Korelasi hajatan nikah dengan dangdutan

Misteri terbesar yang sampai sekarang belum terpecahkan selain bagaimana pembangunan piramida pada zaman dahulu adalah korelasi hajatan nikah dengan dangdutan. Kata bang @pandji, dalam salah satu acara SUC : "Sesuatu yang tidak bisa dijelaskan akal sehat itu orang sering bilang ini pasti perbuatan alien" Nah saya menduganya, hajatan nikah yang didangdutin ini adalah perbuatan alien ! Soalnya sampai sekarang ini masih jadi misteri.

Sering saya berfikir, mengapa orang begitu menginginkan ada dangdutan dihajatannya? Ya saya tau itu hiburan rakyat, tak masalah. Yang salah adalah ketika dangdutan, yang dinyanyikan justru lagu-lagu yang bukan tema pernikahan, malah ke penderitaan, curhat, kejahatan, dan lain-lain.

Heran saya, kenapa harus menyanyikan lagu-lagu yang seperti itu? Setidaknya lagunya yang ceria sedikit, orang nikahan,kan lagi bahagia, bukan sedang melakukan kejahatan atau menderita.

Coba bayangkan, orang yang sedang bahagia tau-tau mendengarkan lagu yang judulnya "Mandul", (yang ga tau lagu mandul gimana liriknya, bisa ke sini) maksudnya apa coba? pengantinnya didoain mandul,gitu? astaga -_- dan saya kira lagu ini adalah 'lagu kebangsaan' orang nikahan, tiap kali saya menghadiri undangan resepsi kawinan, lagu ini selalu nongol.

Parahnya lagi, bukan cuma mandul yang dinyanyikan, masih banyak lagi judul-judul lagu dangdut yang ga semestinya dinyanyikan saat nikahan, sebut saja seperti mabok janda, jatuh bangun, bisik-bisik tetangga, oplosan sama goyang-goyangnya, dan judul-judul yang lain. Maksud saya begini, itu,kan pesta pernikahan, janganlah dinyanyikan lagu-lagu yang 'negatif' seperti itu, nyanyikanlah lagu yang gembira, yang mendoakan kebaikan bagi ke 2 mempelai, yang bahagia gitu lo.

Aneh aja rasanya ketika harusnya mereka didoakan langgeng tau-tau dinyanyiin lagu mabok janda. Saya tidak menjelekkan dangdutnya, hanya saja kurang tepat kalo harus menyanyi dengan judul seperti itu.

Intinya kembali kepada pribadi masing-masing,sih. Urusan suka atau tidak suka soal dangdut ya terserah saja. Yang penting jangan rusuh di pesta orang, apalagi sampai mabok-mabokan segala. Hargai yang punya acara.
Nikah itu acara yang sakral, terjadi cuma sekali seumur hidup. Sudah sepatutnya dirayakan dengan meriah. Semoga siapapun yang menikah, didoakan selalu bahagia dengan selamat. Dan dinyanyikan lagu-lagu yang bahagia :)

Artikel Terkait

Korelasi hajatan nikah dengan dangdutan
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email

4 komentar

19 Februari 2014 13.52 delete

saya paling gak suka kalau ada yg hajatan dan dangdutan itu suara musiknya keras banget :|

Reply
avatar
19 Februari 2014 21.24 delete

HAHAHA bener juga ya? sudah jadi tradisi apa sudah jadi gaya hidup, jaman sekarang kalo hajatan tak ada dangdut rasanya kayak yang kurang :D

http://fandhyachmadromadhon.blogspot.com/2014/02/mengenal-kampung-fiksi.html

Reply
avatar
19 Februari 2014 23.37 delete

haha iya bener, yang gak wajar pesta kawinannya besok tapi malemnya muter musiknya semalaman suntuk. jadi susah tidur gara2 berisik -_-

http://sirajuddinabraham.wordpress.com

Reply
avatar
20 Februari 2014 01.24 delete

wahahah iya ya bener juga. makasih udah nambahin :D

Reply
avatar

Silahkan berkomentar yang sesuai dengan isi dari tulisan ini. Hargai dengan tidak berkomentar sekadar hanya untuk menaruh link blog anda. Terimakasih. Buat yang terindikasi spammer, akan langsung saya hapus dan report spam.