Umur (tidak) Menentukan Kedewasaan

Banyak yang menghubungkan kedewasaan dengan bertambahnya umur seseorang. Semakin tua seseorang maka semakin dianggap dewasa oleh yang lain. Benarkah? Saya kira itu pernyataan relatif. Kedewasaan seseorang itu tidak bisa diukur dari tua atau tidaknya seseorang.
kedewasaan bukan diukur dari umur
kedewasaan

Memang tidak ada standar yang pasti yang menunjukkan bahwa orang ini telah dewasa atau belum. Artinya, dewasa itu adalah sebuah proses, bukan hasil. Berarti secara teknis, manusia itu tidak pernah dewasa sampai akhir hayat. hahaha (ini kesimpulan songong saya, jangan 100% dipercaya, 99% boleh kok *nawar*)

Begini, sebenarnya kedewasaan dapat diukur, bukan melalui umur. Tapi melalui sikap, pola pikir, dan cara seseorang menghadapi masalah dan menyelesaikannya. Dan mungkin masih banyak lagi cara lain, namun saya akan menganalisanya dari 3 cara itu saja. Mari kita kupas bersama.

Sikap menentukan kedewasaan. Menurut saya ini yang utama. Kedewasaan seseorang bisa dilihat sikapnya terhadap orang disekelilingnya. Apakah dia menghormati orang yang lebih tua, menghargai yang lebih muda darinya. Atau bisa juga terlihat dari sikapnya kepada orang tuanya, bagaimana dia memperlakukan ayah ibunya, dan menurut saya bagaimana sikap dia terhadap orang tuanya itu bisa jadi tolok ukur ketegasan orang tua itu terhadap anak mereka. Semakin tegas orang tuanya, maka semakin hormat anaknya. Ingat, tegas, bukan keras. Beda kata beda makna.

Lingkungan tempat tinggal seseorang juga mempengaruhi sikapnya. Jika tinggal di daerah yang atmosfirnya nyaman, tenang, tetangga yang bersahabat, tentu seseorang bisa bersikap ramah. Beda halnya jika tinggal di daerah yang lingkungannya kumuh, kotor, tidak nyaman. Ini menurut saya,sih.

Sikap seseorang yang egois, mau menang sendiri, dan harus dituruti semua keinginannya itu menurut saya bukan sikap orang yang telah dewasa, itu lebih kekanak kanakan. Jika kalian merasa punya salah satu dari 3 sikap yang disebutkan di atas, ada kemungkinan kalian belum dewasa dalam hal sikap. Atau mungkin kalian pernah menuduh orang dengan alasan yang tidak relevan dan menganggap kerugian yang kalian terima adalah hasil dari perbuatannya? itu juga salah satu cirinya. hehehe

Kemudian kita bahas pola pikir. Pola pikir bisa terbentuk dari mana saja. Yang paling pertama tentu saja dari orang tua. Pola pikir orang tua menurut saya yang paling dominan membentuk pola pikir anak. Semakin matang umur orang tua, maka pola pikir anak semakin bijak. Mungkin itu sebabnya BKKBN menyarankan untuk menikah di usia 25 bagi pria dan 23 bagi wanita. Menurut BKKBN, lelaki dan waanita dengan seperti itu, kondisi psikologisnya sudah cukup baik untuk berumah tangga.

Semakin matang usia orang tua, maka semakin baik mendidik dan membentuk pola pikir anak. Pola pikir ini seharusnya sulit untuk dirubah karena tertanam sejak kecil. Namun seiring masuk informasi dari berbagai kesempatan, bisa saja pola pikir seseorang berubah.

Bagaimana mendapatkan pola pikir yang positif? Seperti yang dikatakan di atas, pola pikir terbentuk seiring masuknya informasi dari berbagai kesempatan, bisa bermacam-macam, apakah itu dari orang tua, guru, teman sekolah, buku, film, komik, dll. Jika ingin mendapat pola pikir yang positif, masukkan informasi yang positif dan sesuai dengan keyakinan kita. Jangan takut untuk menguji pola pikir kita dengan orang yang bersebrangan pendapatnya dengan kita, dengan banyak diskusi kita bisa membuka wawasan dan pikiran terhadap orang lain, agar kita tidak menjadi pribadi yang egois.

