Rangkaian Abjad

personal and lifestyle blog

Post Top Ad

Post Top Ad

August 17, 2022

August 17, 2022

MASYARAKAT ADAT JUGA BANGSA INDONESIA

Masyarakat adat tuh sebetulnya ada di sekitar kita. Kalo ada yang bilang mereka cuman tinggal di hutan, ya itu mah cara mereka bertahan hidup aja biar ga diganggu sama orang-orang yang berniat ga baik. 


Jadi masyarakat adat di Indonesia tu kayak buah simalakama. Mau hidup tenang aja susah, diusik sama orang-orang yang mau caplok lahan tanpa persetujuan. Tapi pindah pun ga bisa karena mereka juga punya sumberdaya yang terbatas. Mereka cuman bisa berharap sama pemerintah untuk bisa melindungi keberadaannya.

masyarakat hukum adat


Saya sedih ketika ngeliat berita tentang masyarakat adat tu selalu tentang mereka yang bergesekan sama orang-orang yang ingin merebut lahan mereka. Mereka kan juga pengen hidup tenang dan layak, kenapa harus terusir dari negara mereka sendiri?


Masyarakat adat itu salah satu komponen penting pembentuk negara Indonesia. Kalo ga ada mereka, mungkin kita ga bisa jadi bangsa seperti yang sekarang kita rasakan. Kalo ga ada mereka, siapa lagi yang mempertahankan dan melestarikan budaya leluhur zaman dulu? Bukankah adat istiadat Indonesia yang beragam di Indonesia ini masih ada karena keberadaan mereka?


Ga kebayang gimana sulitnya mempertahankan adat mereka di tengah gempuran teknologi modern seperti sekarang ini. Meskipun sudah ada juga masyarakat adat yang "mengawinkan" kehidupan modern dengan adat leluhur mereka, namun banyak juga yang tidak mau melakukannya. Ada anggapan bahwa kehidupan modern bisa menghilangkan adat budaya leluhur yang sudah lama mereka jalankan.


Ada benarnya juga, karena kebanyakan kehidupan modern justru menganggap beberapa budaya itu sudah "ketinggalan zaman". Namun justru lupa kalo zaman dulu, kita sangat dekat sekali dengan budaya dan ada istiadat seperti itu.

MASYARAKAT ADAT JUGA BANGSA INDONESIA

Sejatinya, masyarakat adat juga bangsa Indonesia. Bahkan bisa jadi "lebih Indonesia" daripada kita sekarang. Karena mereka-lah yang melestarikan budaya dari zaman dulu.  Anehnya, Undang-Undang Masyarakat sampai saat ini masih belum disahkan juga. RUU ini mandek progressnya dari tahun 2009. Sudah 13 tahun masih jadi RUU.


Padahal mengesahkan RUU ini menjadi UU penting fungsinya untuk masyarakat adat di Indonesia. Dengan adanya UU ini, setidaknya masyarakat adat memiliki kepastian hukum dan memberikan kepastian hak ekonomi juga.


Sudah selayaknya masyarakat adat diperlakukan setara dengan yang lain. Berikan perlindungan hukum dan kepastian ekonomi agar kehidupan mereka lebih terjamin dan bisa lebih layak. 


Ga tega gue ngeliat mereka harus berjuang sendirian ngehadapin orang-orang yang punya previlage banyak itu. Maka melalui tulisan dan konten lainnya di medsos gue ini, mencoba memaksimalkan untuk bisa ngebantuin mereka untuk bisa mendapatkan hak mereka selama ini.


Ketika ikut gathering online bersama ecobloggersquad hari Jumat kemaren, gue jadi punya banyak insight baru tentang masyarakat adat. Ternyata peran mereka untuk kelestarian alam itu penting banget. Kalo ga ada mereka, mungkin hutan-hutan kita sekarang bisa jadi semakin berkurang luasannya.

MASYARAKAT ADAT JUGA BANGSA INDONESIA


Karena masyarakat adat sangat bergantung pada hasil hutan, makanya mereka ngejagain banget hutan tempat mereka tinggal. Bahkan kalo bisa sih mereka ngejagain hutan dari orang-orang yang ingin mengalih fungsikan hutan jadi kebun/lahan non hutan. Namun apa daya, mereka ga punya kekuatan yang berarti untuk melawan.


Makanya dimomen bersejarah ini, Hari Kemerdekaan Indonesia Yang Ke- 77, adalah saat yang tepat untuk segera mengesahkan RUU Masyarakat Hukum Adat ini. Gue rasa ini sesuatu yang keliatannya "kecil" untuk para bapak-bapak dan ibu-ibu yang terhormat di Gedung DPR sana untuk mengesahkan RUU Ini. Tapi akan jadi sesuatu yang sangat berarti untuk kawan-kawan masyarakat adat.


Kalo pengesahannya ini aja berlarut-larut, gue jadi kurang yakin kalo pemerintah emang beneran peduli sama masyarakat adat ini. Padahal pengesahan RUU ini selalu dikawal sama kawan-kawan dari AMAN (Aliansi Masyarakat Adat Nusantara), lho! Setelah pengesahan, akan masih ada lagi PR pemerintah selanjutnya yang perlu dilakukan: penegakan hukum UU dan konsisten posisi pemerintahnya.


