Perlukah Melakukan Pinjaman Uang Saat Pandemi Corona?

Jadi.. saya membuat tulisan ini karena ada salah satu teman facebook yang menanyakannya. Daripada cuman saya balas di komentar atau di status saja, mending saya buatkan 1 tulisan tentang hal ini. Biar semuanya bisa baca dan menyimak.


pinjaman uang saat pandemi


Disclaimer dulu, saya bukan ahli pelunas hutang dan saya juga bukan pelaku hutang. Saya ga pernah hutang uang ke orang karena saya takut lupa dan kemudian ga bayar ke dia. Jadi sebisa mungkin saya ga mau berhutang. Kalo ga ada uang tapi keburu belanja? Batal atau ambil uang ke ATM terdekat.

Sekarang mari kita perlahan membahas mengenai pinjaman uang ini.

Ketika mendengar kata "pinjam uang" atau "hutang" dari orang lain, saya berasumsi orang ini ga punya duit. Udah pasti dong, ga mungkin punya duit tapi minta hutangin kan?

Tapi.. pinjam uangnya untuk keperluan apa dulu? Nah di sini yang perlu hati-hati. 

Ketika dia pinjam duit untuk beli beras, susu anak ataupun keperluan pokok lainnya saya masih bisa memaklumi. Oh dia lagi perlu uang banget ini untuk beli keperluannya dia.

Nahh.. beda kondisinya kalo dia hutang untuk misalnya beli kebutuhan sekunder ataupun tersier. Anggap aja dia hutang untuk beli speaker di rumah misalnya. Itukan sebetulnya ga perlu banget ya? 

Kasarnya gini, ga ada speaker di rumahnya dia ga akan mati juga gitu loh, ya ga sih? 😂

Artinya gapapa kalo ga punya. Tapi karena gaya hidupnya tinggi, kemampuan finansialnya ga bisa ngikutin. Akhirnya hutang jadi solusi cepat. Apakah perlu? Sebenarnya sih tidak, kalo dia bisa mengatur gaya hidupnya.

Kalo corona gini gimana mas? Penghasilan udah turun, pemasukan hampir 0, kerja ga bisa karena PSBB.

Jadi perlukah melakukan pinjaman uang saat pandemi corona?

Tergantung kondisinya seperti apa.

Kalo keadaan kita masih bisa bekerja walaupun dalam keadaan yang terbatas, saya sarankan untuk tetap berusaha bekerja dahulu. Sekecil apapun yang didapatkan setidaknya itu hasil keringat sendiri dan bukan hasil hutang lebih baik.

Kalo udah ga bisa kerja lagi, cuman bisa berdiam diri di rumah, coba manfaatkan teknologi. Jika anda masih punya handphone, cobalah untuk kerja online. Manfaatkan koneksi internet di hp anda dan media sosial yang dimiliki untuk mendapatkan penghasilan. Biar ga sekadar jadi tempat curhat dan ngeluh sama masalah hidup.

Belajar ke orang yang menurut anda memang ahlinya di dunia bisnis online. Kalo bisa ikut jual produknya secara gratis lebih bagus. Anda bisa memulai bisnis online tanpa modal. Kalo ga bisa juga gapapa, anda ambil ilmu dari dia terus praktiknya di tempat lain.

Yang penting anda usaha dulu ikhtiar dulu kuat-kuat. Kalo memang niat anda baik, tulus pasti dikasih jalan kok. Bukan berputus asa kemudian ambil jalan pintas dengan berhutang. 

Kecuali keadaannya udah mepet banget, udah kesana kemari usaha dan cari kerjaan ga dapat juga, yaudah kalo gitu jual barang-barang di rumah anda. Ingat, uangnya dipake untuk memenuhi kebutuhan pokok dulu ya, bukan belanja speaker atau pergi ke mall beli sendal baru.

Setiap masalah akan selalu ada jalan keluarnya. Selesaikan dengan cara yang wajar biar berkah dan selamat di masa depan.

Saya tidak melarang anda untuk melakukan pinjaman uang atau hutang. Tapi alangkah baiknya dipikirkan masa depan saat membayarnya bagaimana. Pikirkan kemungkinan terburuk anda tidak bisa bekerja dengan penghasilan yang tetap seperti biasanya. Sedangkan hutang anda masih terus berjalan. 

Lebih baik hidup dari jualan daripada hidup bergantung dengan hutang.

Kalo menurut anda gimana? Apakah hutang memang satu-satunya jalan saat sulit seperti ini?

Artikel Terkait

Perlukah Melakukan Pinjaman Uang Saat Pandemi Corona?
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email

Silahkan berkomentar yang sesuai dengan isi dari tulisan ini. Hargai dengan tidak berkomentar sekadar hanya untuk menaruh link blog anda. Terimakasih. Buat yang terindikasi spammer, akan langsung saya hapus dan report spam.