Showing posts with label fiksi. Show all posts
Showing posts with label fiksi. Show all posts

Sang Pembolak Balik Hati



Tuhan, tuh, emang paling bisa ngajakin "becanda" hambaNya. Suatu hari Dia bikin seseorang berbunga-bunga hatinya. Lalu di kemudian hari Dia buat mati semua bunga itu. Maha Besar Tuhan Sang Pembolak Balik Hati. 

Mungkin Tuhan ngajakin kita "bercanda" kaya gitu karena bisa jadi kita terlalu serius. Atau mungkin kita udah ga fokus selama ini. HambaNya yang selalu teralihkan perhatiannya hanya karena godaan wajah tampan/cantik, lalu lupa semua.

Dan rupanya dia merasakan hal itu. Sepertinya ada yang salah. Sesuatu yang hampa di hati. Lalu karena kehampaan membuatnya seperti diburu. Otaknya menyuruh harus mempunyai pasangan tahun ini. Gila memang. Seperti robot yang dikendalikan oleh komputer.

Mungkin ini stress yang tak berkesudahan namun coba abaikan olehnya. Dari dulu sebenarnya keinginan ini hadir. Tapi selalu dia tahan karena belum memiliki pekerjaan. Semenjak sudah mempunyai pekerjaan, keinginan itu muncul kembali. Dan semakin menjadi-jadi. Karena sudah dipendam sekian lama. Layaknya dendam yang tak terbalas.

Dia pikir dia bisa menunda keinginan itu lagi. Melihat sepertinya belum ada tanda-tanda dirinya menemukan calon. Namun semenjak bertemu dengannya, pikirannya berubah.

Fokusnya teralihkan semenjak bertemu. Tanpa diawali perkenalan yang begitu formal, dia pun bisa memiliki kontaknya. Dari situ semua bermula. Dia mulai intens menghubungi melalui chat karena masih belum pede untuk menelpon. Nomornya aja ga punya, mau nelpon kemana coba?

Begitu "menghilang" barang 2 jam saja dia langsung panik. Menghubungi teman dekatnya, bikin status sok-sok bijak padahal galau. Sampai curhat ke sahabatnya. Sahabatnya coba menenangkan karena menurut sahabatnya dia sudah terlalu fokus dengan seseorangnya ini hingga tak melihat hal lain yang lebih penting.

Dia baru sadar ini terlalu berbahaya. Apalagi update statusnya pas di kantor, dan teman di kantornya ada yang baca status itu. Wah ntar dikira frustasi lagi, hahaha.

Hari-hari dia hanya dipenuhi oleh seseorangnya. Hingga dia lupa harus kembali ke dunianya sendiri. Terlalu memikirkan orang yang belum jadi siapa-siapa malah akan membuat blunder. Bisa saja dia malah dinganggap sebagai teman biasa olehnya. 

Dan dia sadar seperti terlalu bernafsu untuk mendekatinya dan menaikkan status menjadi pasangannya. Bahaya sekali. BIsa-bisa kelakuan dia yang buat seseorangnya menjauh. Semoga saja tidak, ya.

Dia sudah lupa gimana cara pdkt yang benar dan wajar pada perempuan. Mau tak mau harus belajar dari awal lagi untuk itu. Dan mohon maaf sekali, kamu yang pertama kali jadi calonnya yang harus jadi "korban".

Dia punya prinsip : untuk mendekati seorang wanita itu harus tau hubungan dia sebelumnya seperti apa. Karena ini menyangkut hubungannya, maka dia tidak mau main-main. Karena status dihubungan seseorangnya itu menentukan sikap dia ke depannya seperti apa.

Songong ya keliatannya. Tapi itulah prinsipnya, dia tidak mau karma menghampiri hanya karena merebut cinta yang sebenarnya milik orang lain. Dia tidak mau lagi seperti itu. Dia udah pernah melakukannya dan tau resikonya. Makanya dia ga mau kejadian kedua kali.

Kata temannya, kamu ga perlu tau apakah dia udah punya pacar atau belum. Selama dia ga ngomong dan selalu ngerespon positif sama kamu, jalanin aja. Kecuali waktu kamu ngedeketin terus dia bilang udah punya pacar dan kamu maksa buat ngedeketin, nah itu yang salah.

Dia pengen sih nyoba kaya gitu. Kapan-kapan kalo udah ngerasa pantes aja katanya, hahahaha.

Santai aja. Jumlah wanita di dunia lebih banyak dibandingkan pria. Jadi adalah mustahil  kalo lu bilang lu ga akan dapat jodoh sampai mati.

