[Review Suka Suka] Film : The Imitation Game

the imitation game

Awalnya saya benar-benar buta info sama film yang satu ini. Taunya cuma ada salah satu pemain favorit saya : Benedict Cumberbatch. Aksen orang Inggris yang kental jadi ciri khas yang ga bisa saya lupakan.

Film ini mengisahkan seseorang yang bernama Alan Turing (Benedict Cumberbatch) ahli code dari Cambridge. Seorang professor yang jenius, namun memiliki latar belakang yang kelam. Film ini bersetting di Inggris yang sedang dalam masa perang dunia ke 2 melawan Nazi Jerman.

Alan direkrut ke dalam misi rahasia Inggris untuk memecahkan kode pesan rahasia dari mesin pesan bernama Enigma milik Jerman. Merupakan mesin yang paling mustahil untuk dipecahkan kodenya karena sudah disetting sedemikian rupa agar tidak bisa diketahui oleh musuh. Menurut Alan ada 159 juta juta juta kemungkinan kombinasi kode yang perlu dipecahkan. Dan Alan Turing beserta tim ahli enkripsinya harus memecahkan kode tersebut setiap hari. Tentu saja ini diluar batas kemampuan manusia.


alan turing pemecah kode enigma di film the imitation game


Untuk memecahkan masalah tersebut, Alan Turing memerlukan dana 100 ribu poundsterling. Dana tersebut dipergunakan untuk membuat mesin tandingan agar mempermudah memecahkan kode enigma. Karena menurut Turing mesin hanya bisa dikalahkan dengan mesin, bukan dengan manusia. Namun ditengah-tengah proses pembuatan mesin tersebut banyak halangan yang harus dilewati Turing, mulai dari komandannya Alastair Denniston (Charles Dance) yang tidak mempercayai kemampuannya, sampai masa lalu Tuting yang kelam. Namun kehadiran Joan Clarke (Keira Knightley) jadi senjata rahasia Turing untuk mendapat kepercayaan dari rekan setimnya yang sempat mencurigai Turing sebagai mata-mata dari Soviet.

Dalam film ini hanya sedikit adegan action yang diselipkan. Karena memang film ini bergenre drama dan menceritakan tentang kehidupan Alan Turing. Meskipun tidak ada adegan kekerasan namun bukan berarti film ini layak ditonton anak dibawah umur. Penggunaan bahasa yang cukup vulgar menjadi alasan mengapa film ini hanya cocok ditonton untuk orang dewasa. 
keira knightlye memerankan joan clarke sebagai rekan setim alan turing di film the imitation game


Benedict Cumberbatch juga memerankan Alan Turing dengan apik. Memerankan orang yang kurang pergaulan macam Turing mungkin sudah pernah iya lakukan saat memerankan Sherlock Holmes series. Namun memerankan seorang yang kurang pergaulan dan homoseksual tentu berbeda sensasinya. Disini kita bisa melihat sisi lain Benedict yang bisa menangis tersesedu ketika dia frustasi setelah masa peperangan berakhir.

Tak heran film ini bisa mendapatkan 39 penghargaan di berbagai festival film Internasional. The Imitation Game juga telah dinominasikan ke delapan kategori untuk Piala Oscar di Academy Award 2015. The Imitation Game adalah salah satu film yang wajib ditonton bagi anda penggemar film drama yang juga based on true story.


Menulis Kembali

Menulis Kembali

Akhirnya bisa nulis lagi setelah hampir sebulan vakum. Kangen juga ya ternyata. Emang kalo udah kebiasaan nulis tiap minggu kalo ga nulis sebulan lebih itu rasanya ada yang ngeganjel di sini *nunjuk hati*. 

Kalian sering ngerasa banyak banget yang pengen ditulis waktu ga bisa nulis? Itu kejadian juga sama saya beberapa waktu lalu. Rasanya banyak sekali hal yang harus ditulis saat itu. Dan kalo udah ada waktu buat nulis malah hilang semuanya. Mungkin ada baiknya kita punya catatan kecil atau punya notes di handphone kita. Biar ga lupa apa yang mesti kita tulis. Tapi sia-sia kalo kita punya catatan kecil atau notes kita-nya males nyatat.

Nah karena saya udah terlepas dari kehebohan skripsi yang melelahkan dan membuat stress maka saya bisa mengaktifkan blog saya ini. Menulis hal-hal yang ga penting untuk dibahas di blog ini. Mengekspresikan kegelisahan yang saya miliki dan mencoba mengeluarkan pendapat yang saya miliki.

Satu hal yang pasti, saya ga akan berhenti nge blog karena saya yakin dengan blog yang sederhana ini akan tercipta hal-hal yang tidak biasa.