Pages - Menu

HALAMAN PENTING

Wiki Nusantara 2026

Wiki Nusantara merupakan salah satu agenda nasional tahunan Wikipedia Indonesia. Mengumpulkan kontributor-kontributor wikipedia di seluruh Indonesia dalam 1 tempat. Bahasa sederhananya: jambore kontributor wikipedia Indonesia.

Kegiatan ini terbuka untuk umum tapi tetap melalui tahapan seleksi. Salah satu penilaian yang diperhatikan adalah kontribusi di wikipedia. Semakin signifikan kontribusi lu, semakin memperbesar peluang lu untuk ikutan acaranya.

Wiki Nusantara 2026 ini seharusnya jadi acara Wiki Nusantara yang kedua kalinya gue ikutin. Tapi, pada kesempatan pertama itu gue memutuskan untuk ga ikutan karena terkendala posisi saat itu baru dapat kerjaan baru. Ga enak kalo baru masuk langsung izin ga masuk, kan?

Setiap kali ada kesempatan untuk ikutan acara yang diadain sama Wikipedia atau sejenisnya, gue selalu ikutan daftar. Mau itu lolos atau ga, gue ga terlalu berharap. Yang terpenting adalah gue tetap berkontribusi ke proyek wikipedianya. Kan gue berkontribusi di wiki tujuan utamanya untuk membebaskan pengetahuan. Bukan untuk ikutan acara-acaranya.

Balik lagi ke Wiki Nusantara 2026, gue akhirnya bisa ngikutin acara tahunan ini ketika acaranya di Makassar. Kalo berdasarkan lokasinya, barti gue udah 2 kali ke Makassar dan dua-duanya lewat acara wiki. Waktu ke Makassar pertama kali udah gue ceritain, baca aja.

Selain Wiki Nusantara 2026, gue juga ikut Wiki Cendekia 2026. Artinya dalam setahun ini, gue udah 2 kali ikutan acara Wikipedia. Sejauh ini, tahun ini adalah tahun terbanyak gue ngikutin acara-acara luringnya. Biasanya acara daring doang kebanyakan.

Ga sabar pengen tau ada gebrakan apalagi dari Wikipedia Indonesia tahun ini. Ga sabar juga untuk ikut terlibat di acaranya lebih banyak lagi.

Wiki Nusantara kali ini mengusung tema Bhinneka, Berkarya, dan Berkelanjutan. Tema yang menurut gue "wiki banget" mengingat kontributornya tersebar di seluruh Indonesia. Namun, kebanyakan hanya bertemu secara daring, jarang bisa ketemu secara luring. Melalui forum seperti Wiki Nusantara ini bisa jadi alternatif untuk bertemu-sapa dengan kontributor lain di Indonesia.

Wiki Nusantara 2026

Meskipun namanya "kontributor", namun semua suntingan yang dilakukan oleh mereka tetaplah menjadi "karya". Namun, karya di Wikipedia tentu saja harus bebas hak cipta. Tidak dapat diklaim sebagai milik sendiri. Meskipun begitu, kontributor tetap masih aktif menyunting di wikipedia untuk membebaskan pengetahuan. Inilah yang filosofi sederhana dari berkelanjutan itu.

Ini pengalaman pertama yang menyenangkan sekali. Karena bisa ketemu lebih banyak lagi kontributor wikipedia seluruh Indonesia. Bisa saling tukar pengalaman dan tukar tips/trik mengelola komunitas juga. Buat gue 1000 temen tu terlalu sedikit, 1 musuh terlalu banyak. Semakin banyak jaringan/koneksi yang bisa dibangun, semakin baik.

Hari pertama acara Wiki Nusantara bisa dibilang terlalu padat, ya. Karena acara dimulai dari pagi hari, dengan 1 kali coffee break sama 1 kali makan siang. Kemudian acara sorenya dilanjutkan dengan kegiatan walking tour di siang hari. Kegiatan tur keliling ini dimulai dari Mesjid 99 Kubah karya Ridwan Kamil, kemudian dilanjutkan ke Fort Rotterdam dan berakhir di Monumen Mandala Pembebasan Irian Barat.