Udah ngelantur kayanya,nih. Kita lanjut ke 3 aja ya. Kedewasaan bisa menentukan cara seseorang untuk menghadapi masalah. Masalah selalu datang pada setiap orang, dan Tuhan selalu memberikan masalah tidak melebihi kemampuan hambaNya. Maka dari itu, kita bisa melihat kedewasaan seseorang dalam menyikapi masalah tersebut. Apakah dia menyelesaikannya dengan tuntas? atau Menunda menyelesaikannya karena menganggapnya hanya masalah sepele? atau malah menghindari masalah yang dihadapinya?

Semakin besar masalah yang dihadapi seseorang dan kemudian berhasil mengatasinya, maka penglamannya akan bertambah dan pikirannya akan semakin bijaksana dan rendah hati kepada orang lain.

Umur tidak menjadi patokan untuk mengetahui kedewasaan seseorang. Bisa jadi anak kecil pemikirannya sudah lebih dewasa daripada orang tua umur 30 atau 40an tahun. Oleh karena itu, jangan menutup telinga dan menutup mata ketika orang yang lebih muda dari kita ingin maju dan ingin melakukan perubahan kearah yang lebih baik. Malah seharusnya kita dukung, karena dia lebih berani daripada kita yang seharusnya menjadi teladan. Berpikiran terbuka adalah salah satu kunci untuk bisa menerima orang-orang yang lebih dewasa dari kita.

Saya kira cukup ngelanturnya untuk hari ini. Semoga bermanfaat untuk kita semua.
Intinya,
kedewasaan radramboo

Haram Tidak sama dengan Halal

Akhir-akhir ini saya sering melihat di timeline twitter orang-orang yang memposting foto sehabis memburu binatang liar di hutan, semacam anjing, babi, babi hutan, bahkan yang paling update, ada yang menembaki lutung. Saya sedih sekali melihatnya. Jujur saya orang yang mudah iba melihat binatang yang tersakiti seperti itu. Dulu saya sempat menangis gara-gara melihat kucing yang menggelepar-gelepar sehabis tetabrak mobil dan orang di dalamnya seolah-olah ga tau apa-apa.

Begini, memang betul binatang semacam anjing, babi, babi hutan itu haram untuk yang muslim. Haram untuk dimakan jelas. Namun haram untuk hidup? Saya rasa tidak. Memburu mereka karena mereka itu haram itu tidak adil bagi mereka. Toh, seharam-haramnya binatang, mereka juga makhluk hidup. Sama seperti kita manusia. 

Binatang yang haram tidak sama dengan halal untuk dibinasakan ! 

Membunuh sesama makhluk hidup saya rasa tidak ada diajaran agama mana pun. Membunuh hewan seperti itu hanya dalam keadaan yang memang benar-benar perlu, seperti akan dimangsa atau mereka menyerang kalian lebih dulu. Jika tidak dalam keadaan seperti itu, jangan membunuh.

Tiap makhluk hidup berhak untuk hidup. Terlepas mereka itu halal atau haram dalam agama. Memusnahkannya hanya karena untuk kesenangan semata itu buat saya mengerikan. Manusia yang bukan manusia. Saya membaca salah satu komentar dari oknum pemburu anjing liar yang menganggap memburu anjing liar itu adalah sunnah. What !? benarkah? Saya tidak percaya. Tuhan itu Maha Penyayang, tapi makhlukNya yang katanya paling sempurna di muka Bumi ini, malah tidak punya kasih sayang antar sesama makhluk. Saya tidak akan memberikan screenshot nya silahkan cari sendiri.

Lebih mengerikan lagi, para oknum pemburu tak berbelas kasihan ini memajang hasil buruan mereka di media sosial. Terlihat muka mereka yang bangga dengan hasil buruan mereka. Sayang sekali saya tidak menyimpan foto-foto mereka.