Dia baru dapat filosofi hasil percakapannya sama sahabat. Dan memotivasi sekali, untuknya :
Mati 1 tumbuh 2.000.000 lagi. Tak perlu sedih karena masih banyak lagi

Puisi dia :


Kamu tau kenapa lelaki suka sekali bercanda dihadapan wanita yang disukainya? Karena lelaki dihadapanmu itu tak ingin kehilangan sedetikpun momen untuk melihat tawamu. Karena melihat wanita yang disukainya tertawa karena candaannya, adalah surga bagi para pria.

Dia yang punya senyum manis 
Dia si pemilik tawa yang renyah. 
Dia yang memiliki mata cantik bak boneka 
Dia yang punya tatapan nan teduh itu adalah harapan saya. 
Harapan untuk bisa memulai cinta yang baru. 


Jadi aku memohon kepada Tuhan, agar tawa renyah dan tatapan teduh itu disemogakan menjadi milikku. Semoga kamu sudi menerima semua kekuranganku. Maha Pembolak Balik Hati manusia. 

Mungkin aku bukan siapa-siapaMu. Hanya seonggok daging yang berharap bisa menemukan pasangannya. Engkau tau jalanku seperti apa. Jika memang ada jalanku untuk bisa mendapatkannya, tunjukkan kuasaMu. Namun jika ini semua hanya untuk membuatku belajar, bantu aku mengikhlaskan semuanya.


Biarlah sementara rindu ini mencari tuannya. Melanglang buana entah kemana. Jika dia lelah berlari, dia berjalan. Jika dia lelah berjalan, dia akan duduk. Sampai dia menemukan tempatnya pulang. Rumah pemiliknya. Rumah yang selama ini dicarinya. Tempat berteduh paling nyaman. Tempat bersandar paling kuat.

Lalu biarkan dia beristirahat selamanya. Karena dia tlah menemukan tempatnya pulang. Tatapan paling teduh yang dilihatnya setelah sekian lama. Terlalu lama bahkan sampai lupa jika dunia ini sudah menyiksa kakinya yang luka.

Rinduku yang terluka.
Luka yang tak akan pernah sembuh sampai bertemu dengan penawarnya.
Garis melengkung di bibir dari seorang gadis manis itulah obatnya.
Obat segala penawar luka.

Dan begitu menemukan penawarnya. Rinduku tersadar, bahwa luka yang dibawanya hingga kini adalah hadiah paling indah.
Karena dengan adanya luka, dia tau bagaimana rasanya disembuhkan.

Cerita Kala Hujan

Cerpen Fiksi :Cerita Kala Hujan

Sabtu sore kali ini bersama dengan sehelai kertas dan sebatang pulpen yang siap untuk ku coret berserta hujan di luar rumah jadi backsound. Kata orang hujan itu punya nada-nada misterius yang bisa mengingatkan kita dengan masa lalu. Semoga kamu pun mendengar nada-nada kerinduan ini melalui hujan. Sudah berapa lama, ya, dirimu tak pernah lagi mampir di telinga, mata, ataupun hati ini? Ah lama sekali sepertinya.

Merindukanmu memang tak semudah dulu, lebih gampang mengucapkannya ketika kamu menjadi milikku. Sekarang cuma bisa memandang wajahmu lewat foto yang tersisa di handphoneku. Dahulu segaris senyum itu selalu menemani dan mewarnai hari-hariku. Dan gelang pemberianmu ini membuat hidupku semakin berwarna, bahkan masih sering ku pakai hingga hari ini. Aku ingat sekali waktu kamu pertama kali memberikan gelang ini setelah kepulanganmu dari Jepang kala itu. Kamu bilang ini adalah jimat dari Jepang yang bisa menjagaku agar tidak selingkuh jika kamu tidak ada di sisiku. Hahaha kekonyolanmu yang khas seperti ini selalu membuatku rindu. 

Tapi sekarang semua itu hanya bisa dikenang. Tak mudah untuk menerima perubahan apalagi saat lagi sayang-sayangnya seperti ini. Kamu yang melarangku untuk selingkuh, tapi kamu sendiri yang meninggalkanku untuk orang lain. But it's okay, maybe i'm not good enough to make you happy

Jika dengan orang lain kamu merasa lebih bahagia, aku rela. Tapi jangan pernah lukai hatinya seperti kamu melukai hatiku.

Karna hujan bisa saja datang dengan petir, namun jangan benci hujan karena petir. Hujan dan petir 2 hal yang berbeda, namun jika kamu hanya menyukai hujan tanpa petir bagaimana kamu bisa menghadapi badai hidupmu sendiri?
Seedbacklink