Pada lokasi terakhir ini, kami melanjutkan kegiatan malam keakraban. Meskipun dilaksanakan secara out door, namun karena suhunya pengap dan panas, kami tetap aja keringetan. Anehnya, gue ga kena gigit nyamuk di situ. Padahal badan gue rentan banget digigit nyamuk kalo malam-malam di tempat yang remang dan banyak pepohonannya gitu.

Rangkaian acaranya berakhir sekitar jam 9 malam. Dengan diiringi badan yang udah cape banget, hanya sisa-sisa tenaga doang yang ada. Meskipun begitu, gue tetap aja ga bisa langsung tidur. Akibatnya malah jadi begadang dan tidurnya kayak kemaren lagi larut malam.

Hari kedua, gue menyempatkan diri untuk jalan kaki lagi ke sekitaran hotel. Awalnya gue milih untuk ke Losari lagi. Tapi kan udah pernah, jadinya gue balik arah dan ganti tujuan ke tempat lain. Gue memutuskan untuk ngeliat lokasi Museum Makassar dan gedung Balai Kota Makassar.

Karena masih pagi hari, museumnya masih tutup dan cuman bisa fotoin dari luarnya aja. Gedung balai kota juga gue liat dan foto dari luar aja. Pagi itu gue dapet jalan kaki sejauh 2 kilo lebih berdasarkan perhitungan aplikasi strava. Harusnya lebih dari 2 kilo tapi karena nyalain aplikasinya udah jalan 10 menit lebih, jadinya ga terlalu akurat hasilnya.

Hari kedua merupakan penutupan rangkaian acara Wiki Nusantara 2026. Agenda kali ini full dalam ruangan dengan menyajikan beragam acara diskusi bersama teman-teman komunitas dan induk komunitas wikipedia se-Indonesia. Rangkaian acaranya ditutup dengan penganugerahan kepada sukarelawan terbaik dan 3 penghargaan lainnya.

Setelah itu acara bebas buat peserta. Biasanya bakalan dimanfaatin untuk jalan-jalan di kotanya sekalian beli oleh-oleh juga. Kayak waktu di Surabaya, gue manfaatin hari penutupan untuk beli oleh-oleh sekalian jalan-jalan.

Alhamdulillahnya, gue bisa nemu toko oleh-oleh yang deket sama hotel. Jujur, gue ga tau apakah toko oleh-oleh ini mark up harga barangnya sejauh apa, karena ga tau juga standar harganya berapa. Gue udah coba nanyain ke temen gue yang tinggal di Makassar toko oleh-oleh yang rekomen. Tapi waktunya ga mencukupi untuk belanja ke sana.

Setidaknya gue udah berusaha untuk ngebawain sesuatu buat temen-temen di kantor, lah.

Evaluasi yang bisa gue lakukan untuk kegiatan luar kota ke depannya:

1. Merencanakan agenda jalan kaki yang lebih matang. Mulai mendata lokasi-lokasi bersejarah dan wisata yang deket sama lokasi menginap. Mulai dari jarak terdekat, sampai jarak terjauh yang bisa ditempuh berjalan kaki. Bisa sih ke lokasi yang agak jauh, asal menarik dan memang worth it untuk disamperin.

2. Harus merasakan cita rasa kuliner lokalnya. Saat di Makassar ini gue lebih banyak merasakan masakan hotelnya doang. Meskipun masakan hotelnya juga ada yang khas Makassar, ya. Tapi buat gue akan lebih otentik kali bisa mencoba langsung di warung makan yang legendaris di kotanya, kan? 

3. Mengalokasikan waktu khusus untuk mencari oleh-oleh yang proper. Akan lebih bagus kalo mencari oleh-oleh di lokasi yang direkomendasiin sama warlok. Karena mereka bisa jadi shortcut informasi terkait hal-hal yang perlu dicari lebih cepat. Soal harga murah/mahal menurut gue masih relatif, ya.

Mau nanti berangkatnya karena ada kegiatan Wikipedia lagi atau pun berangkat sendiri harusnya ga berpengaruh. Poinnya adalah biar kegiatan luar kotanya jadi lebih efektif dan semua kegiatan bisa dilakukan dan terdokumentasi dengan baik.