Saya punya 1 pertanyaan untuk pemburu-pemburu ini : Tega kah kalian?

Tegakah kalian memburu hewan yang tidak membahayakan diri kalian? Tegakah kalian menghilangkan nyawa mereka hanya untuk bersenang-senang? Dimana rasa kasihan kalian? apa jangan-jangan kalian sudah tidak memiliknya lagi? Kalian punya Tuhan, tapi ajaran Tuhan kalian jadikan tameng untuk membunuh. Tega.

Coba pikir, bagaimana jika seandainya keadaannya menjadi terbalik? Pernah berfikir seperti itu?
Bagaimana jika yang diburu adalah anda? Bagaimana jika yang diburu adalah anak anda? Istri anda? Keluarga anda?
Bagaimana jika sehabis mereka memburu anda, mereka memajang foto anda yang tidak bernyawa di sosial media dan membanggakan hasil buruan mereka?
Bagaimana jika mereka menganggap anda itu haram dan halal untuk dibunuh, meskipun anda tidak mengancam keselamatan mereka?

Jangan bangga karena telah menghilangkan nyawa makhluk hidup lain. Tapi bangga karena telah menyelamatkan hidup sesama makhluk ciptaanNya.

Kampanye Pemilu di TV dan Klakson Mobil

Semakin mendekati pemilu, semakin sering frekwensi kemunculan calon-calon yang ingin memimpin rakyat tahun 2014 ini. Mereka berlomba-lomba memberikan citra positif kepada masyarakat dengan berbagai macam cara, memasang pamflet di dinding-dinding, membuat banner-banner berbagai ukuran, sampai memasang foto mereka di baliho-baliho ukuran raksasa seperti ini 
ini baliho di  daerah luar kota banjarmasin. hasil jepretan sendiri

Bahkan bagi yang punya kekuatan lebih besar bisa membuat iklan kampanye di televisi, atau bahkan menyiarkan acara kampanye-nya secara langsung di televisi milik mereka sendiri. You what i mean,lah ya siapa. hehehe
contoh 1



Ini lah yang ingin saya bahas. Saya tidak ingin membahas masalah peraturan dan regulasi siaran, karena saya tidak begitu paham mengenai itu. Tapi, menurut akun @remotivi menggunakan frekwensi publik sebagai sarana untuk kampanye itu ilegal (kira-kira gitu lah bahasanya,ya. maaf kalo salah).Begini, menurut pandangan saya, mereka itu sah-sah saja mempergunakan sumber daya yang mereka miliki. Selama itu memang milik mereka pribadi, bukan milik orang lain terus di gunain buat dia sendiri. Kalo itu udah jelas ilegal.
contoh 2

Sebetulnya apa,sih yang bikin penonton marah? Mungkin bisa jadi mereka menganggap ini sebuah pemanfaatan fasilitas umum, yang digunakan untuk kepentingan pribadi. Bisa jadi. Tapi jika dilihat disisi lain sebenarnya itu strategi yang ampuh untuk menyedot perhatian masyarakat.

Masyarakat Indonesia umumnya sudah memiliki tv di rumah masing-masing, bahkan 1 rumah sampai punya lebih dari 1 tv. Tentu ini pangsa pasar yang bagus buat kandidat calon presiden untuk berkampanye lewat media seperti ini. Dengan durasi yang bervariasi tapi frekuensinya sering, tentu akan membuat sosoknya selalu diingat. Apalagi sampai menyiapkan program khusus seperti gambar di atas.