Jangan sampai, mereka yang mengesahkan RUU-nya justru jadi orang yang melanggar UU tersebut. Bahkan mendukung orang yang melanggar UU yang sudah mereka sah-kan. Gue ga mau kayak begitu, meskipun tentu saja tidak ada yang bisa 100% ideal sesuai apa yang kita harapkan, ya.

MASYARAKAT ADAT JUGA BANGSA INDONESIA
Gue berharapnya sih pemerintah konsisten mendukung keberadaan masyarakat adat. Jangan setengah-setengah apalagi sekadar janji manis di mulut doang. Tapi ada tindakan konkritnya juga. Tindakan konkritnya juga jangan cuman sampai pengesahan RUU doang, tapi bisa lebih jauh dari itu.


Kalo kamu ingin tau lebih lanjut tentang masyarakat adat dan sekitarnya, follow aja instagram @rumah.aman ya!

July 31, 2022

July 31, 2022

REVIEW DOCTOR STRANGE IN THE MULTIVERSES OF MADNESS 2022 BAHASA INDONESIA

Awalnya kepengen nonton Doctor Strange in The Multiverse Of Madness karena penasaran sama premis Multiverse yang dibawanya. Katanya akan digali lebih dalam lagi tentang topik paling seksi di jagat MCU di film ini. Apalagi ketika di Spiderman No Way Home udah dikasih gambaran multiverse itu akan seperti apa. Oiya kalo lu udah nonton series "What If" di Disney Plus pasti akan lebih paham konsep Multiverse itu seperti apa.

REVIEW DOCTOR STRANGE IN THE MULTIVERSES OF MADNESS 2022 BAHASA INDONESIA

Kalo kita tarik lebih jauh lagi,di MCU topik multiverse sebenarnya sudah pernah disenggol pada series Agents Of S.H.I.E.L.D. Tapi waktu itu hanya sekadar dimention tanpa ada follow up lebih jauh di dalam seriesnya.


Ternyata di phase 4 ini baru diexplore lebih dalam lagi perihal multiverse. Mungkin ini juga berkaitan dengan businessplan-nya Disney yang mengakuisis hampir semua film/series produk Marvel yang berada di luar networknya Disney selama ini. Maka konsep multiverse ini sangat cocok sekali untuk adaptasi agar bisa memasukkan superhero/villain yang berada di luar MCU.


Bahkan di Spiderman No Way Home aja udah ada crossover dari luar MCU dengan kehadiran Matt Murdock di sana. Seperti yang kita tau, Matt Murdock merupakan nama asli dari superhero Daredevil. Series Daredevil sendiri, awalnya berada di luar MCU dan dirilis di platform video on demand yang lain. Sampai akhirnya tahun ini, tepatnya di bulan Juni akhirnya Daredevil dan kawan-kawan masuk ke disney plus hotstar.


ILUMINATI REVEAL

REVIEW DOCTOR STRANGE IN THE MULTIVERSES OF MADNESS

Balik lagi ke Doctor Strange, sebelum menonton filmnya, kita semua udah disuguhi dengan teaser dan trailer dari marvel. Dari sana udah banyak teori-teori yang berkembang tentang film ini. Bahkan sejak sebelum trailer resminya dirilis, udah ada versi konsep yang bocor ke publik. Dari kebocoran ini aja, udah banyak yang berteori tentang film ini.

Ketika akhirnya menonton trailer sampai ke filmnya, jujur aja gue udah ga terlalu terkejut lagi ngeliat isinya. Karena beberapa teori yang dikemukakan para reviewer film marvel di luar sana ada yang terbukti benar. Mulai dari kemunculan semua personil The Illuminati, Mordo, Black Bolt, Mr Funtastic, Captain Carter, sampai Proferssor X dari X-Men. 


Nama terakhir memang santer diberitakan bakalan nongol di film ini. Karena banyak yang berspekulasi kalo Doctor Strange In The Multiverse of Madness bakalan jadi "pintu" yang cocok untuk memasukkan karakter-karakter di luar MCU. Kemunculan The Illuminati ini menandai masuknya beberapa tambahan karakter baru yang akan tampil di phase selanjutnya di MCU.


Bisa dibilang, inti dari film Doctor Strange In The Multiverse of Madness nyeritain 3 karakter utama. Doctor Strange, America Chavez, dan Scarlett Witch.  Di sini lagi-lagi Wanda dijadikan tokoh antagonis dengan menjadi villain yang sangat bernafsu ketemu anaknya.

Wanda Kangen Anak

REVIEW DOCTOR STRANGE IN THE MULTIVERSES OF MADNESS 2022
Simpel banget sebetulnya, kalo Wanda sadar anaknya itu cuman hasil "khayalannya" aja, film ini akan punya durasi pendek. Tapi dibikin panjang karena Wanda yang ngeyel  dan kangen banget pengen ketemu sama anaknya. Sampe harus bertarung di berbagai multiverse dan ketemu sama "another avengers" di multiverse yang lain.