Hal-Hal Yang Perlu Ditanyakan Saat Interview Kerja

Sepanjang karier pengangguran gue sebanyak 3 tahun, udah beberapa kali melewati tahapan interview. Entah itu sama HR ataupun bareng sama user-nya langsung. Meskipun pengalaman interview ga banyak-banyak banget, tapi dari semua pengalaman itu gue evaluasi satu-satu.

Berdasarkan hasil evaluasi itu, gue perbaiki terus cara menjawab, POV dari jawaban yang dilontarkan dan melihat maksud dari pertanyaan yang diajukan. Dengan begitu, pada interview berikutnya, gue jadi lebih siap sama pertanyaannya dan cara menjawabnya juga.

Salah satu bagian favorit gue ketika interview kerja adalah ketika dikasih kesempatan untuk bertanya balik ke pewawancaranya. Karena ini adalah kesempatan "emas" untuk nunjukkin seberapa antusias kita sama perusahaan yang kita lamar. Kita juga melihat sudut pandang perusahaan terhadap karyawan yang sedang mereka cari.

Maka dari itu, penting banget untuk punya pertanyaan jitu agar kita sebagai job seeker tau dan paham apakah skill punya kita bisa match sama kebutuhan perusahaan. Juga agar kita tau apakah budaya kerjanya cocok dengan apa yang kita yakini selama ini.

Lalu apa saja hal-hal yang perlu kamu tanyakan saat interview kerja?

1. Budaya kerja perusahaannya

Ini pertanyaan andalan gue kalo dikasih kesempatan untuk nanya balik ke perusahaannya. Simpel aja, kamu cukup tanyain "Kalo boleh tau budaya kerja di kantor ini seperti apa ya Pak/Bu?". Udah, kalo mereka ngerti, bakalan ngejelasin apa saja yang terjadi di perusahaan tempat kamu ngelamar. 

Kamu bakalan tau macam-macam, bisa jadi hari kerjanya, terus kamu akan koordinasi ke siapa, apa aja yang akan dilakukan ketika kamu bekerja. Macam-macam, lah info perusahaan yang bakalan kamu dapatkan. Gara-gara pertanyaan ini, gue pernah dapat info kalo perusahaan yang gue lamar itu dikelola sama keluarga dan katanya jangan terlalu berharap naik pangkat kalo kerja di sini. Whahahaha! Gila ga tuh?

Untungnya gue ga lolos interview di sana karena memang jawaban gue juga payah wahahaha!

Terus tujuannya apa si nanyain beginian? Cuman pengen ngulik info orang dalam doang? Ga dong...!

Tujuannya adalah untuk ngasih sinyal ke perusahaan kalo kamu memang antusias pengen kerja di sana. Ga semua orang mau tau budaya kerja kantor sebelum dia masuk, lho! Jadi, selain kamu riset di google perusahaan yang akan kamu lamar, kamu juga kepengen tau "dalemannya" kayak gimana. Artinya, kamu memang sepengen itu kerja di kantor itu.

Kamu jadi keliatan beda di antara pelamar lainnya hanya karena pertanyaan ini.

2. Skill tambahan lain

Mau tau ga cara dapat saran profesional dari orang yang berpengalaman bertahun - tahun tanpa harus bayar mahal? Kalo kita dipanggil interview, selain membuka kesempatan untuk nambah relasi, kita juga ketemu sama orang-orang yang lebih berpengalaman pastinya. Kita bisa manfaatkan situasi ini untuk bikin para profesional itu ngasih input/saran terhadap keahlian yang kita miliki.

Ini pertanyaan favorit gue nomer 2, kamu tinggal tanya aja "Selain skill yang udah saya miliki saat ini, kira-kira skill apa lagi yang perlu saya pelajari untuk bisa mendukung pekerjaan saya nanti?"

Menurut gue pertanyaan ini cukup powerfull, apalagi kalo kamu masih fresh graduate yang minim pengalaman kerja. Buat yang udah berpengalaman juga berguna, kok. Pasti bakalan dapat insight yang berbeda dari tiap perusahaannya. Karena beda perusahaan, beda kebutuhannya juga.