Kampanye politik sebenarnya sudah dimulai jauh-jauh hari sebelum tahun Pemilu ini kita jalani. Media televisi selalu menyoroti kinerja pemerintah yang negatif. Saya lihat ada 2 stasiun tv yang selalu terlihat bersemangat ketika pemerintah melakukan suatu kesalahan, beritanya di blow up habis-habisan oleh mereka. Bahkan sampai menggelar dialog khusus untuk membahasnya. Sebenarnya, memberikan citra pemerintah yang negatif seperti ini adalah bagian dari kampanye para pemimpin partai. Dengan memberitakan citra negatif ke publik, tentu publik akan merasa pemerintahnya yang saat ini, tidak becus bekerja, dan karena itu publik mengharapkan pemimpin baru. Agak-agak licik  permainannya,ya. Tapi sepertinya itulah dunia politik. Politik intinya adalah kekuasaan.

Buat saya (harusnya buat kalian juga), kampanye politik di tv itu tidak ada bedanya dengan klakson mobil. Klakson mobil gunanya untuk memperingatkan orang di jalan,kan? Klakson mobil bukan digunakan untuk membuat orang berhenti di jalan kemudian melihat siapa orang yang membunyikannya. Sama seperti kampanye di tv. Mereka kampanye di tv hanya untuk membuat orang-orang tau kalau dia ada. Bukan berarti membuat orang memilih dia. Klakson mobil hanya membuat orang menoleh, lebih dari itu, paling supirnya yang dicaci maki karena ngebunyiin klaksonnya dengan cara yang lebay. Udah sampai situ aja pengaruhnya.

Jadi, sesering apapun dia nongol di tv, pengaruhnya ga ada buat saya (harusnya kalian juga). Paling-paling kalo nyebelin dia dipanggil KPI dan KPU buat dimintai keterangan. Tapi tetap aja ga bakal bikin saya buat milih dia. Hahahaha...

Saya kira publik sekarang cukup cerdas. Mereka tau mana pemimpin yang benar-benar niat untuk memimpin, bukan untuk menguasai. Asal jangan golput. Kalo golput kalian rugi ! Kenapa rugi? bisa baca alasannya di sini

Sekalian info juga, sekarang blog ini punya akun twitter sendiri. Kalo kalian mau follow silahkan ke @bukanblogbiasa ya. Kalian juga bisa request review blog di situ, tapi mesti follow dulu. Jangan khawatir, nanti difollowback kok, saya tau kalian masih fakir follower juga hahaha. Becanda :D

Tips Nyari Kos-Kosan

Oke, setelah sebelumnya saya ngasih tips untuk kamu yang mau masuk kuliah, sekarang saya mau ngasih tips buat kalian yang udah kuliah terus bakal berencana tinggal di kos. Jangan sepelekan tips ini, karena hidup dan mati kalian bakal bergantung bagaimana kalian memanfaatkan sumber daya yang kalian dapat! oke ini lebay,sih. Tapi seengganya dibaca sampai habis ya. hehehe

1. Survei kos sebelum aktivitas perkuliahan di mulai. Ini yang pertama-tama harus kalian lakukan. Penting banget ! Selain agar tidak mengganggu perkuliahan kalian nanti, survei
sebelum tanggal perkuliahan itu harus dilakukan agar engga keduluan MABA (Mahasiswa Baru) yang juga sama-sama nyari kos-kosan. Soalnya kalo kalian nyari kosan sehari atau 2 hari sebelum perkuliahan di mulai, kalian bakal sulit nemuin kos yang sesuai keinginan kalian. Keburu penuh.

2. Cari kos yang lokasinya dekat kampus kalian. Tujuan survei kos sebelum aktivitas kuliah itu adalah ini. Agar kalian bisa dapat kosan yang lokasinya dekat kampus kalian. Kosan yang lokasinya deket sama kampus itu, laku banget ! Makanya mesti cepet-cepetan nyarinya. Memang,sih banyak kos-kosannya, tapi kan belum tentu sesuai sama selera kalian. Selain menghemat biaya transport kalian (siapa tau jalan kaki aja ke kampus bisa nyampe), kosan yang deket sama kampus itu berguna banget kalo kalian lagi kepepet buat ngerjain urusan kampus dan urgent banget mesti selesai dalam beberapa saat. Kalo kos kalian jauh,kan repot mesti bolak-balik lagi. Bisa bikin males juga. Oiya ! perhatikan juga lingkungan kos-kosannya ya, jangan terlalu terpencil entar kaya hidup di hutan, jangan juga terlalu rame kaya banyak motor yang lewat, bisa-bisa kalian bakal terganggu konsentrasinya kalo mau belajar buat UTS, atau final.