Ngomongin soal "another avengers" ini, gue punya keresahan tersendiri. Another avengers di sini maksudnya para anggota The Illuminati, ya ges. Logikanya kan mereka ini punggawa terhebat di jagat multiverse, ya kan? Udah pasti punya skill hebat lah ya, minimal setara Thanos atau Gorr, lah!


Kenapa mereka begitu mudah dikalahkan oleh Wanda, ya? Meskipun dia penyihir terkuat di MCU saat ini, tapi bukan berarti bikin dia over power banget, dong? Masa member Ilmuminatinya matinya pada ga beres semua? Matinya ada yang kocak banget lagi, "meletup" gitu. Pas nonton adegan itu langsung refleks bilang "Lah? Kok gitu?".


Superhero yang "meletup" ini dibilangnya adalah salah satu yang terkuat diantara jenisnya dia. Tapi semudah itu kah mengalahkannya? Bahkan Wanda sama sekali ga perlu nyentuh orang ini, loh! Gila juga.


Meskipun scene Iluminati ini bisa dibilang pengantar untuk karakter lainnya masuk ke MCU, tapi gue rasa sih harusnya bisa lebih epik lagi ya untuk pertarungannya. Tapi yang gue salut adalah, film ini tuh SJW Feminist friendly banget. Wanda dikasih scene berantem dengan 2 member cewe Iluminati, Captain Marvel (Maria Rambeu) dan Captain Carter (Peggy Carter). Meskipun ujung-ujungnya kalah juga, tapi cukup detail lah ya untuk yang ini.

Doctor Strange Love Story Jadi Absolute Point

Kehidupan kisah cinta Doctor Strange juga diceritain di sini. Uniknya, di semua universe, hasilnya sama. Strange ga akan pernah berjodoh dengan Christine Palmer di universe mana pun. Bahkan di universe-nya "What If" pun juga ga pernah bisa berjodoh. Meskipun Strange berkali-kali mencoba berbagai cara, tetep aja ga bisa berjodoh.


Ini kayak semacam "absolute point" di MCU gitu loh. Jadi biar digimanain juga ga akan pernah bisa berubah. Bedanya di Doctor Strange In The Multiverse of Madness, Strange udah legowo dengan keadaan ini. Kalo di "What If" kan dia ga bisa nerima sampe bikin dirinya sendiri ancur.


Sebenarnya ada 1 absolute point  lagi yang ada di MCU tapi menurut gue masih kurang valid buktinya. Mungkin kamu yang udah pernah nonton rangkaian film dan series MCU tau kejadian yang mana. Coba tulis di komentar ya.


Intinya di Doctor Strange In The Multiverse of Madness ini menurut gue yang istimewa adanya kemunculan karakter-karakter non MCU lainnya setelah di Spiderman No Way Home. Selebihnya sih ga terlalu signifikan ya plotnya. Standar banget lah kalo dari sisi jalan ceritanya ya.


Dulu pernah dibilang kalo Doctor Strange In The Multiverse of Madness ini film horror MCU yang pertama. Pas gue nonton, vibes horrornya tuh kureng banget gitu. Masih terasa kayak film action biasa. Gue ngebayanginnya dari awal bakalan nyeremin/nakutin gitu, ternyata ga juga. Kalo agak "dark" mungkin iya, gue setuju. Tapi kalo horror sih kesannya nanggung ya.


Film Doctor Strange In The Multiverse of Madness udah bisa kamu saksikan di Disney Plus Hotstar ya ges! Lengkap sampe post credit scenenya juga ada.

July 11, 2022

July 11, 2022

CEMILAN WAJIB JADI TEMAN NONTON DI RUMAH

Kayaknya udah jadi kebiasaan deh kalo misalnya mau nonton di rumah tu harus ada cemilan. Ketika nonton series/film di rumah rasanya kurang lengkap kalo ga ditemenin sama cemilan. Padahal, kalo ga ada cemilan juga gapapa. Tapi rasanya kayak ada yang kurang gitu.


Mungkin kita terpengaruh propaganda iklan dan film yang sering kita tonton kali, ya?

Perlu diingat kalo nonton sambil makan cemilan itu kurang baik untuk kesehatan, ya ges! Ga boleh keseringan pokoknya deh!

Karena udah sering nonton di rumah, gue udah sering "ditemenin" sama berbagai cemilan untuk nonton. Tapi karena stoknya terbatas, cemilan yang gue makan biasanya habis sebelum film/seriesnya kelar hahahah!!

Ini beberapa rekomendasi cemilan wajib yang bisa lu siapin ketika nonton film/series di rumah. Perlu diperhatikan kalo cemilan ini berdasarkan referensi gue sendiri, ya. Jadi mungkin akan ga sesuai sama ekspektasi lu. Kalo misalnya lu punya rekomendasi lainnya, bisa lu kasih tau di kolom komentar ye!

