Komunitas Wikimedia Banjar (selanjutnya disebut "KWB") adalah salah satu komunitas resmi yang bernaung di bawah Wikimedia Indonesia (selanjutnya di sebut "WMID"). Sebenarnya KWB sudah ada sejak tahun 2016 (kalo ga salah). Tapi gue baru bener-bener join secara resmi ke KWB sekitar tahun 2022.
Sebenarnya KWB udah aktif beberapa tahun, tapi gue baru aktif sejak 2022. Mungkin karena waktu itu habis keluar dari salah satu organisasi pemuda kali, ya? Jadinya gue memutuskan untuk memilih bergabung ke KWB untuk menemukan petualangan baru.
Sebuah keputusan yang tepat, karena ada banyak sekali pengalaman yang gue dapatkan di KWB.
Pertama, tentu saja dapat temen dan koneksi baru. Gue juga udah pernah ceritain di blog ini. Gue memanfaatkan momen pergantian tahun dengan merefleksikan kehidupan setahun ke belakang. Salah satunya adalah dengan bergabung ke KWB.
Kedua, gue dapat kesempatan ikutan pelatihan misinformasi dan disinformasi di Makassar. Acara dari WMID yang bekerjasama dengan UNESCO. Kegiatan yang produktif sekali dan tentu saja fully funded, alias gratis.
Wikimedia Foundations (selanjutnya disebut "WMF") (induknya proyek Wikipedia) itu punya acara-acara luring yang beragam. Hampir semuanya fully funded, jadi semangat banget untuk nambahin kontribusi di proyek-proyeknya. Termasuk gue pribadi yang punya target sendiri untuk bisa ikutan acara-acaranya.
Nah, sampailah kita di pembahasan utamanya!
Wikimedia Indonesia selalu terbuka untuk siapapun yang mau berkontribusi. Intinya, Wikimedia Indonesia dan komunitas daerah yang berada di bawahnya itu inklusif dan transparan. Termasuk untuk ikutan ke acara-acara luring yang diselenggarakan oleh WMID.
Untuk membuat KWB semakin inklusif di acara-acara luring WMID maupun WMF, gue mencoba menginisiasi Wikibadadapatan. Pilot project yang gue gagas untuk membantu anggota-anggota KWB untuk membantu memperbesar kemungkinan mendapatkan beasiswa perjalanan dalam dan luar negeri.
Ini sebenarnya acara internal dan bukan agenda rutin yang terjadwal di WMID. Malah belum sempat izin untuk ngadain acara ini. Tapi gue cukup yakin bakalan disetujuin, karena sama sekali ga ngerugiin WMID/WMF. Alhamdulillah-nya disetujuin beneran dan respon dari salah satu perwakilan WMID juga positif banget.
Konsep acara Wikibadadapatan ini sebenarnya sederhana banget. Gue mengajak beberapa orang yang pernah mendapatkan beasiswa perjalanan WMID/WMF untuk berbagi pengalaman mereka. Utamanya sih berbagi pengalaman gimana caranya mengisi form seleksi beasiswanya. Baik dari sisi teknis dan non-teknisnya.
Untungnya di KWB ada cukup banyak peserta yang udah pernah ikutan. Jadinya ada banyak pengalaman yang bisa dibagikan ke anggota-anggota lainnya.
Perekrutran narasumber kemaren berdasarkan mereka yang gue inget pernah ikut acara luring dari WMID/WMF aja. Ada beberapa narsum yang juga ikut tapi belum sempat jadi peserta. Karena waktunya yang terbatas, gue coba bawa 4 orang dulu. Jika memang ada kesempatan lagi, mereka yang belum sempat jadi narsum akan masuk slot prioritas narsum berikutnya.
Edisi perdana membawa 4 peserta yang membagikan pengalamannya mendapatkan beasiswa perjalanan. Salah satu pesertanya bahkan memiliki kasus cukup unik, berhasil mendapatkan beasiswanya namun batal berangkat. Persis kayak gue tahun lalu yang juga pernah dapat beasiswanya namun terpaksa harus batal karena baru aja masuk kerja bulan pertama.