3. Punya temen akrab di kos. Kalo kalian MABA, sebaiknya kalian cari kosnya bareng sama temen-temen aja, biar bisa saling bantu kalo ada apa-apa di kos. Tapi kekurangannya adalah banyak temen berarti selera  nge kosnya mereka macam-macam, harus ada yang ngalah. Biar sama-sama enak. Samain dulu visi ngekos kalian yang kaya gimana, biar ke depannya kalian ga berantem gara-gara kos doang. Punya temen akrab di kos juga bisa jadi tempat buat diskusi kalo ada masalah, orang tua kalian juga enak ngejaga kalian karena mereka udah kenal sama temen kalian sendiri. Tapi inget, kalo punya temen akrab jangan kebablasan manfaatin mereka ya. Kalo ga punya duit jangan biasain ngutang sama mereka, kasian, mereka kan juga anak kos, siapa tau mereka juga ga punya uang. apalagi kalo kalian tipe orang yang suka telat bayar utang. Sebisa mungkin hindari ngutang.
tips nyari kos-kosan
Jangan bikin pa Jokowi pusing,ya

4. (Buat cewe) Cari kos-kosan khusus cewe. Penting nih ! Kalo bisa cari kosan yang khusus cewe semua. Kosan campur itu menurut saya terlalu beresiko, walaupun sudah ada peraturannya, tetap aja ga terlalu aman buat kalian. Takut ada yang khilaf. Namanya memang kosan campur, tapi bukan berarti cowo dan cewe kamarnya sama, tetap beda kompleknya, tapi masih dalam satu kawasan juga.

5. Cari tempat makan yang murah dan porsinya banyak. Menurut saya kalo udah dapat kosan dan tinggal di sana, kalian mesti cari tempat makan yang kriterianya kaya gini ! Soalnya ini bakal memperpanjang 'nafas' kalian selama nge kos. Tinggal di kos beda dengan tinggal di rumah sendiri. Di kos apa-apa mesti dihemat, termasuk uang saku kalian. Cari tempat makan yang murah dan porsinya banyak adalah salah satu triknya. Cari warung yang sistem pesan makannya ngambil sendiri. Beh !! Itu warung pasti idolanya anak kos,tuh ! Yakin saya. Kalian bebas ngambil sebanyak yang kalian mau, dan bayarnya ga bikin kantong anak kos kempes ! Juara banget. Semoga yang punya warung diberkahi kebaikan yang berlimpah karena banyak menolong anak-anak kos itu. hehehe. Kalo kalian mau repot sedikit, kalian juga bisa bawa rice cooker dan kompor sendiri buat makan di kos. Itu sangat membantu kalo kalian pengen lebih hemat lagi.
tips nyari kos-kosan
Porsi banyak alias porsi Kuli

6. Mie Instan. Ini sih sebenernya alternatif aja. Ga harus dilakukan. Kita orang Indonesia perutnya kebiasaan makan nasi, jadi tetap utamakan makanan utamanya adalah nasi. Mie Instan ini kalo kalian udah bener-bener kepepet gapapa. Cuma jangan terlalu sering dimakan, apalagi dimakan kering. Ga baik buat perut kita. Selagi muda emang ga kerasa, tapi lama-lama bahaya nanti. Oke? Yang perlu diingat, mie itu baru bisa hancur di dalam perut itu kurang lebih 3 hari, nah jadi ingat-ingat waktu terakhir kalian makan mie instan kapan, kalo bisa kasih jarak biar perut kalian bisa 'istirahat'.