1. Indomie Kering Tanpa Bumbu

CEMILAN WAJIB JADI TEMAN NONTON DI RUMAH

Sejauh ini, indomie kering tanpa bumbu yang paling sering nemenin gue ketika nonton di rumah. Indomie yang dimakan itu Indomie goreng dan gue sukanya ga pake apa-apa sama sekali alias polosan. Bumbunya dipake kalo pas lagi masak mie nya doan. Kalo dimakan kering begitu biasanya ga pake bumbu.

Gue yakin ga banyak yang suka sama cemilan ini. Karena nganggapnya makanannya hambar gitu. Temen-temen gue juga pada protes sih sama cemilan ini. Mereka bilang ga enak, tapi gue suka. Gimana dong? Ehe.

Ya kalo lu sukanya makan pake bumbu sih gapapa. Ini bukan hal wajib yang harus diikuti kok. Jadi santai aja ye! 

2. Gorengan Telor Rebus Tepung

 


Cemilan kedua yang sering nemenin gue nonton di rumah adalah gorengan abang-abangan. Di sini abang-abangan gorengan yang sering gue beli adalah gorengan telor rebus ditepungin gitu. Gue kurang tau apakah di tempat lu ada juga gorengan kayak begini, jadi sesuaikan aja sama gorengan favorit lu ya.

Harga gorengannya tu 500 per bijinya. Gue biasanya beli 10.000 buat bekal cemilan nonton. 20 biji lumayan bisa nemenin nonton sampe habis ye kan? Kalo gorengan abang-abangan lu harganya ga sesuai sama budget, boleh disesuaikan aja.

3. Indomie Goreng + Telor Ceplok 1/2 Mateng

CEMILAN WAJIB JADI TEMAN NONTON DI RUMAH

Enaknya dibikin sebelum nonton, jadi pas mulai nonton disantapnya saat masih panas-panas gitu. Wah itu sih ga ada duanya banget ya sensasinya. Wenak banget pokoknya! Apalagi kalo indomienya dikasih potongan cabe rawit gitu. Wadoooo!! Gila enak banget dah!!

Kalo lu kepikiran mau nambah mienya pake nasi, silakan aja. Cuman jangan keseringan aja ya. Karena ga baik kalo makan mie + nasi keseringan. Katanya bisa bikin gula darah naik drastis dan itu ga bagus buat badan lu.

4. Tahu Goreng Isi Bihun

CEMILAN WAJIB JADI TEMAN NONTON DI RUMAH

Ini beda dengan gorengan abang-abangan ya ges. Kalo tahu goreng ini yang jualnya beda. Bahkan harganya juga beda. Sekitaran 1000-2000 biasanya. Tergantung abangnya dan ukuran gorengannya segimana.

Tahu goreng isi bihun ini paling enak dimakan pake cabe rawit yang digigit gitu. Sensasi pedasnya nampol banget dan bikin nagih gitu. Ditambah lagi kalo tahunya dimakan saat panas-panas gitu. Beeehh!! Gila sih itu.. nontonnya jadi makin nikmat banget rasanya.

5. Gorengan Pisang Molen

CEMILAN WAJIB JADI TEMAN NONTON DI RUMAH

Lu tau kan gorengan molen? Pisang goreng yang digoreng pake kulit dari campuran tepung terigu dan maizena beserta temen-temennya itu. Gue suka banget sama pisang molen, hampir sama sukanya kayak tahu goreng isi bihun. Bahkan terkadang suka gue combine antara tahu goreng sama pisang molen ini.

Gorengan pisang molen enaknya dimakan pas lagi panas-panas gitu. Pake minumnya teh es/teh hangat gitu. Mau pake minum apapun sebenernya ga jadi masalah, yang penting ada cemilannya.

Oiya, kalo bisa sih gorengan pisang molennya yang kecil-kecil bentuknya. Kalo di tempat gue sih harganya 500 -an gitu ya. Jadi kalo beli 10.000 bisa banyakan dapetnya. Kalo banyak belinya kan bisa lama juga abisnya hehehe. Tapi ada juga gorengan pisang molen yang 1000-an yang enak. Sesuaikan aja sama harga pasaran gorengan pisang molen di tempat lu ya.

***

Meskipun ada nomernya, bukan berarti ini jadi peringkat cemilan terbaik/terburuk ya. Ini hanya nomer sesuai urutan gue ingetnya aja sebetulnya. Kalopun misalnya cemilan favorit lu ga ada di sini, ga perlu berkecil hati/baper ya. Karena ini hanya preferensi pribadi aja.

Nah kalo lu punya cemilan favorit yang sering nemenin lu nonton series/film di rumah, kasih tau gue lewat kolom komentar ya. Nanti kalo banyak yang kasih rekomendasi, ntar gue bikinin lagi cemilan wajib lainnya versi pembaca.

Makasih udah baca tulisan rekomendasi kali ini ya! Kalo ada yang ingin disampaikan tentang tulisan ini atau blog ini, silakan tulis di kolom komentar ya.

