Sisi Lain LINE
Zaman sekarang dengan semakin majunya teknologi membuat orang-orang berlomba-lomba untuk disebut yang paling eksis diantara mereka. Menginstal semua aplikasi sosial media -yang walaupun mereka ga tau cara gunainnya gimana- asal punya saja sudah merasa derajatnya terangkat di mata masyarakat . Saya pribadi ga punya semua aplikasi sosial media. Ngapain juga? Temennya paling itu lagi itu lagi. Mending yang ada aja.
Ini sisi buruk sosial media yang memang harus kita hadapi (yaelah bahasanye). Dengan bertopengkan avatar yang gambar mukanya cuma keliatan secuil upil kuda itu, kita bisa ngapain aja. Salah satunya digunakan oleh para Penjahat Kelamin ini. Sebenarnya kita bisa bikin jera pelaku yang kaya gini, laporin aja polisi. Tapi mungkin kitanya aja masih terlalu pemaaf untuk hal-hal semacam ini, makanya kejadiannya masih terus ada. Lagian lelaki yang niat baik buat kenalan aja belum tentu diterima baik-baik sama yang diajak kenalan, apalagi kalo udah jelas tujuannya nyari selangkangan doang? Lelaki macam ini yang bikin cewe ilfil sama lelaki dan nganggap semua lelaki itu cuman mau dapetin sex aja, cuma karna ada oknum yang modalnya cuma titit doang pengen ngajakin kenalan.
Mending lelaki modal duit daripada lelaki modal titit.
Saya curiga jangan-jangan mukanya ga lebih bagus dari tititnya makanya lebih suka ngasih liat titit daripada muka. Hahahaha. Mungkin dia ga nyadar udah dikasih Tuhan sebuah benda ajaib yang namanya Otak. Otak dipake buat mikir, bukan buat ngisi kepala doang biar ga kosong. Kenapa ga nonjolin kemampuan otak aja, sih? Kenapa harus titit? Kebanyakan nonton film bokep kayanya. Saya kasih tau, semua bokep yang kalian tonton itu, semuanya ga akan kejadian di dunia nyata. Ga akan. Dan kalopun kejadian, pasti langsung dilaporin polisi. Sesexy-sexynya cewe tetep aja ogah dikasih titit sama orang aneh kaya kalian itu. Cewe juga punya harga diri.
Gimana mau dapetin cewe kalo kelakuan aja masih kaya gitu?
Udah ah cape.
It's Been A While
Launching Website Badangsanak
Selama kuliah sudah membulatkan tekad untuk bisa ngeblog lebih serius dari sebelum-sebelumnya. Karena yang dulu terkendala macam-macam, yang paling utama fasilitas sih. Dulu waktu zaman SMP udah bisa ngeblog diajarin temen saya yang ngajakin main game online bareng di game centre. Dulu ngeblognya tentang olahraga khususnya sepak bola. Saya suka beli tabloid sepak bola dan saya ketik ulang salah satu rubrik kesukaan saya. Sebenernya itu copas banget, cuman diakhir postingan selalu saya cantumkan sumber dari tabloid itu (tetep aja copas namanya ya hehehe). Karena terkendala fasilitas internet yang belum semudah sekarang, akhirnya ngeblog waktu SMP pun tamat. Lupa password tapi blognya masih idup sampe sekarang kasian banget euy.
Karena pengen serius ngeblog saya lalu mulai mencari komunitas-komunitas blogger yang ada di Indonesia. Sampai akhirnya saya bertemu dengan si Adittya Regas (bukan nama sebenernya) yang ngadain giveaway di blognya sendiri. Iseng ikutan ternyata menang. Kebetulan si Adit ini tergabung juga di komunitas blogger Banjarmasin jadilah saya diajakin bergabung. Tapi karena dulu masih hectic sama skripsi kuliah jadi ga pernah bisa ikutan ngumpul di acara blogger Banjarmasin itu. Barulah pada bulan Maret 2015 saya bisa benar-benar bergabung di komunitas ini. Nama resminya adalah Pena Blogger Banua (PBB) diketuai oleh si Adit tadi.
Dan dengan niat tulus dan hati yang ikhlas dari semua anggota yang terlibat di dalamnya akhirnya lahirlah salah satu produk dari PBB. Sebuah website bernama badangsanak.com yang di dalamnya berisikan info-info ringan mulai dari review film, buku, tutorial, info kuliner sampai event-event yang ada di Banjarmasin juga ada. Badangsanak.com muncul berdasarkan kegelisahan kami yang melihat kurangnya informasi untuk anak muda Banjarmasin di sosial media dan juga wadah untuk para blogger Banajarmasin yang ingin mengasah kemampuan menulis mereka.
Lalu apa sih arti badangsanak itu?
Nama Badangsanak pertama kali digagas oleh Admi Lidya Sari (Galuh Banjar 2013) yang merupakan salah satu Co-founder Pena Blogger Banua. Dalam Bahasa Banjar Badangsanak mempunyai arti Bersaudara, dengan filosofi ini kami mengharapkan, kita berataan (semua) dapat saling berbagi layaknya saudara, saling bertukar pikiran, informasi, dan menyatukan kreatifitas kita melalui media dan tanpa batasan apapun. Bebas disini bukan berarti kami seenak dengkul ngasih informasi tanpa sumber yang jelas. Bebas namun tentu saja tetap taat pada aturan. Badangsanak.com akan update setiap hari pada pukul 20:00 WITA atau 19:00 WIB (jam 8 malam).