7. Amankan kamar kalian. Kalo kalian tipe yang suka sembarangan dalam hal keamanan, sebisa mungkin saat tinggal di kos utamakan keamanan barang-barang berharga kalian. Terutama buat cewe yang bawa perhiasan. Kalo bisa ga usah bawa perhiasan ke kos,deh. Bahaya ! Meskipun kalian ngerasa lingkungan kalian itu aman, jangan pernah sekali-sekali meninggalkan kamar kalian dalam keadaan ga terkunci, walaupun kalian cuman mandi ! Pengalaman saya, kamar temen kos saya dimasukin maling saat mereka tidur gara-gara pintu mereka kebuka luas banget. Karena mereka ngerasa lingkungan kos mereka aman-aman aja. Ingat, kejahatan bisa dilakukan dimana saja, tetap waspada !

8. Kos murah atau kos mahal? Terakhir nih. Tergantung dari kalian masing-masing. Ibu saya sering bilang kaya gini 'Ada rupa ada harga'. Kos murah kekurangannya pasti banyak dan pasti ada kelebihannya, walaupun cuma 'murah'nya itu tadi. hehehe. Kos mahal kekurangan yang pertama jelas, mahal. Tapi mungkin kelebihannya lebih aman, lebih nyaman. Adik pacar saya yang nge kos di Jakarta, cewe, dia pernah nge kos harganya hampir sejuta, cuman buat kosnya. Tapi katanya,sih enak dan nyaman. Nah, sekarang tergantung kalian dan kemampuan orang tua kalian kaya gimana. Kalo orang tua kalian bilang mampu, bukan berarti kalian bisa seenaknya. Tau diri, kalo ada yang lebih murah tapi fasilitasnya kurang lebih dari kos kalian sebelumnya, mending pindah,deh. Kan lumayan ngurangin beban ortu kalian juga.

Kira-kira segitu tips dan trik yang bisa saya bagi buat kalian-kalian yang mau ngekos nanti. Jangan berpaduan pada tips trik di sini aja,ya. Kalian bisa tanya-tanya sama yang udah pernah ngekos di sekitar kalian. Kasih tau juga ke yang lain kali aja masih belum ngerti nge kos itu kaya gimana. Semoga bermanfaat !

Tips buat anak SMA yang pengen kuliah

Sebentar lagi ujian nasional untuk SMA tiba. Wah mesti belajar lagi, begadang lagi,nih. Ngerepotin,ya ! Makanya saya ga setuju ujian nasional itu diadain ! baca postingan yang ngebahas tentang UAN deh di blog ini.

Tapi bukan itu yang mau saya bahas sekarang. Saya mau bahas beberapa tips buat kalian yang anak SMA yang rencananya lulus nanti mau lanjutin ke perguruan tinggi.


Silahkan disibak eh.. disimak beberapa tips berikut ini :

1. Harus Bisa Mandiri. 

Mandiri di sini bukan hanya dalam artian bisa melakukan kegiatan sehari-hari dengan sendiri. Namun juga mandiri dalam hal perkuliahan. Bangku kuliah berbeda dengan bangku sekolah. Coba liat bedanya deh :
bangku kuliah
bangku sekolah


Nah keliatan kan bedanya? hahahaha Maksudnya gini.. Dunia perkuliahan itu sama sekali berbeda dengan dunia persekolahan. Atmosfirnya beda, bantuan guru selayaknya di sekolah itu tidak akan kalian temukan di perkuliahan. Dosen hanya memberi ilmu pada saat kuliah, jika kalian masih belum mengerti dengan apa yang dikatakan oleh dosen, kalian harus sering-sering bertanya dengan dosen diluar perkuliahan itu. Kalian jika sudah masuk bangku kuliah harus mengerti, dosen menganggap kalian sudah cukup dewasa untuk bertindak sendiri, jadi kalian lah yang harus punya inisiatif lebih untuk mendapatkan ilmu tambahan.