June 30, 2022

June 30, 2022

SAYAP YANG SUCI TAPI DIRTY

Lagi viral salah satu cafe di Jakarta bikin online campaign untuk narik pelanggan lebih banyak. Kacaunya, mereka ini bikin nama minuman yang super duper sensitif untuk agama tertentu. Di zaman internet sekarang ini, ga butuh waktu lama untuk akhirnya membuat campaign ini jadi berita negatif.




Jadilah nama restoran ini viral kemana-mana, sayangnya viral mereka ini in a bad way. Dari sisi marketing, ada yang bilang "there is no such bad or good news, only news". Jadi, dampak dari campaign restoran ini sebetulnya bisa dibilang "sukses". Karena hampir semua orang di Indonesia ngomongin.



Masalahnya, ketika dilihat dari sisi branding, jelek banget! Emang sih naiknya cepet banget, tapi turunnya juga cepet banget. Semua hal yang viral kan begitu kejadiannya. Menurut gue, orang/brand yang viral tapi paling fatal dampaknya itu si mantan polisi itu loh, si Norman Kamaru.

Udah bagus-bagus jadi polisi, cuman karena viral doang, mengundurkan diri dari kesatuan dan berharap sukses dari jadi artis dadakan. Hasilnya? Sebentar doang! Dia balik lagi jadi "orang biasa". Sekarang malah jualan bubur. Apes banget, kasian gue liatnya.

Balik lagi ke sayap yang suci, campaign mereka akhirnya menimbulkan reaksi berantai. Dari yang awalnya cuman dikecam oleh netizen, sampai berbuntut pada pemanggilan oleh pihak kepolisian. Ujungnya tentu saja penetapan status tersangka terhadap 6 orang pegawainya.

6 orang tersangka itu adalah creative director, head team promotion, pembuat desain virtual, tim admin medsos, socmed officer, admin tim promo. Dari 6 tersangka ini, cuman 1 orang jajaran direksi yang "kena". Sementara yang lainnya ga diproses hukum sama sekali sejauh ini.







Kita mikir secara logika aja deh ya kan.. apakah mungkin, kegiatan bisnisnya tidak dipantau oleh seorang CEO dan jajaran direksi yang lain? Apa mereka ga negur, kalo materi campaign nya ini super sensitif? Atau mereka justru "membiarkan" biar jadi rame demi kepentingan bisnis?

Masa sih mereka ga perhatiin yang begini? Ini kan demi tujuan bisnis sendiri ya? Kok bisa sih campaign se-sensitif ini bisa dilolosin? Bukankah filter pertama untuk seluruh kegiatan bisnis itu harusnya dari kebijakan atasan/direksi ya? Ga paham nih gue birokrasi mereka kayak gimana.

Gue justru kasian sama bawahannya. Kayak admin, tim desain, sama officernya itu. Gue sih cukup yakin ya kalo mereka itu dalam posisi "udah ga bisa lagi ngelawan" sama atasan. Jadi mereka tu cuman ngejalanin tugas mereka aja. Trus kenapa cuman 6 orang ini aja yang ditangkap dan dijadiin tersangka?

Sedangkan otak dari ide promosi ini dan pemilik cafenya ga dipikirin gitu? Enak banget jajaran manajementnya jadi keliatan "cuci tangan" di mata netizen.

Tau ga yang lebih bikin keliatan kentara cuci tangannya tu apa? Konten minta maaf/klarifikasinya mereka! Cafe ini, dengan tegas dan sadar menyebut 6 orang pegawai mereka sebagai "oknum". Seolah-olah yang mereka lakukan itu adalah hasil kongkalingkong antara 6 orang ini aja. Gila ga?

Ini makin membuktikan kalo pihak manajemen ga peduli terhadap nasib karyawan mereka. Dengan menyebutkan mereka sebagai oknum, maka pihak restoran tidak mengakui bahwa 6 orang ini bekerja atas perintah manajemen. Mereka rela menumbalkan 6 orang biar bisnis mereka selamat.


Setega itu loh mereka, ges!

Orang udah susah cari kerjaan, pas udah kerja ternyata mereka mesti masuk penjara karena ga bisa protes/ngelawan kebijakan atasannya. Kasian banget. Kalo udah masuk penjara, akan sulit buat mereka nyari kerjaan lagi. Mana ada yang masih muda lagi, tega banget matiin rezeki orang.

Pihak cafe berdalih, lebih mementingkan 3000 karyawan lain daripada 6 oknum tersebut. Duh gue nih pengen berkata kasar sebenarnya. Sesungguhnya dalih 3000 karyawan itu ga masuk logika gue sampe sekarang.

Kalo lu mikirin 3000 karyawan, ya harusnya lu jaga itu promosi biar ga nyentuh ranah sensitif dong! Kenapa pas baru sekarang udah rame dan ada yang ditangkap baru nyari tamengnya? Astagah kesel banget.




Btw, ini kesalahan mereka selama 3 tahun terakhir ini. Menurut gue sih kesalahan ke 3 ini udah paling fatal diantara 2 sebelumnya. Pertama terjadi di Surabaya tahun 2020, 3 kali ngelanggar jam malam PSBB. Kedua pada tahun 2021 di Kemang Jakarta, ngelanggar aturan PPKM level 3 Jakarta. Terakhir ya ini 2022, bikin materi promo ga mikir yang penting cuannya doang.