Terus apa gunanya pertanyaan ini?

Buat si pelamar ini penting banget, untuk tau apakah skill yang dimiliki udah match sama kebutuhan perusahaan. Biasanya dari jawaba HRD kita bakalan tau apakah kita emang match sama perusahaan atau belum. Kemudian apakah kita bisa ngejar match skill itu dengan melihat budaya kerja kita dengan budaya kerja perusahaan. 

Buat HRD juga penting, pertanyaan ini bikin mereka ngeliat kemampuan adaptasi, meliat tipe belajarnya (fast or slow learner) si calon karyawan untuk bisa memenuhi kebutuhan perusahaan. Dari sudut pandang HRD, kamu sebagai pelamar dianggap punya keinginan lebih untuk bisa berkontribusi di perusahaan, karena pengen tau sejauh apa skill kamu diperlukan saat bekerja.

3. Proses selanjutnya

Setiap kali interview, usahakan selalu bertanya hal ini, ya! Ini penting untuk bisa mempersiapkan diri jika lolos ke tahap berikutnya. Apalagi kalo ada tahap interview berlapis-lapis, itu kan perlu persiapan mental juga buat kamu pastinya. Kalo gue jujur ga terlalu suka ada psikotes sebenarnya, karena sepanjang karier sebagai job seeker, jarang lolos tes kalo ada psikotesnya hahahah!

Pertanyaanya sederhana aja, "Setelah interview ini, proses seleksi selanjutnya seperti apa ya, Pak/Bu? Dan kira-kira berapa lama jeda antar tahapannya itu?"

Dengan begitu, kamu punya estimasi waktu untuk melakukan persiapan jika lolos ke tahap berikutnya. Selain punya waktu persiapan, kamu juga bisa mengestimasikan waktu untuk melakukan follow up, jaga-jaga kalo aja HRD mungkin lupa ngasih tau kamu terkait hasil interview sebelumnya.

Buat HRD juga menentukan, dari sudut pandangnya dia, kamu memang serius mempersiapkan diri untuk tahapan seleksi ini. Kasarnya, kamu bakalan diliat emang beneran niat kerja apa ga, gitu. Dari persiapan yang kamu lakukan  untuk menghadapi tahapan seleksi berikutnya.

* * *

Perlu untuk diketahui, tidak semua perusahaan membuka kesempatan untuk nanya balik seperti ini. Kalo lu ketemu yang kayak begini, ga peru marah, biasa aja. Karena mungkin aja personilnya ga terbiasa ngelakuin interview, jadi lupa untuk ngebuka opsi ini. Mungkin juga, kebijakan dari manajemen perusahaannya seperti itu. Karena ini bukan sebuah kewajiban, tapi kalo ada perusahaan yang memberikan kesempatan ini, manfaatkan dengan baik, ya!

Kamu juga ga perlu maksa bertanya kalo ga terbuka kesempatan untuk tanya balik. Kecuali untuk pertanyaan nomer 3 menurut gue perlu ditanyain, sih. Karena itu penting banget untuk tau sebanyak apa tahapan seleksi yang dilakukan sama perusahaan tempat kamu ngelamar. 

Ketika kamu menemukan jawaban yang tidak sesuai harapan, ga perlu dibaperin.Tidak semua hal yang bisa kita kendalikan, salah satuny adalah reaksi/jawaban orang atas pertanyaan yang kita ajukan. Belajarlah untuk lebih memfokuskan energimu untuk hal-hal yang bisa kamu kendalikan saja.

Terlepas dari itu semua, kamu juga harus rutin berlatih dan mengevaluasi setiap kali diundang wawancara. Semakin sering kamu belajar dari interview sebelumnya, semakin nyaman kamu menjawab pertanyaannya. Apalagi interview HRD yang biasanya kebanyakan ga jauh beda satu perusahaan dan lainnya. Kecuali interview user yang biasanya lebih teknis dan lebih ke pertanyaan studi kasus.

Semoga tulisan bertopik karir yang ga seberapa ini bisa bantu kamu dapetin pekerjaan impianmu, ya! Kalo ada pertanyaa, tuliskan aja di kolom komentar.