Gue juga berusaha untuk tetap inklusif dalam merekrut narasumber. Selain soal gender, gue ga melihat dia itu berangkat atau ga ke acaranya. Cukup dipastikan lolos aja itu udah masuk kriteria menjadi narsum di Wikibadadapatan.
Acara yang tadinya dijadwalkan hanya berdurasi 60 menit, jadi molor 90 menit karena keasikan membedah pertanyaan di borang pengajuan beasiswanya.
Gue juga salut banget sama narasumber yang rela membagi pengalamannya di acara ini secara sukarela. Karena ini acara internal, jadi ga ada budget yang dialokasikan untuk semuanya. Jadi benar-benar 0 modal, kecuali pake waktu, tenaga dam kuota/wifi internet masing-masing.
Rencana edisi selanjutnya
Sebelum jalannya Wikibadadapatan edisi perdana kemaren, udah terpikirkan edisi berikutnya seperti apa. Tapi akan gue simpan dulu aja menunggu respon dari kawan-kawan KWB. Kalo memang masih mau dilanjutkan kegiatannya, gue akan coba terapkan.
Edisi berikutnya mungkin akan jauh lebih ketat dari sisi pendaftaran peserta.
Pilot project kemaren kan semua anak-anak yang masuk di grup KWB wajib jadi peserta. Gue pengennya nanti untuk edisi berikutnya cuman anak-anak terpilih aja yang bisa join. Macam kartun digimon wahahaha!
Gue masih belum mendiskusikan ini ke anak-anak sih, masih wacana aja.
Pengennya tuh ada persyaratan khusus gitu. Misalnya ada minimal suntingan dalam 3 bulan terakhir. Atau pernah terlibat di proyek atau menjadi pj acara sekian kali.
Kesannya terlihat eksklusif, tapi kalo melihat dari sisi motivasi berkontribusi, harusnya jadi pemantik semangat. Karena kontributor di KWB itu jumlahnya tergolong sedikit yang aktif di proyek WMID. Siapa tau dengan adanya persyaratan tambahan untuk ikut Wikibadadapatan mereka makin terpacu semangatnya berkontribusi lebih banyak.
Kegiatannya pun akan sedikit berbeda. Gue sih maunya narsumnya 2-3 orang aja. Tapi mereka langsung mementori para peserta mengisi form pengajuan beasiswa perjalanannya saat itu juga. Narasumbernya bener-bener ngebimbing peserta untuk mengisi formnya satu-satu.
Kalo bisa sih ada anggarannya juga. Terutama untuk narasumbernya, karena udah keluar waktu, tenaga dan pikiran. Meskipun buat pesertanya ga menjamin 100% lolos, tapi setidaknya dari KWB berusaha untuk bisa membuat komunitas ini makin inklusif untuk semua.
Tapi sekali lagi ini masih sebatas rencana. Kalo rencana artinya bisa dijalankan, bisa juga ga. Tergantung kesiapan peserta dan narasumber serta respon dari anggota KWB sendiri kayak gimana.
Intinya sih kalo dari gue pengennya ini tetap berlanjut. Ada/ga ada gue harusnya ini bisa tetap jalan. Karena ngejalaninnya sederhana banget ga perlu persiapan yang merepotkan sama sekali. Kecuali untuk lu yang mungkin tipe orang yang semuanya harus well prepared, ya.
Tujuan gue cuman 2: biar berkomunitas tu ada manfaatnya dan KWB tetap inklusif untuk siapapun yang bergabung.





0 Comments:
Post a Comment
Silahkan berkomentar yang sesuai dengan isi dari tulisan ini. Hargai dengan tidak berkomentar sekadar hanya untuk menaruh link blog anda. Terimakasih. Buat yang terindikasi spammer, akan langsung saya hapus dan report spam.