Gue rasa emang manajemennya problematik deh. Kalo ga problematik sih harusnya 1 kali aja ngelakuin kesalahan udah cukup kali ya? Masalahnya berita negatif kayak begitu tuh bikin nama brand jadi jelek. Mau lu pake buzzer seisi dunia pun, kalo udah ada pemberitaan jelek ya tetep jelek ga akan ngangkat.

Karena masalahnya ada di internal lu, bukan dari eksternal. Kalo masalah di internal tapi ngelarin masalahnya di eksternal, ya ga akan nyambung. Wong masalahnya di dalam kok cari solusinya dari luar, gimana sih?

Pemerintah pun akhirnya turun tangan, melalui Pemrov DKI izin usaha cafe ini akhirnya dicabut. Katanya sih bukan karena polemik yang ditimbulkan, tapi karena cafe ini ga punya dokumen kepemilikan sesuai ketentuan yang berlaku gitu. Meskipun digiring begitu, tetap aja netizen menghubungkannya sama kejadian sekarang.

Jadi ga cuman 1 cafe aja yang terdampak sama keputusan pencabutan izin usaha ini. Total ada 12 tempat usaha yang bernaung di bawah nama cafe ini yang ditutup. Ga cuman ditutup, tapi tempat usahanya juga disegel oleh polisi. Kemudian diberikan payung hukum kepada segel tersebut apabila ada yang merusak spanduk/segelnya maka akan diproses sesuai hukum yang berlaku.

Meskipun begitu, pemilik cafe ini masih bisa meneruskan usaha mereka dengan beberapa syarat. Mengubah namanya, dan melengkapi dokumen administrasi yang diperlukan untuk usaha tersebut. Jadi secara tidak langsung, ga bisa disimpulkan ini adalah akhir dari cerita cafe ini. Tapi, semoga aja kejadian ini bisa memberikan setidaknya efek jera buat pelaku bisnis lainnya.


Jujur gue penasaran banget sama pengakuan terjujur dari para tersangka ini. Gue pengen tau sejauh apa pihak direksi/manajemen terlibat ketika mikirin materi promosi yang kontroversial ini. Setidaknya tau lah gimana sih birokrasi manajemen dengan bawahan dalam hal mengurus kegiatan promosi bisnisnya.

Buat manajemen nih, nyesel ga lu pade? Sok sok an mentingin hidup 3000 karyawan dengan numbalin 6 orang. Akhirnya usaha lu bubar semua di Jakarta. Mau lu ngebangun ulang lagi sih terserah ya, gue mah ga peduli.

Untuk karyawan cafe itu, gue saranin cari tempat kerja yang lebih manusiawi lah. Tapi ingat, jangan resign sebelum dapet kerjaan baru ya! Ntar kalo lama nganggurnya lu juga pusing. Gapapa tahan dulu aja beberapa bulan ini sampe ketemu kerjaan baru, habis itu baru resign dan memulai hidup yang baru.

Kalo pun lu ga mau kerja lagi jadi karyawan dan niatnya pengen buka bisnis sendiri, gue harap lu udah punya ilmu dan modalnya. Karena buka bisnis itu ga asal punya modal doang, percuma punya modal duit kalo lu ga punya modal ilmu. Duit lu bakalan abis sia-sia, percaya dah ma gue.

Saran gue untuk yang mau buka bisnis, tetep kerja aja dulu sebagai karyawan gapapa. Sebagian gaji lu sebagai karyawan itu digunain untuk modalin lu buka bisnis pelan-pelan. Misalnya dipake untuk belajar ilmu tentang bisnis online gitu. Atau belajar tentang ngiklan di medsos. Jadi gaji kerjaan utama lu itu, jadi "pemodal" untuk bisnis lu di masa depan. Karena bangun bisnis itu ga sehari doang jadi, butuh bertahun-tahun juga.

Nah yang terpenting ketika lu buka bisnis dan punya karyawan sendiri, lu jangan ngelakuin hal yang sama kayak cafe ini. Jangan buka bisnis dan punya karyawan dijadiin ajang "balas dendam" ye. Ga gitu konsep buka bisnis tu.

Yang pasti, lu mesti ngelindungin karyawan lu dibandingkan lu sendiri. Jadi pemilik bisnis ga bisa egois mikirin diri lu sendiri, ges. Prioritas lu adalah karyawan lu, karyawan lu bisa selamat, bisnis lu juga ngikut. Kalo lu nyelametin diri lu doang, bisnis lu yang ancur. Persis kaya kejadian cafe ini nantinya.

Cara nyelametinnya juga bukan ngejadiin karyawan lu tumbal juga ye. Lu harus punya management crisis yang baik.

Contohlah brand tas kemaren yang sempet viral juga. Ga sensitif kejadiannya, cuman bikin polemik sampe dirujak netizen. Yang nongol minta maaf siape? CEO-nya, Man! Bikin permintaan maaf di akun medsos mereka dan juga disurat kabar. Hasilnya? dapat respect dari netizen dan ga dirujak lagi. Meskipun brandnya masih gue unfollow sampe sekarang hahaha!

