Mimpi Sederhana

Nama saya Radhian, dan saya masih berjuang untuk lulus pada semester ini. Bukan saja berjuang untuk menyelesaikan TA( Tugas Akhir) saya, saya juga berjuang untuk memperoleh IPK yang sesuai standar perusahaan dan instansi-instansi zaman sekarang.

Sebelum semuanya itu terlewati, saya sudah menyusun rencana jangka panjang saya. Setidaknya 2-3 tahun ke depan. Jika telah menyelesaikan kuliah, kemungkinan saya akan mencari pekerjaan di luar Kalimantan. Saya rasa Bandung kota yang cocok untuk saya. Pertama kali liburan ke Bandung, saya langsung jatuh hati dengan kota itu. Walaupun kelihatannya macet, itu saya rasa karena pengaruh akhir pekan dan libur panjang saja. Kenapa ke Bandung? entahlah. Hati kecil saya mengatakan saya harus ke situ saat saya sudah lulus.
Alternatif lain jika saya tidak ingin ke Bandung, mungkin saya akan ke Jakarta. Saya tau hidup di Jakarta itu sulit, tetapi mudah-mudahan saya tidak mengalaminya. Saya sudah cukup mengalami hidup sulit di sini.

Mungkin Ibu saya orang pertama yang akan menolak kepergian saya nanti. Mengingat saya hanya anak tunggal. Tentu saya bisa mengerti kekhawatiran Ibu saya. Kalo mengingat Ibu, pastilah saya tidak akan pernah bisa berangkat ke luar pulau. Hati saya akan selalu merindukannya. Tetapi jika saya hanya di sini saja, saya kira tidak akan efektif. Entahlah, pikiran saya sedang tidak menentu sekarang ini.
Soal diremehkan, saya sudah terbiasa. Saya menyadari badan saya yang kecil ini akan selalu dipandang sebelah mata oleh orang-orang. Tidak masalah, saya akan buktikan badan kecil saya tidak akan menjadi halangan saya untuk menjadi orang yang sukses nanti. Malah bisa melebihi orang-orang yang meremehkan saya. hehehe

Alasan saya yang lain mengapa saya ingin sekali ke Bandung adalah di sana terdapat komunitas Standup Comedy. Memang di sini pun ada, akan tetapi saya rasa belum cukup jika saya hanya menyerap ilmu dari sini. Saya harus langsung ke gudangnya ilmu Standup di Indonesia, dan menurut saya Bandung kota yang relatif pas dengan kriteria itu, meskipun para comic pasti langsung berkiblat ke Jakarta.
Saya ingin mengulang ilmu SUC saya dari awal lagi, agar bisa benar-benar belajar dari mereka yang sudah profesional.
Saya dulu pernah berangan-angan punya standup show special sendiri, kemudian di akhir acara saya memperkenalkan anak dan istri saya sebagai orang yang selama ini menemani saya di kala suka maupun duka. Membayangkannya saja saya sudah senyum-senyum sendiri hahaha.
Tentunya saya harus mendapatkan pekerjaan tetap dahulu sebelum meneruskan keinginan saya menjadi comic lagi.
Itu mimpi sederhana saya. Mimpi yang utama adalah bisa membahagiakan orang tua saya dan pasangan saya saat ini agar tetap selalu awet sampai ke jenjang yang lebih serius lagi. Aamiin.

Artikel Terkait

Mimpi Sederhana
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email

2 komentar

25 Februari 2014 20.24 delete

Sama, Mas. Saya juga sedang berjuang menyelesaikan tugas akhir di semester akhir. Bedanya, saya belum punya "mimpi" seperti sampean. Semoga cita-cita untuk mencari pekerjaan di Bandung atau Jakarta terkabulkan dan sang ibu mererestuinya. Amin.

Reply
avatar
26 Februari 2014 00.16 delete

wah terimakasih udah baca dan ngedoain,mas. aamiin. semoga mas juga cepat menemukan impiannya :)

Reply
avatar

Silahkan berkomentar yang sesuai dengan isi dari tulisan ini. Hargai dengan tidak berkomentar sekadar hanya untuk menaruh link blog anda. Terimakasih. Buat yang terindikasi spammer, akan langsung saya hapus dan report spam.