Buat kalian yang tertarik untuk bergabung dengan komunitas Pena Blogger Banua (PBB) ini caranya gampang banget! Silahkan follow akun twitter kami @badangsanak atau gabung ke group kami di facebook Pena Blogger Banua disana kalian bisa tau ada agenda apa aja yang bakal diselenggarakan oleh kami. Dan kalo udah gabung di group atau follow twitter kami langsung aja ikutan acara kami. Biasanya dalam sebulan kami punya 2 agenda ngumpul yang ga sekadar ngumpul, tapi juga ngomongin hal-hal seputar dunia blogging dan tulis menulis.
![]() |
| Kami dangsanak Pena Blogger Banua |
Tenang aja kami ga gigit kok, paling nekad ngemut aja sih hahaha. Anak-anak PBB orangnya normal aja, walaupun kalo udah akrab keliatan deh kelakuan aslinya kaya gimana. Untuk para (jom)blogger cowo kalian punya keistimewaan, selain agenda rutin ngumpul 2 kali sebulan biasanya kami juga ngadain #funfutsalPBB tiap seminggu sekali. Kalopun ga bisa main futsal, datang aja gapapa kok asal ikutan ngumpul.
Seperti foto di atas kami juga menerima anggota (jom)blogger cewe. Prioritas kami jelas yang masih single alias jomblo. Ga tertutup kemungkinan kami nerima anggota cewe yang ga jomblo. Tapi tolong pacarnya ga usah dibawa-bawa waktu lagi ngumpul ya hahaha. Intinya siapapun boleh gabung, ga ada batasan umur, jenis kelamin, bahkan yang baru punya niat bikin blog aja boleh ikutan gabung (yang ini belum diklarifikasi sama ketuanya sih, hahaha).
![]() |
Salam badangsanak!
Jurassic World Review Bahasa Indonesia
![]() |
Let's begin!
FYI, untuk kalian yang belum tau film Jurassic World bukan film remake dari Jurassic Park. Jurassic Worid lebih kaya sekuelnya Jurassic Park gitu tapi dibikin setelah lebih dari 13 tahun! Mungkin karena mereka masih nyari teknologi yang tepat untuk bikin dinosaurus yang lebih nyata dan realistis. Atau mereka mesti riset dulu kira-kira ada jenis dinosaurus yang baru lagi yang lebih hebat lebih dahsyat lebih kuat sampai harus nunggu 13 tahun untuk bikin sekuelnya? 13 tahun itu kalo diibaratkan anak sekolah udah lulus SD, SMP, SMA dan sekarang kuliah semester 2. 13 tahun itu kalo umur anak-anak masih labil dan proses mencari jati diri. Baru tau yang namanya cinta, masih doyan main tanah, belum boleh nonton bokeptapi nyuri-nyuri kesempatan kalo ortu ga liat. Saya suka ngasih spoiler di tiap review film saya jadi kalo kalian belum nonton Jurassic World mending ga usah dulu baca tulisan ini, ya.
Kayanya udah terlalu jauh melenceng, nih. Lanjut!
Film Jurrasic World sendiri agak ga jauh beda dari 'leluhurnya' untuk soal setting. Ceritanya masih di taman bermain yang menghadirkan wahana-wahana mutakhir untuk 'menghidupkan' kembali hewan-hewan zaman purba. Dari yang sekadar gambar hologram sampai ke atraksi pertunjukkan kaya sirkus gitu. Kebayang ga nonton sirkus tapi yang beratraksi adalah Mosasaurus? Hewan (atau monster?) ini badannya kaya buaya dengan mulut panjang tapi gedenya kaya ikan paus. Gedenya itu GUWEDEEEEEEE banget!
![]() |
| sumber |
Bintang utama film ini si Indominus sendiri, dibantu dengan pemeran manusia seperti Owen (diperankan Chris Pratt) peneliti perilaku Veliciraptor, juga ada Claire (diperankan Brace Dallas Howard) yang tampil memikat (dan sexy) sebagai manajer operasional Jurassic World. Yang menarik adanya Hoskins diperankan Vincent D'Onofrio yang muncul sebagai tokoh antagonis di film Jurassic World. Menarik karena sebelum menonton dia di film Jurassic World saya sudah lebih dulu menonton aktingnya di Daredevil series sebagai Wilson Fisk dengan akting yang ciamik.
![]() |
| sumber |
Film Jurassic World semacam film action namun yang bertarung bukan manusia tapi hewan purba yang sudah punah lebih dari 35 juta tahun yang lalu. Karena kecanggihan teknologi modern membuat semuanya tampak nyata dan realistis untuk di tonton. Adegan favorit saya di Jurassic World adalah ketika Mosasaurus, Raptor, dan T-rex 'berkolaburasi' untuk bisa menghabisi Indominus Rex itu epic banget.
Kekurangan Jurassic World ini menurut saya, durasinya kurang panjang. Jadi waktu nonton tu semacam "Hah gitu doang endingnya?" nanggung-nanggung gimana gitu rasanya.
Closing dari saya untuk film ini : ITU HIGH HEELS EKSIS BANGET YA, MBAA!!
NB : ayam pok-poknya kok cepet abis,ya?
![]() |
| sumber |