Cafe ini? Yaelah boro-boro CEO nya muncul, manajemennya aja pada sembunyi semua. Cuman pengacara itu doang yang nongol dan diposting di medsos mereka. Itu sih gue rasa juga karena dia punya saham di sana. Cuman udah terlambat juga sih. Buat apa juga ya kan? Nasi udah jadi bubur begini.

Emang bener ye apa kata orang: orang mabok itu ga cuman nyusahin dirinya sendiri tapi juga nyusahin orang di sekitarnya.


June 27, 2022

June 27, 2022

COD ITU CASH OR DUEL

Sejak memulai bisnis online tahun 2019, fitur COD (Cash On Delivery) masih belum terlalu rame seperti sekarang. Meskipun bukan tergolong fitur baru saat itu, namun masih banyak yang tidak ingin memanfaatkannya. Termasuk gue saat itu, karena ga pengen ngikutin trend.

Dengan adanya fitur COD memungkinkan pembeli bisa membayar ketika barangnya ada di tempat mereka. Jadi peluang ketipunya akan jauh lebih kecil daripada mereka harus transfer duluan. Tapi menurut gue, fitur ini justru jadi "kemunduran" buat bisnis online. Belanjanya udah lewat internet, tapi bayarnya kok masih offline sih? Konsep yang aneh.

Berpegang pada prinsip ini, gue ga pernah mau aktifin fitur COD di bisnis yang gue lakukan hingga sekarang. Kita udah dikasih teknologi maju, transfer bisa langsung lewat hp, kok masih ada yang kepengen bayarnya pake sistem tunggu barangnya dulu? Kalo ga percaya beli online, mending langsung aja ke toko deket rumah, gausah nyari di internet.


Sejak banyaknya promo yang memprioritaskan COD ini, ada banyak kejadian tidak mengenakkan muncul di media sosial. Kalo kasus orang ga mau bayar pake alasan "anak saya kepencet" itu sih udah basi banget ya. Masa iya anak kepencet sampe checkout? Nenek-nenek juga ngerti kalo itu diboongin.

Paling viral adalah ketika ada ibu-ibu nyumpahin kurir yang nagih orderan COD. Dibilangin "goblok" sama itu ibu cuman gara-gara dia nagih barang orderan si ibu. Gue bingung nih sama orang-orang goblok begini. Kok bisa dia secara sadar diri order barang pake fitur COD, tapi begitu ditagih dia juga yang ngegoblokin orang? Tolol apa gimana dah?

Itu kejadian pertama.

Ada lagi yang lebih "gila", dia yang order pake fitur COD, begitu barangnya diantar malah marah-marah ke kurirnya karna barangnya beda. Sampe mau dihajar kurirnya karna salah barangnya. Dibilangin si kurir protesnya ke penjual, malah makin marah. Bloon banget!

Lu pada paham ga sih, kalo kurir tu cuman nganterin? Mereka tu ga ada hubungannya sama si penjual barang lu. Bahkan mereka tu ga tau isi barang lu apaan! Trus lu mau protes apaan ke mereka!? Udah gila kali lu sampe marah-marahin mereka yang ga tau lu pesan barang apaan! Lagian yang ditagih itu juga kewajiban lu buat bayar! Bukan punya mereka juga, ga mungkin mereka nilep duit lu anjir! Kesel banget gue.

Nih yang paling baru, beberapa hari yang lalu nih!

Kalo 2 kejadian tadi, cuman kekerasan verbal doang. Kalo yang ini udah beneran mukul! Gilanya lagi yang mukul ini bukan si penerima barang, tapi temennya. Buset dah! Perkara belanja online doang sampe harus dihajar kurirnya! Ini cash on delivery atau cash or duel sih sebenarnya? Heran banget gue.

Buat lu yang mungkin masih ga tau, gue jelasin lagi ya..

Kurir pengantaran barang itu, CUMAN NGANTERIN BARANG LU DOANG! Mereka ga ada sangkut pautnya sama penjual, bahkan mereka ga tau isi barang yang lu order apaan. Kurir juga bukan debt collector yang nagih hutang lu. Mereka cuman mau kewajiban lu diselesaikan, itu aja!

Kalo yang salah penjualnya, trus kenapa lu marah-marah sampe ngehajar kurirnya sih?

Gini, deh, kalo lu kagak ngerti syarat belanja online pake fitur COD, gausah maksa untuk ikut-ikutan! Kalo mau belanja pake fitur COD juga, minimal BACA KETENTUANNYA dulu lah. Susah sih emang kalo udah males baca, tapi ngerasa sok tau banget sama ketentuannya. Giliran salah ditegur malah marah-marah.

Kalo lu pake fitur COD karna takut ditipu belanja online, mending gausah belanja online sekalian. Beli aja di tokonya langsung. Lu ngeliat barangnya, lu suka, lu beli dah tu. Gausah maksa belanja online pake COD segala kalo ujung-ujungnya ga jadi bayar.