2. Rajin. 

Dunia perkuliahan itu berlaku hukum rimba. Siapa yang lemah dalam pelajaran, dia akan tertindas. Dunia kuliah itu keras,bro ! Kalo kalian lembek, kalian benyek ! (mohon dicari sendiri arti sepadan dari kata benyek itu). Sering-seringlah ke kampus, biar tau info yang beredar di kampus. Walaupun ada sms sebaran info dari kawan kalian, bukan berarti kalian tau semuanya, konon kabarnya, ada info-info yang hanya kalian dapatkan saat kalian ke kampus.


3. Perbanyak Teman. 

Orang bilang "1 musuh terlalu banyak, 1000 teman terlalu sedikit". Berteman lah dengan banyak orang di lingkungan kampus. Semakin banyak teman, semakin mudah mendapatkan info kampus yang tidak kamu ketahui. Bukan saja teman seangkatan, berteman juga dengan kaka tingkat kalian dan adik tingkat kalian. Berteman dengan kaka tingka tentu bermanfaat, karena dia sudah lebih dulu masuk kuliah, maka pengalamannya lebih banyak, kalian bisa sharing pengalaman dengannya. Bisa juga untuk meminjam tugas-tugas yang sudah pernah dia kerjakan, kaka tingkat juga bisa digunakan untuk mengetahui karakter dosen-dosen kuliah kalian,loh. Mereka tau mana saja dosen yang killer, mana dosen yang jadi idola para mahasiswa. Berteman dengan adik tingkat juga harus, jangan malu untuk berteman dengan mereka, siapa tau salah satu diantaranya bakal jadi jodoh kalian. hehehehe..

4. Kenali Petinggi Kampus. 

Ini memang kadang kurang diperhatikan, namun ini bisa sangat penting untuk kalian kedepannya. Percayalah, semakin akrab dengan salah satu petinggi kampus, semakin mudah kalian mendapatkan info  kampus dari beliau. Apalagi jika kalian ingin menyelenggarakan suatu acara dan membutuhkan dana besar, kalian harus menghadap ke petinggi kampus untuk meminta dana kepada beliau, akan sulit bagi kalian jika sebelumnya tidak pernah bertatap langsung dengan beliau sebelumnya.

5. Berteman dengan Dosen. 

Teman di sini bukan dalam artian negatif ya. Maksudnya akrab. Jika akrab dengan dosen, kemungkinan untuk menegosiasikan mata kuliah beliau untuk setidaknya 'menolong' nilai kalian jadi lebih mudah. Berteman dengan dosen juga membuat kalian mengetahui karakter dari dosen itu sendiri. Biasanya dosen yang freindly lebih mudah membaur dengan mahasiswa. Sedikit trik buat kalian, jika kalian menemukan dosen yang baru, duluan mengakrabinya akan lebih mudah, karena kalian bisa memberikan pengaruh kepada dosen baru itu. Setidaknya dia bakalan respect dengan kalian. hehehe..

Tambahan

Ikut Bergabung dengan Organisasi Kampus. 

Ini penting juga. Dengan bergabung ke dalam organisasi kampus, bukan cuma pengalaman organisasi yang didapat, tapi juga keuntungan-keuntungan lainnya. Di kampus saya, mahasiswa yang jadi anggota BEM, itu dapat jatah untuk mendapatkan beasiswa dari Universitas. Itu salah satu keuntungan yang bisa kalian dapatkan. Masih banyak lagi yang lain. Kalo bisa kalian minimal gabung di 1 organisasi kampus, jangan ga gabung sama sekali, rugi ga ngerasin gimana caranya berorganisasi, lumayan bisa nambah-nambahin pengalaman organisasi di daftar riwayat hidup. Tapi jangan sampai kebablasan ya. Mesti tetap diingat, kalian fokuskan pada kuliahnya, bukan organisasinya. hehe

Nah, itulah beberapa tips dari saya yang bisa saya bagikan untuk kalian yang ingin meneruskan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Ingat, tips ini tidak sepenuhnya mutlak, jika kalian punya cara lain yang menurut kalian lebih efektif silahkan gunakan. Membaginya kepada saya akan lebih bagus, jadi saya bisa menerapkannya juga jika memang bagus. :D
Seedbacklink