Showing posts with label puisi. Show all posts
Showing posts with label puisi. Show all posts

Tak Akan Pernah Sama Lagi

Untuk jiwa-jiwa yang pernah mengisi hatinya.
Kepada pemilik hati yang pernah ditinggalkan.
Tegarlah. Rongga di dadamu itu memang akan berlubang pada akhirnya.
Sabarlah. Sakit seperti itu bukan hal yang pertama buatmu bukan?
Tak pernah sesakit ini?
Mungkin hatimu berlubang terlalu dalam. Hingga menghabiskan sisanya untuk yang lain.

Dulu dialah obat segala sakitmu.
Dulu bahagiamu sesederhana melihat senyumannya.
Dulu diomeli tak pernah sesenang ini.
Dulu bersyukur sesederhana menatap matanya.
Dulu dialah kekuatan doamu kepadaNya.
Dulu pelukannya adalah semangatmu.
Dulu bersamanya seakan seisi dunia bisa kamu taklukan.
Tapi itu dulu.
Dulu.

Dulu tak kan bisa diulang.
Dan hatimu bukan miliknya lagi. Hatimu sudah kehilangan pengisinya.

Hampa. Kosong.

Sejak saat itu,

duniamu,

tak akan pernah sama lagi.

Untuk Perempuanku

Untuk perempuanku,

Aku memang berbeda dari mereka yang pernah menyayangimu.

Aku memang bukan dari kalangan berdompet tebal seperti mereka.

Bukan pula orang yang romantis. Yang bisa membawamu ke tempat-tempat mahal dan mewah itu.

Perempuanku, aku orang yang tidak akan pernah sempurna.

Bahkan ketika aku kaya dan bisa membelikan apapun yang kamu minta.

Andai saja aku bisa membeli kesempurnaan itu.

Untuk perempuanku, dimanapun kamu saat ini.

Teruslah berdoa kepadaNya. Memintalah kepadaNya.

Mohon kepadaNya agar kita dipertemukan dalam kebaikan.

Pertemukan dalam keindahan.

Pertemukan dalam kepantasan.

Pertemukan dalam kesederhanaan.

Untuk perempuanku,

Jadilah dirimu saat ini ketika sudah waktunya kita bertemu

Aku ingin mencintaimu dengan semua keindahanmu

Mencintai semua masa lalumu

Mencintai sukamu, mencintai dukamu.

Perempuanku, aku akan memantaskan diri untuk bisa bertemu denganmu

Terima semua kekuranganku seolah aku tak ada cacatnya untukmu

Perempuanku,

Siapapun dirimu nanti, ku harap setia adalah kebiasaanmu

Sabar adalah hobbymu

Pengertian adalah kawanmu

Perempuanku,

Ku harap kamu bisa menjaga diri dan kelakuanmu selagi kita belum bertemu

Bersabarlah, karena kita akan segera dipertemukan

Lalu semua akan indah pada waktunya.
Seedbacklink