Lagian kalo orang mau nipu lu, nanggung banget puluh ribu - ratus ribuan doang! Mending sekalian belasan juta aje nipunya. Ga capek-capek mesti nego sana sini ngadepin pembeli kayak lu. Maling juga mikir kalo mau nipu si, kalo itung-itungannya receh mah mending mereka cari cara lain.

Lu tau ga, siapa aja yang lu bikin susah cuman karna lu yang ga mau bayar orderan COD lu sendiri?

1. Tim Packing


Barang yang lu order itu, udah dipacking rapi-rapi sepenuh hati. Ada tim packing yang sumringah karena ada yang beli produknya. Berharap si penerima barangnya bisa manfaatin produk yang dia packing ini dengan baik.

2. Seller/Penjual


Udah ngurusin chat lu, udah seneng karna barangnya bakalan laris. Trus lu bikin dia sedih/kecewa karna kelakuan lu yang egois dan bodoh itu. Kalo sampe tega ga mikirin perasaan dia, barti emang jahat lu jadi orang. Bayangin aja kalo lu digituin sama orang, gimana rasanya?

3. Kurir


Lu pasti banyak yang ga tau kan kalo kurir itu dikasih target kirim paket per harinya? Lu nyadar ga kalo lu nolak orderan lu sendiri lu udah bikin target dia berkurang hari itu? Kalo targetnya kurang, pendapatan dia juga kurang. Tega lu bikin rezeki orang berkurang?

Oke deh kalo misalnya lu ga peduli sama target mereka, pikirin tenaga dan BBM yang udah mereka keluarin aja gimana? Lu ga mikirin tuh waktu tempuh mereka dari 1 tempat ke rumah lu buat ngirim barang lu? Itu BBM dan tenaga yang kebuang ga bisa balik lagi!

Lu bilang bisa diisi? Emang lu mau gantiin bensin mereka? Yaelah!! Orderan lu aja lu kagak mau bayar, ngarep lu mau gantiin duit bensinnya dia?? Gue sih lebih percaya Unicorn itu beneran eksis ya daripada lu gantiin bensin kurir.

Apakah ada hukum yang mengatur pembeli yang tidak mau membayar orderan COD? Ada banget!!

Menurut hukumonline.com perbuatan pembeli yang menolak membayar barang yang telah ia terima dapat dikategorikan sebagai wanprestasi. Atas perbuatannya, penjual dapat menuntut ganti rugi atau pembatalan pembelian, sebagaimana diatur dalam Pasal 1266, 1267, dan 1517 KUH Perdata.

Meskipun begitu, pembeli tetap dapat mengajukan pengembalian barang sesuai ketentuan yang berlaku kepada penjual. Namun, membayar barang yang sudah diorder merupakan kewajiban dari pembeli.

Sejauh itu, cuman itu aturan yang "melindungi" penjual dari sistem transaksi elektronik ini. Peraturan lainnya, lebih banyak kepada konsumen yang lebih sering jadi "korban". Mungkin karena hal ini juga yang bikin pembeli lebih berani ngelawan daripada penjual/sellernya sendiri.

Gue sendiri ketika ngejalanin bisnis online, ga setuju dengan keberadaan sistem COD ini. Selain menurut gue sebuah "kemunduran", sistim ini juga ga terlalu menguntungkan buat seller kayak gue. Karena di bisnis online kita tu butuh cash yang cepet. Proses pencairan duit dari orderan COD itu lebih lama daripada yang transfer langsung.




Butuh cash cepet karena kita juga butuh duitnya untuk "diputerin". COD bikin cash jadi seret, dan ga bisa muterin duitnya juga. Makanya gue ga pernah aktifin fitur ini di marketplace manapun dan di bisnis online gue sendiri. Males ribet dan males sama orang-orang yang ga komitmen bayar.

Gue bisnis ga ada niat nipu juga. Udah gue bilang kalo mau nipu ratusan ribu doang capek di badan ujung-ujungnya. Kalo ga mau bayar untuk transfer langsung, mending cari penjual lain aja.

Jadi gausahlah berburuk sangka sama seller yang harga barangnya ratusan ribu trus dianggap kepengen nipu. Kalopun ada juga, barti maling bloon namanya. Nipu kok ratusan ribu?

Sekali lagi nih gue ingetin:

Kalo lu masih punya trust issue sama seller online, ga usah maksa belanja online. Beli di offline aja juga sama aja kok. Kalo lu masih maksa kepengen belanja online dan pake fitur COD, baca peraturannya baik-baik. Jangan sampe nyusahin orang banyak.

1 orang yang ga bayar orderan COD udah terlalu banyak. Lu ga usah ikut-ikutan nambah masalah orang lain. Kalo ga bisa bermanfaat buat banyak orang, minimal ga nambah masalah orang lain aja udah bagus.

nb: tulisan ini ditujukan untuk orang-orang yang udah order barang pake fitur COD tapi ga bayar. Kalo lu bayar gausah baper sama tulisan ini, karna udah jelas bukan buat lu.