan tahu tempe juga gapapa.

Kita perlu bertahan sekuat tenaga biar ga kehilangan banyak cash di masa pandemi seperti ini. Ga perlu mengeluarkan uang untuk keperluan yang tidak penting. 

Menghentikan langganan netflix, cari kuota yang lebih murah dan matikan peralatan listrik yang tidak penting adalah salah 3 dari cara mengurangi pengeluaran yang tidak penting.

4. Tambah Wawasan Tentang Dunia Bisnis

Sering-sering ikut komunitas bisnis yang sedang anda jalankan. Perhatikan perkembangannya secara berkala. Apa saja yang baru, apa saja yang lagi trend, strategi apa yang belum anda gunakan selama ini. 

Dengan menambah wawasan anda tentang bisnis, anda juga sedang mempersiapkan diri menghadapi masa depan yang tidak pasti. Minimal anda punya ilmu yang bisa anda terapkan saat nanti diperlukan.

Apalagi ketika ada program mentoring online yang bisa menambah ilmu teknis anda, saya sarankan untuk ikutan. Ilmu yang berbayar akan berbeda kualitasnya dengan ilmu yang gratisan. Jadi saya sarankan ketika ada ilmu yang berbayar dan and memang butuh ilmunya mending ikutan aja biar ga ketinggalan belajarnya.

=======

Saya kira itu yang bisa kita lakukan untuk tetap bisa mengelola bisnis di saat pandemi seperti ini.

Bukan menakut-nakuti, tapi jadikanlah pandemi kali ini sebagai pelajaran berharga untuk bisnis anda. Ke depannya, anda harus bisa mengelola keuangan dan perkembangan bisnis anda untuk bisa menghadapi masalah di luar kontrol seperti ini.

Kita tidak akan tau di masa depan ada kejadian besar apalagi yang bisa berdampak langsung terhadap bisnis kita. Oleh karena itu, rencanakan mitigasinya mulai dari sekarang.

0 Comments:

Post a Comment

Silahkan berkomentar yang sesuai dengan isi dari tulisan ini. Hargai dengan tidak berkomentar sekadar hanya untuk menaruh link blog anda. Terimakasih. Buat yang terindikasi spammer, akan langsung saya hapus dan report spam.